alexametrics
23.8 C
Kudus
Friday, May 27, 2022

Pelaku Usaha Perempuan di Jepara Didampingi Urus Sertifikasi Halal

JEPARA Sejumlah perempuan Jepara pemilik usaha kecil mendapatkan pendampingan untuk memperoleh legalitas dalam berusaha dan sertifikasi halal secara gratis, kemarin. Workshop dan pendampingan itu berlangsung di Gedung Shima, Jepara.

Pendampingan itu difasilitasi Simpul Rahima. Perwakilan Simpul Rahima Laila Jauharoh mengatakan, pendampingan dan fasilitasi ini diikuti 69 pelaku usaha di Jepara. Ada 63 di antaranya merupakan perempuan.

Menurutnya, perempuan memiliki peranan penting dalam membangkitkan perekonomian nasional sebagai pelaku usaha kecil. ”Oleh karena itu, program ini perlu dilaksanakan dan mendapat dukungan semua pihak. Begitu difasilitasi dalam berusaha, maka akan meningkatkan jumlah gross domestic product (GDP) atau pendapatan domestik bruto sebuah negara,” ujarnya.


Lebih lanjut Laila mengungkapkan, langkah serupa pun telah rutin dilakukan sejak tahun 2017. Simpul Rahima Jepara  fokus dalam pemberdayaan ekonomi terutama perempuan melalui berbagai pelatihan dan pendampingan usaha.

Baca Juga :  Udang Vaname Jepara Masuk Tiga Besar Invesment Challenge

Asisten 2 Sekda Jepara Diyar Susanto mewakili bupati Jepara pada kesempatan ini mengungkapkan hal senada. Usaha mikro, kecil, dan menengan (UMKM) telah menjadi salah satu tulang punggung dan urat nadi perekonomian Jepara. Kontribusinya sangat besar dalam struktur produk domestik regional bruto.

”Di Jepara share sektor industri pengolahan saat ini mencapai 34,86 persen. Di mana dalam sektor industri pengolahan tersebut terbentuk dari UMKM,” ujarnya.

Pihaknya mencatat terdapat 80.966 UMKM di Jepara. Jumlah tersebut merupakan potensi yang sangat luar biasa besar jika bisa bergerak bersama. ”Legalitas dalam berusaha maupun sertifikasi produk menjadi hal yang perlu diperhatikan,” ujar dia.

Dikatakan, lebih lanjut sebagai upaya perlindungan usaha dan pemberdayaan UMKM, Pemkab Jepara juga terus melakukan berbagai fasilitasi. Seperti pelatihan, sertifikasi halal, pemasaran produk, hingga akses permodalan. (lin)






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

JEPARA Sejumlah perempuan Jepara pemilik usaha kecil mendapatkan pendampingan untuk memperoleh legalitas dalam berusaha dan sertifikasi halal secara gratis, kemarin. Workshop dan pendampingan itu berlangsung di Gedung Shima, Jepara.

Pendampingan itu difasilitasi Simpul Rahima. Perwakilan Simpul Rahima Laila Jauharoh mengatakan, pendampingan dan fasilitasi ini diikuti 69 pelaku usaha di Jepara. Ada 63 di antaranya merupakan perempuan.

Menurutnya, perempuan memiliki peranan penting dalam membangkitkan perekonomian nasional sebagai pelaku usaha kecil. ”Oleh karena itu, program ini perlu dilaksanakan dan mendapat dukungan semua pihak. Begitu difasilitasi dalam berusaha, maka akan meningkatkan jumlah gross domestic product (GDP) atau pendapatan domestik bruto sebuah negara,” ujarnya.

Lebih lanjut Laila mengungkapkan, langkah serupa pun telah rutin dilakukan sejak tahun 2017. Simpul Rahima Jepara  fokus dalam pemberdayaan ekonomi terutama perempuan melalui berbagai pelatihan dan pendampingan usaha.

Baca Juga :  DPMPTSP Pati Ikut Tanam Mangrove dan Awasi Pelaksanaan CSR Perusahaan

Asisten 2 Sekda Jepara Diyar Susanto mewakili bupati Jepara pada kesempatan ini mengungkapkan hal senada. Usaha mikro, kecil, dan menengan (UMKM) telah menjadi salah satu tulang punggung dan urat nadi perekonomian Jepara. Kontribusinya sangat besar dalam struktur produk domestik regional bruto.

”Di Jepara share sektor industri pengolahan saat ini mencapai 34,86 persen. Di mana dalam sektor industri pengolahan tersebut terbentuk dari UMKM,” ujarnya.

Pihaknya mencatat terdapat 80.966 UMKM di Jepara. Jumlah tersebut merupakan potensi yang sangat luar biasa besar jika bisa bergerak bersama. ”Legalitas dalam berusaha maupun sertifikasi produk menjadi hal yang perlu diperhatikan,” ujar dia.

Dikatakan, lebih lanjut sebagai upaya perlindungan usaha dan pemberdayaan UMKM, Pemkab Jepara juga terus melakukan berbagai fasilitasi. Seperti pelatihan, sertifikasi halal, pemasaran produk, hingga akses permodalan. (lin)






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

Most Read

Artikel Terbaru

/