alexametrics
24.3 C
Kudus
Monday, June 27, 2022

Pemkab Bersama DPRD Jepara Siapkan Aturan Lalu Lintas untuk Urai Kemacetan

JEPARA Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Jepara melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bersama DPRD mempersiapkan aturan lalu lintas. Aturan ini, diharapkan mengurai kemacetan di kawasan industri Jepara. Juga mempermudah perizian pendirian pabrik. Saat ini, aturan tersebut sedang dalam proses melalui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif Lalu Lintas.

Diberitakan sebelumnya, DPRD Jepara mengusulkan tiga ranperda inisiatif. Ranperda ini merupakan bentuk dari percepatan kebijakan di tingkat pemkab. Salah satu ranperda itu, Ranperda Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dari pengamatan wartawan Jawa Pos Radar Kudus baru-baru ini, beberapa titik di Kota Ukir macet saat pagi hari. Di antaranya di Jalan Mayong-Nalumsari. Kemacetan ini, terjadi utamanya pada jam keberangkatan dan kepulangan kerja karyawan.


Kepala Dishub Jepara Trisno Santosa menerangkan, pihaknya sedang membuat peraturan daerah (perda) terkait macet bersama DPRD. Aturan ini masuk dalam Ranperda Inisiatif Lalu Lintas yang akan dibahas tahun depan.

Dia mengungkapkan, untuk aturan ini menitikberatkan pada perizinan. ”Jadi, nanti aturannya akan mempermudah perizinan perusahaan. Perusahaan baru kan harus mendapat izin kaitannya dengan lalu lintas sekitar. Nah, dengan aturan ini izin akan lebih dipermudah,” ungkapnya kemarin.

Baca Juga :  Beberapa Fasilitas di Pasar Mayong Jepara Rusak, Begini Penampakannya

Ia mengakui, saat ini terkait perizinan analisis mengenai dampak lingkungan lalu lintas (Amdal Lalin) belum ringkas. Dengan adanya aturan ini, terkait permasalahan kemacetan di Jepara akan diurus Dinas Perhubungan saja. ”Kalau sebelumnya kan harus lewat Satlantas dan organisasi perangkat daerah (OPD). Nanti, harapannya Dishub saja cukup. Supaya lebih integratif,” jelasnya.

Ia menerangkan, saat ini naskah akademik terkait aturan tersebut sedang dalam proses . Pihaknya juga melibatkan tenaga ahli sebagai konsultan dalam pembuatannya. ”Naskah akademik masih dalam proses. Nanti awal tahun akan dibahas,” ungkapnya.

Ia juga berharap, aturan ini akan mengakomodasi kehendak DPRD, supaya Jepara bebas macet. ”Semoga dengan adanya aturan ini, lalu lintas berjalan aman, lancar, tertib, dan teratur,” harapnya. (nib/lin)

 

JEPARA Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Jepara melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bersama DPRD mempersiapkan aturan lalu lintas. Aturan ini, diharapkan mengurai kemacetan di kawasan industri Jepara. Juga mempermudah perizian pendirian pabrik. Saat ini, aturan tersebut sedang dalam proses melalui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif Lalu Lintas.

Diberitakan sebelumnya, DPRD Jepara mengusulkan tiga ranperda inisiatif. Ranperda ini merupakan bentuk dari percepatan kebijakan di tingkat pemkab. Salah satu ranperda itu, Ranperda Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dari pengamatan wartawan Jawa Pos Radar Kudus baru-baru ini, beberapa titik di Kota Ukir macet saat pagi hari. Di antaranya di Jalan Mayong-Nalumsari. Kemacetan ini, terjadi utamanya pada jam keberangkatan dan kepulangan kerja karyawan.

Kepala Dishub Jepara Trisno Santosa menerangkan, pihaknya sedang membuat peraturan daerah (perda) terkait macet bersama DPRD. Aturan ini masuk dalam Ranperda Inisiatif Lalu Lintas yang akan dibahas tahun depan.

Dia mengungkapkan, untuk aturan ini menitikberatkan pada perizinan. ”Jadi, nanti aturannya akan mempermudah perizinan perusahaan. Perusahaan baru kan harus mendapat izin kaitannya dengan lalu lintas sekitar. Nah, dengan aturan ini izin akan lebih dipermudah,” ungkapnya kemarin.

Baca Juga :  Udang Vaname Jepara Masuk Tiga Besar Invesment Challenge

Ia mengakui, saat ini terkait perizinan analisis mengenai dampak lingkungan lalu lintas (Amdal Lalin) belum ringkas. Dengan adanya aturan ini, terkait permasalahan kemacetan di Jepara akan diurus Dinas Perhubungan saja. ”Kalau sebelumnya kan harus lewat Satlantas dan organisasi perangkat daerah (OPD). Nanti, harapannya Dishub saja cukup. Supaya lebih integratif,” jelasnya.

Ia menerangkan, saat ini naskah akademik terkait aturan tersebut sedang dalam proses . Pihaknya juga melibatkan tenaga ahli sebagai konsultan dalam pembuatannya. ”Naskah akademik masih dalam proses. Nanti awal tahun akan dibahas,” ungkapnya.

Ia juga berharap, aturan ini akan mengakomodasi kehendak DPRD, supaya Jepara bebas macet. ”Semoga dengan adanya aturan ini, lalu lintas berjalan aman, lancar, tertib, dan teratur,” harapnya. (nib/lin)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/