alexametrics
26.3 C
Kudus
Saturday, May 14, 2022

Pemkab Jepara Sediakan 8.796 Liter Harga Rp 14 Ribu, Bupati Turun Tangan

JEPARA – Bupati Jepara Dian Kristiandi turun langsung melayani warga yang didominasi emak-emak membeli minyak goreng murah di Pasar Mlonggo, pada Rabu (2/3). Seliter minyak goreng dijual dengan harga Rp 14 ribu.

Untuk mengatasi permasalahan minyak goreng yang masih sulit, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara kemarin menggelar operasi pasar. Juga dibarengi dengan agenda penjualan minyak goreng murah di beberapa pasar di Jepara. Total 8.796 liter minyak goring yang disebar di beberapa pasar.

Yakni Pasar Jepara II, Pasar Tahunan, Pasar Mlonggo, Pasar Bangsri, Pasar Kelet, dan Pasar Tanggulasi, Donorojo. Masing-masing pasar dijatah penjualannya sebanyak 750 liter. Bupati Jepara Dian Kristiandi turun tangan dalam memantau dan menjual minyak goreng murah tersebut.


“Operasi pasar minyak goreng murah ini untuk membantu masyarakat. Di tengah kelangkaan yang terjadi,” ungkap Andi, sapaan akrab Bupati Jepara.

Operasi pasar dan penjualan minyak goreng murah itu sedianya dilaksanakan dalam dua tahap. Yakni kemarin dan besok (4/3). Tahap kedua sasarannya ada di Pasar Lebak, Pakisaji; Pasar Mindahan, Batealit; Pasar Kedung; Pasar Pecangaan; Pasar Kalinyamatan; Pasar Welahan; dan Pasar Mayong. Jumlah masing-masing pasar tetap disediakan 570 liter minyak. Setiap liter seharga Rp 14 ribu rupiah.

Baca Juga :  TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim Jepara Betonisasi Jalan 436

Agar tidak berdesak-desakan, pembelian minyak goreng murah dengan menggunakan kupon. Sehingga, masyarakat yang ingin mendapatkan minyak goreng harus mengantre dahulu. Salah satunya di Pasar Mlonggo. Untuk pembeliannya, setiap orang dibatasi maksimal membeli dua liter saja. Beberapa kali dengan mengunakan pengeras suara, bupati mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga jarak dan tertib untuk mendapatkan giliran.

Nurul Aini, warga Desa Jambu Timur mengaku senang dengan adanya minyak goreng murah ini. Sudah beberapa pekan ini, sulit mendapatkan minyak goreng. Kalaupun ada, harganya cukup mahal yaitu antara Rp 20 ribu hingga Rp 22 ribu per liter di pasaran. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Bupati Jepara Dian Kristiandi turun langsung melayani warga yang didominasi emak-emak membeli minyak goreng murah di Pasar Mlonggo, pada Rabu (2/3). Seliter minyak goreng dijual dengan harga Rp 14 ribu.

Untuk mengatasi permasalahan minyak goreng yang masih sulit, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara kemarin menggelar operasi pasar. Juga dibarengi dengan agenda penjualan minyak goreng murah di beberapa pasar di Jepara. Total 8.796 liter minyak goring yang disebar di beberapa pasar.

Yakni Pasar Jepara II, Pasar Tahunan, Pasar Mlonggo, Pasar Bangsri, Pasar Kelet, dan Pasar Tanggulasi, Donorojo. Masing-masing pasar dijatah penjualannya sebanyak 750 liter. Bupati Jepara Dian Kristiandi turun tangan dalam memantau dan menjual minyak goreng murah tersebut.

“Operasi pasar minyak goreng murah ini untuk membantu masyarakat. Di tengah kelangkaan yang terjadi,” ungkap Andi, sapaan akrab Bupati Jepara.

Operasi pasar dan penjualan minyak goreng murah itu sedianya dilaksanakan dalam dua tahap. Yakni kemarin dan besok (4/3). Tahap kedua sasarannya ada di Pasar Lebak, Pakisaji; Pasar Mindahan, Batealit; Pasar Kedung; Pasar Pecangaan; Pasar Kalinyamatan; Pasar Welahan; dan Pasar Mayong. Jumlah masing-masing pasar tetap disediakan 570 liter minyak. Setiap liter seharga Rp 14 ribu rupiah.

Baca Juga :  TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim Jepara Betonisasi Jalan 436

Agar tidak berdesak-desakan, pembelian minyak goreng murah dengan menggunakan kupon. Sehingga, masyarakat yang ingin mendapatkan minyak goreng harus mengantre dahulu. Salah satunya di Pasar Mlonggo. Untuk pembeliannya, setiap orang dibatasi maksimal membeli dua liter saja. Beberapa kali dengan mengunakan pengeras suara, bupati mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga jarak dan tertib untuk mendapatkan giliran.

Nurul Aini, warga Desa Jambu Timur mengaku senang dengan adanya minyak goreng murah ini. Sudah beberapa pekan ini, sulit mendapatkan minyak goreng. Kalaupun ada, harganya cukup mahal yaitu antara Rp 20 ribu hingga Rp 22 ribu per liter di pasaran. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/