alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Pejabat Eselon II Diuji Kompetensi, Bakal Digeser Jadi Asisten

JEPARA – Pejabat eselon II sebanyak 12 orang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jepara, menjalani uji kompetensi di Semarang, Kamis (2/12). Dari hasil uji kompetensi tersebut, akan ada yang digeser ke posisi Asisten Sekretaris Daerah Jepara. Sementara jabatan kepala dinas yang kosong diisi melalui shelter lelang jabatan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara Ony Sulistijawan menjelaskan, uji kompetensi dibuka oleh Sekda Jepara Edy Sujatmiko. Dilanjutkan proses uji kompetensi melalui pendalaman wawancara. Hasil uji kompetensi itu akan menjadi dasar mutasi jabatan eselon II.

Pengujian melalui wawancara itu dipandu oleh tim penilai. Di antaranya Kepala BKD Provinsi Jawa Tengah Wisnu Zahroh, Inspektorat Provinsi Jawa Tengah Hendri Santosa, akademisi dari UNS Tuhana, akademisi dari Universitas Diponegoro Anastasia Ediati, dan tokoh masyarakat yang juga Ketua Badan Amil Zakat Nasional Jepara Sholih.

Baca Juga :  Dua Desa Sepakat Damai, Posko Keamanan di Muryolobo Jepara Resmi Ditutup

“Peserta ditanya seputar inovasi di jabatan sekarang, barang jasa, pencapaian indikator kinerja utama, fungsi koordinasi, harapan ditempatkan di perangkat daerah yang baru,  dan visi misi Bupati Jepara,” terangnya.

Untuk diketahui, terdapat dua posisi Asisten Sekda Jepara yang kosong saat ini. Selanjutnya hasil pendalaman wawancara uji kompetensi menjadi pijakan mutasi untuk mengisi kekosongan itu. “Setelah mutasi, ada yang kosong, baru menentukan mana yang akan di-shelter lelang jabatan,” terangnya.

Pihaknya memastikan bakal membuka lelang jabatan itu setelah mendapat lampu hijau dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Tiga bulan lamanya pihaknya menanti rekomendasi panitia seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) dari KASN. “Baru turun dari KASN setelah tiga bulan pengajuan,” tandasnya. (war)






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

JEPARA – Pejabat eselon II sebanyak 12 orang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jepara, menjalani uji kompetensi di Semarang, Kamis (2/12). Dari hasil uji kompetensi tersebut, akan ada yang digeser ke posisi Asisten Sekretaris Daerah Jepara. Sementara jabatan kepala dinas yang kosong diisi melalui shelter lelang jabatan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara Ony Sulistijawan menjelaskan, uji kompetensi dibuka oleh Sekda Jepara Edy Sujatmiko. Dilanjutkan proses uji kompetensi melalui pendalaman wawancara. Hasil uji kompetensi itu akan menjadi dasar mutasi jabatan eselon II.

Pengujian melalui wawancara itu dipandu oleh tim penilai. Di antaranya Kepala BKD Provinsi Jawa Tengah Wisnu Zahroh, Inspektorat Provinsi Jawa Tengah Hendri Santosa, akademisi dari UNS Tuhana, akademisi dari Universitas Diponegoro Anastasia Ediati, dan tokoh masyarakat yang juga Ketua Badan Amil Zakat Nasional Jepara Sholih.

Baca Juga :  Jamu Produksi Unisnu Belum Pernah Diproduksi di Manapun

“Peserta ditanya seputar inovasi di jabatan sekarang, barang jasa, pencapaian indikator kinerja utama, fungsi koordinasi, harapan ditempatkan di perangkat daerah yang baru,  dan visi misi Bupati Jepara,” terangnya.

Untuk diketahui, terdapat dua posisi Asisten Sekda Jepara yang kosong saat ini. Selanjutnya hasil pendalaman wawancara uji kompetensi menjadi pijakan mutasi untuk mengisi kekosongan itu. “Setelah mutasi, ada yang kosong, baru menentukan mana yang akan di-shelter lelang jabatan,” terangnya.

Pihaknya memastikan bakal membuka lelang jabatan itu setelah mendapat lampu hijau dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Tiga bulan lamanya pihaknya menanti rekomendasi panitia seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) dari KASN. “Baru turun dari KASN setelah tiga bulan pengajuan,” tandasnya. (war)






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

Most Read

Artikel Terbaru

/