alexametrics
25.1 C
Kudus
Wednesday, July 6, 2022

Lereng Muria Gundul, Ganjar Tanam Pohon Mahoni di Jepara

JEPARA – Demi mencegah erosi tanah, banjir, dan longsor di lereng gunung Muria, Keluarga Alumni Gajah Mada (Kagama) Jepara melakukan penanaman pohon. Dihadiri oleh Ketua Kagama Pusat sekaligus Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, reboisasi berlangsung di lereng gunung Muria, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara.

Ganjar secara langsung ikut menanam pohon mahoni. Acara ini dihadiri juga oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Jepara Setda Edy Sudjatmiko, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Elida, Polres Jepara, dan KODIM 0719 Jepara.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, selama proses penanaman Ganjar terus mengajak hadirin untuk ikut menanam. Ia berharap ini bisa bermanfaat untuk generasi masa depan.


Dalam sambutannya, Gubernur mengungkapkan pentingnya reboisasi lereng muria. “Jepara ini termasuk lahan kritis. Berapa persennya saya nggak tahu, pokoknya banyak. Kita lihat itu lewat drone lereng muria ini gundul,” jelasnya kepada wartawan.

Baca Juga :  Antisipasi Korban, Jalan Kunduran-Todanan Blora Ditanami Pohon Pisang

Ia menambahkan pesan untuk mengawasi galian liar tidak berizin dan merugikan masyarakat. “Saya juga berpesan untuk galian C apalagi yang ilegal itu diawasi. Jangan sampai longsor dan banjir. Kita cegah dari sini,” ungkapnya kepada media setelah melakukan penanaman beberapa pohon mahoni.

Setda Jepara Edy Sujatmiko mengonfirmasi hal tersebut. Ia mengungkapkan pihaknya akan berupaya menjaga Pemkab Jepara utamanya di musim penghujan ini.

Dari acara ini Kagama mendonasikan 1000 batang mahoni, bibit buat alpukat, jambu biji, jambu air, jambu mete, serta sengon masing-masing 500 batang. Sehingga total seluruhnya 4000 batang pohon. Dinas Lingkungan Hidup pada kesempatan yang sama menyumbang 3000 pohon kepada masyarakat. (nib)

JEPARA – Demi mencegah erosi tanah, banjir, dan longsor di lereng gunung Muria, Keluarga Alumni Gajah Mada (Kagama) Jepara melakukan penanaman pohon. Dihadiri oleh Ketua Kagama Pusat sekaligus Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, reboisasi berlangsung di lereng gunung Muria, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara.

Ganjar secara langsung ikut menanam pohon mahoni. Acara ini dihadiri juga oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Jepara Setda Edy Sudjatmiko, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Elida, Polres Jepara, dan KODIM 0719 Jepara.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, selama proses penanaman Ganjar terus mengajak hadirin untuk ikut menanam. Ia berharap ini bisa bermanfaat untuk generasi masa depan.

Dalam sambutannya, Gubernur mengungkapkan pentingnya reboisasi lereng muria. “Jepara ini termasuk lahan kritis. Berapa persennya saya nggak tahu, pokoknya banyak. Kita lihat itu lewat drone lereng muria ini gundul,” jelasnya kepada wartawan.

Baca Juga :  Kabupaten Jepara Dapat Jatah 322 untuk CPNS dan PPPK 1.876 Formasi

Ia menambahkan pesan untuk mengawasi galian liar tidak berizin dan merugikan masyarakat. “Saya juga berpesan untuk galian C apalagi yang ilegal itu diawasi. Jangan sampai longsor dan banjir. Kita cegah dari sini,” ungkapnya kepada media setelah melakukan penanaman beberapa pohon mahoni.

Setda Jepara Edy Sujatmiko mengonfirmasi hal tersebut. Ia mengungkapkan pihaknya akan berupaya menjaga Pemkab Jepara utamanya di musim penghujan ini.

Dari acara ini Kagama mendonasikan 1000 batang mahoni, bibit buat alpukat, jambu biji, jambu air, jambu mete, serta sengon masing-masing 500 batang. Sehingga total seluruhnya 4000 batang pohon. Dinas Lingkungan Hidup pada kesempatan yang sama menyumbang 3000 pohon kepada masyarakat. (nib)


Most Read

Artikel Terbaru

/