alexametrics
25.9 C
Kudus
Saturday, August 6, 2022

Mangkrak Dua Tahun, Penataan Taman Macan Kurung Dilanjutkan

JEPARA – Taman Macan Kurung Welahan mulai ditata lagi. Sebelumnya, taman yang digadang-gadang menjadi ikon Jepara tersebut sempat mangkrak dua tahun. Padahal, pembuatannya memakan anggaran yang cukup besar.

Dari pantauan wartawan di lokasi, taman tersebut sudah dibersihkan. Sebelumnya, taman tersebut tidak terawat. Banyak rumput liar dan lumut tumbuh. Rumput liar itu bahkan tumbuh hingga satu setengah meter. Nyaris seluruh taman ditumbuhi rerumputan.

Kini taman itu sudah terlihat digarap. Ada juga tiga bundaran yang sedang dalam proses pengerjaan. Semen dan batanya terlihat masih basah. Seperti baru dipasang.


Wartawan memantau sekitar pukul 13.00. Hanya ada satu pekerja yang terlihat.

Ary Bachtiar, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara berharap tahun ini pengerjaan taman tersebut selesai. Anggarannya sekitar Rp 500 juta.

Baca Juga :  Asyik, THR PNS di Jepara Cair Besok, Segera Cek Rekening

Pembangunan sempat berhenti karena anggaran terbatas. Saat itu, tahun 2016. Pembangunan dilanjut tahun berikutnya dan sempat terhenti pada 2020 dan 2021.

Saat itu Taman Macan Kurung diproyeksi menjadi ikon Jepara yang dilihat oleh banyak warga yang melintas. Bisa digunakan masyarakat untuk bersantai. Juga para pengendara yang lewat. Maklum, letaknya berada di pinggir jalan, perbatasan Jepara-Demak. Cukup strategis juga karena tak jauh dari Taman, terdapat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang cukup besar dan aktif.

Dari pantauan wartawan, sekitar taman banyak menjadi lokasi parkir truk besar yang melintas. Sementara itu, warga sekitar mengaku saat malam lokasi sekitar taman  gelap. Sehingga sepi dan tidak banyak warga yang berkunjung ke sana. (nib/war)

JEPARA – Taman Macan Kurung Welahan mulai ditata lagi. Sebelumnya, taman yang digadang-gadang menjadi ikon Jepara tersebut sempat mangkrak dua tahun. Padahal, pembuatannya memakan anggaran yang cukup besar.

Dari pantauan wartawan di lokasi, taman tersebut sudah dibersihkan. Sebelumnya, taman tersebut tidak terawat. Banyak rumput liar dan lumut tumbuh. Rumput liar itu bahkan tumbuh hingga satu setengah meter. Nyaris seluruh taman ditumbuhi rerumputan.

Kini taman itu sudah terlihat digarap. Ada juga tiga bundaran yang sedang dalam proses pengerjaan. Semen dan batanya terlihat masih basah. Seperti baru dipasang.

Wartawan memantau sekitar pukul 13.00. Hanya ada satu pekerja yang terlihat.

Ary Bachtiar, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara berharap tahun ini pengerjaan taman tersebut selesai. Anggarannya sekitar Rp 500 juta.

Baca Juga :  Salut! Nakes Di Jepara Tolak Uang dari Bule yang Habis Vaksin

Pembangunan sempat berhenti karena anggaran terbatas. Saat itu, tahun 2016. Pembangunan dilanjut tahun berikutnya dan sempat terhenti pada 2020 dan 2021.

Saat itu Taman Macan Kurung diproyeksi menjadi ikon Jepara yang dilihat oleh banyak warga yang melintas. Bisa digunakan masyarakat untuk bersantai. Juga para pengendara yang lewat. Maklum, letaknya berada di pinggir jalan, perbatasan Jepara-Demak. Cukup strategis juga karena tak jauh dari Taman, terdapat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang cukup besar dan aktif.

Dari pantauan wartawan, sekitar taman banyak menjadi lokasi parkir truk besar yang melintas. Sementara itu, warga sekitar mengaku saat malam lokasi sekitar taman  gelap. Sehingga sepi dan tidak banyak warga yang berkunjung ke sana. (nib/war)


Most Read

Artikel Terbaru

/