alexametrics
29.5 C
Kudus
Tuesday, June 28, 2022

Miris! Korban Tewas usai Pesta Miras di Jepara Jadi 9 Orang

JEPARA – Korban tewas usai menggelar pesta miras di Desa Karanggondang, Mlonggo, saat ini jumlahnya menjadi 9 orang. Rabu (2/1) lalu, ada dua orang yang tewas. Yakni CA, 20, warga Dukuh Ploso RT 3/RW 6 yang meninggal di Rumah Sakit (RS) Grha Husada Jepara sekitar pukul 09.00. dan HS, 29, warga  RT 3/ RW 8 Guyangan Gondang, Bangsri. Dia meninggal sekitar pukul 13.00 di RSUD RA Kartini.

Pesta miras yang menewaskan 9 orang tersebut digelar Sabtu (29/1) siang sekitar pukul 13.00 dan berlangsung hingga Minggu (30/1) dini hari sekitar pukul 03.00. Lokasinya di warung 2 Jiwo milik PRW. Alamatnya di Dukuh Ploso RT 5/RW 6, Desa Karanggondang, Mlonggo.

Selain mengakibatkan 9 orang tewas, hingga saat ini masih ada delapan orang lainnya menjalani perawatan di rumah sakit. Yakni AM, 20; AK, 17; DM, 30; MU, 17; YL, 22; KS, 22; NR, 22; dan RK, 20. Delapan orang itu berasal dari desa yang sama. Yakni Desa Karanggondang, Mlonggo.


Terkait perkembangan penanganan kasus pesta miras yang menimbulkan kematian ini, Polres Jepara telah menaikkan statusnya. Dari semula penyelidikan menjadi penyidikan. Meski begitu, sejauh ini belum ada yang ditetapkan tersangka.

Baca Juga :  Keluarga-Sekolah Bertemu, Perundungan Siswa di Jepara Berakhir Damai

Dari tangan penjual miras, kepolisian berhasil mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya empat jerigen kecil ukuran 3 liter berisi etanol, ditambah 2 jerigen ukuran sekitar 20 liter yang juga berisi etanol. Si penjual juga membeli etanol lain di salah satu desa di Kecamatan Pakisaji. Dari sana, pihak kepolisian juga turut mengamankan pesanan itu. Yakni satu jerigen besar ditambah 10 botol yang berisi minuman keras oplosan siap jual.

Dari barang yang disita tersebut, diambil sampelnya yang dijual dan dikirimkan ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng. Tujuannya, untuk mengetahui kandungan yang ada dalam miras yang dijual PRW tersebut.

Sebelumnya diberitakan ada tujuh orang tewas usai menggelar pesta miras. Lima korban dari Desa Karanggondang, Mlonggo. Mereka adalah SG, 20; JR, 20; FY, 20; MH, 21; dan DZ, 20. Dua orang lainnya, IAH, 19, dari Desa Srobyong, Mlonggo. Dan SW, 32, warga Desa Sekuro RT 18/RW 4, Mlonggo. ”Sampai hari ini Kamis (3/2), jumlah total korban meninggal 9 orang,” terang Kepala Satreskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi. (rom/khim)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Korban tewas usai menggelar pesta miras di Desa Karanggondang, Mlonggo, saat ini jumlahnya menjadi 9 orang. Rabu (2/1) lalu, ada dua orang yang tewas. Yakni CA, 20, warga Dukuh Ploso RT 3/RW 6 yang meninggal di Rumah Sakit (RS) Grha Husada Jepara sekitar pukul 09.00. dan HS, 29, warga  RT 3/ RW 8 Guyangan Gondang, Bangsri. Dia meninggal sekitar pukul 13.00 di RSUD RA Kartini.

Pesta miras yang menewaskan 9 orang tersebut digelar Sabtu (29/1) siang sekitar pukul 13.00 dan berlangsung hingga Minggu (30/1) dini hari sekitar pukul 03.00. Lokasinya di warung 2 Jiwo milik PRW. Alamatnya di Dukuh Ploso RT 5/RW 6, Desa Karanggondang, Mlonggo.

Selain mengakibatkan 9 orang tewas, hingga saat ini masih ada delapan orang lainnya menjalani perawatan di rumah sakit. Yakni AM, 20; AK, 17; DM, 30; MU, 17; YL, 22; KS, 22; NR, 22; dan RK, 20. Delapan orang itu berasal dari desa yang sama. Yakni Desa Karanggondang, Mlonggo.

Terkait perkembangan penanganan kasus pesta miras yang menimbulkan kematian ini, Polres Jepara telah menaikkan statusnya. Dari semula penyelidikan menjadi penyidikan. Meski begitu, sejauh ini belum ada yang ditetapkan tersangka.

Baca Juga :  DPRD Jepara Kaji Sanksi Perda Minuman Keras

Dari tangan penjual miras, kepolisian berhasil mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya empat jerigen kecil ukuran 3 liter berisi etanol, ditambah 2 jerigen ukuran sekitar 20 liter yang juga berisi etanol. Si penjual juga membeli etanol lain di salah satu desa di Kecamatan Pakisaji. Dari sana, pihak kepolisian juga turut mengamankan pesanan itu. Yakni satu jerigen besar ditambah 10 botol yang berisi minuman keras oplosan siap jual.

Dari barang yang disita tersebut, diambil sampelnya yang dijual dan dikirimkan ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng. Tujuannya, untuk mengetahui kandungan yang ada dalam miras yang dijual PRW tersebut.

Sebelumnya diberitakan ada tujuh orang tewas usai menggelar pesta miras. Lima korban dari Desa Karanggondang, Mlonggo. Mereka adalah SG, 20; JR, 20; FY, 20; MH, 21; dan DZ, 20. Dua orang lainnya, IAH, 19, dari Desa Srobyong, Mlonggo. Dan SW, 32, warga Desa Sekuro RT 18/RW 4, Mlonggo. ”Sampai hari ini Kamis (3/2), jumlah total korban meninggal 9 orang,” terang Kepala Satreskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi. (rom/khim)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/