alexametrics
29.1 C
Kudus
Monday, May 23, 2022

Dukung Penanganan RTLH, Pemkab Jepara Diganjar Penghargaan

JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara baru saja diganjar penghargaan berupa penilaian Terbaik I dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Itu apresiasi provinsi atas dukungan Pemkab Jepara dalam program penanganan rumah tidak layak huni (RTLH).

Piagam penghargaan itu diserahkan oleh Kepala Disperakim Jawa Tengah Arief Djatmiko, dan diterima Kepala  Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Jepara Hartaya. Penganugerahan diberikan saat rapat koordinasi “Sertifikasi Registrasi Pengembang Perumahan dan Serah Terima Prasarana Sarana dan Utilitas” pada 27 Oktober 2021 di Hotel Quest, Semarang.

Dia mengungkapkan program pengentasan RTLH menjadi perhatian khusus Bupati Jepara Dian Kristiandi. Yang terus berkomitmen dan konsisiten menyediakan hunian layak bagi warga. “Kita itu terbaik satu untuk penanganan RTLH yang ada di kabupaten, malah se-Jawa Tengah,” ujarnya.


Hartaya menuturkan, ada beberapa faktor yang membuat Jepara meraih penilaian terbaik I. Salah satunya yaitu besarnya dukungan dari pemerintah daerah dalam alokasi APBD kabupaten untuk program RTLH. Nilainya Rp 30 miliar untuk tahun ini. Jumlah itu lebih besar dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 15 miliar. “Anggaran APBD kami untuk RTLH ternyata terbesar se-Jawa Tengah. Kabupaten dan kota lain itu sedikit-sedikit,” tuturnya.

Baca Juga :  Bejat! Delapan Pemuda di Jepara Cabuli Pelajar dan Cekoki Miras

Faktor lain yakni mampu melampaui target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dalam program renovasi RTLH. Dalam kurun waktu lima tahun, 2017 sampai 2022, Jepara sudah merealisasikan penanganan RTLH sebanyak 11.712 unit. Melebihi target yang ditetapkan dalam RPJMD sebanyak 10 ribu unit. “Termasuk mendukung upaya provinsi dalam penanganan kemiskinan,” imbuh Hartaya.

Sistem pendataan RTLH di Jepara yang dilakukan tahun 2020 juga mendapat apresaisi terbaik dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR). Dicantumkan dalam “Best Practice”. Dengan beberapa penghargaan yang didapat tersebut, menurut Kepala Disperkim Jepara semakin terpacu untuk melanjutkan program RTLH.






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom





Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara baru saja diganjar penghargaan berupa penilaian Terbaik I dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Itu apresiasi provinsi atas dukungan Pemkab Jepara dalam program penanganan rumah tidak layak huni (RTLH).

Piagam penghargaan itu diserahkan oleh Kepala Disperakim Jawa Tengah Arief Djatmiko, dan diterima Kepala  Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Jepara Hartaya. Penganugerahan diberikan saat rapat koordinasi “Sertifikasi Registrasi Pengembang Perumahan dan Serah Terima Prasarana Sarana dan Utilitas” pada 27 Oktober 2021 di Hotel Quest, Semarang.

Dia mengungkapkan program pengentasan RTLH menjadi perhatian khusus Bupati Jepara Dian Kristiandi. Yang terus berkomitmen dan konsisiten menyediakan hunian layak bagi warga. “Kita itu terbaik satu untuk penanganan RTLH yang ada di kabupaten, malah se-Jawa Tengah,” ujarnya.

Hartaya menuturkan, ada beberapa faktor yang membuat Jepara meraih penilaian terbaik I. Salah satunya yaitu besarnya dukungan dari pemerintah daerah dalam alokasi APBD kabupaten untuk program RTLH. Nilainya Rp 30 miliar untuk tahun ini. Jumlah itu lebih besar dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 15 miliar. “Anggaran APBD kami untuk RTLH ternyata terbesar se-Jawa Tengah. Kabupaten dan kota lain itu sedikit-sedikit,” tuturnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Jepara Buka Bazar Murah Ramadan, Disambut Antusias Warga

Faktor lain yakni mampu melampaui target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dalam program renovasi RTLH. Dalam kurun waktu lima tahun, 2017 sampai 2022, Jepara sudah merealisasikan penanganan RTLH sebanyak 11.712 unit. Melebihi target yang ditetapkan dalam RPJMD sebanyak 10 ribu unit. “Termasuk mendukung upaya provinsi dalam penanganan kemiskinan,” imbuh Hartaya.

Sistem pendataan RTLH di Jepara yang dilakukan tahun 2020 juga mendapat apresaisi terbaik dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR). Dicantumkan dalam “Best Practice”. Dengan beberapa penghargaan yang didapat tersebut, menurut Kepala Disperkim Jepara semakin terpacu untuk melanjutkan program RTLH.






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom





Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

Most Read

Artikel Terbaru

/