alexametrics
24.3 C
Kudus
Saturday, May 21, 2022

Internet Byar Pet, Asesmen Nasional Dua SMP di Jepara Ditunda

JEPARA – Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tingkat SMP di Jepara sudah berlangsung sejak Senin (4/10) lalu. Namun, ANBK di dua SMP dijadwalkan ulang. Karena ada kendala teknis.

Sekolah itu adalah  SMP Jabal Nur Bandengan dan SMP Negeri 1 Pecangaan. ”Di SMP Bandengan itu internetrnya byar pet gitu istilahnya. Sementara di SMP N 1 Pecangaan satu laboratorium, siswanya tidak bisa mengakses soal-soal sama sekali,” terang Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara Haryanto.

Mestinya, dua SMP tersebut menggelar ANBK Senin (4/10) dan Selasa (5/10). Namun karena kendala tersebut, pelaksanaannya bakal dijadwalkan ulang. Pihaknya mengusulkan ke Provinsi pelaksanannya digelar kembali 16 Oktober mendatang. ”Rencananya dua hari,” imbuh Haryanto.


Secara garis besar, menurut Haryanto pelaksanaan ANBK di Jepara hingga kemarin lancar. Totalnya ada 98 sekolah terdiri dari SMP negeri dan swasta. Mekanismenya ditentukan sendiri oleh sekolah. Bisa dibuat tiga sesi, atau langsung satu sesi. Begitu pula waktu pelaksanaannya. Bisa memilih kapan saja, asalkan digelar dua hari mulai tanggal 4 hingga 7 Oktober.

Baca Juga :  Bupati Jepara Tugaskan Dishub dan Organda Menata Trayek Angkutan

Haryanto menerangkan sistemnya sama seperti Ujian Nasional Berbasis Komputer. Namun yang dinilai dalam ANBK bukan lagi para siswanya. Melainkan satuan didiknya. Sedangkan peserta persekolah hanya diwakili oleh 50 peserta. 45 sebagai peserta utama, 5 siswa lainnya sebagai peserta cadangan. Semua peserta tersebut ditentukan oleh pihak Kemendikbud.

Salah satu SMP yang kemarin menggelar ANBK dalam tiga sesi yaitu SMP Negeri 1 Jepara. Tiap sesi diikuti 15 siswa. ”Sejauh ini lancar. Tidak ada kendala apapun. Baik teknis maupun non teknis,” terang Kepala SMP N 1 Jepara Ahmad Nurrofiq.






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tingkat SMP di Jepara sudah berlangsung sejak Senin (4/10) lalu. Namun, ANBK di dua SMP dijadwalkan ulang. Karena ada kendala teknis.

Sekolah itu adalah  SMP Jabal Nur Bandengan dan SMP Negeri 1 Pecangaan. ”Di SMP Bandengan itu internetrnya byar pet gitu istilahnya. Sementara di SMP N 1 Pecangaan satu laboratorium, siswanya tidak bisa mengakses soal-soal sama sekali,” terang Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara Haryanto.

Mestinya, dua SMP tersebut menggelar ANBK Senin (4/10) dan Selasa (5/10). Namun karena kendala tersebut, pelaksanaannya bakal dijadwalkan ulang. Pihaknya mengusulkan ke Provinsi pelaksanannya digelar kembali 16 Oktober mendatang. ”Rencananya dua hari,” imbuh Haryanto.

Secara garis besar, menurut Haryanto pelaksanaan ANBK di Jepara hingga kemarin lancar. Totalnya ada 98 sekolah terdiri dari SMP negeri dan swasta. Mekanismenya ditentukan sendiri oleh sekolah. Bisa dibuat tiga sesi, atau langsung satu sesi. Begitu pula waktu pelaksanaannya. Bisa memilih kapan saja, asalkan digelar dua hari mulai tanggal 4 hingga 7 Oktober.

Baca Juga :  Jalan Mlonggo-Bangsri Akhirnya Diperbaiki

Haryanto menerangkan sistemnya sama seperti Ujian Nasional Berbasis Komputer. Namun yang dinilai dalam ANBK bukan lagi para siswanya. Melainkan satuan didiknya. Sedangkan peserta persekolah hanya diwakili oleh 50 peserta. 45 sebagai peserta utama, 5 siswa lainnya sebagai peserta cadangan. Semua peserta tersebut ditentukan oleh pihak Kemendikbud.

Salah satu SMP yang kemarin menggelar ANBK dalam tiga sesi yaitu SMP Negeri 1 Jepara. Tiap sesi diikuti 15 siswa. ”Sejauh ini lancar. Tidak ada kendala apapun. Baik teknis maupun non teknis,” terang Kepala SMP N 1 Jepara Ahmad Nurrofiq.






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/