alexametrics
24.1 C
Kudus
Thursday, July 7, 2022

Tim P2 HIV/AIDS PLTU TJB Gencar Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS

JEPARA Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Jepara tertinggi se-Jawa Tengah (Jateng). Padahal, berdasarkan data Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jateng salah satu yang jumlah kasus HIV/AIDS tertinggi di Indonesia. Sebagai bentuk kepedulian perusahaan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B (PLN UIK TJB) mengadakan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di kalangan pelajar SMAN 1 Bangsri, Jepara.

Sosialisasi P2-HIV/AIDS yang diselenggarakan pada Rabu (24/11) itu, dihadiri Kepala SMA Negeri 1 Bangsri Nur Yahya beserta jajarannya dan 100 pelajar. Hadir pula, Pejabat Operasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) PLN UIK TJB Nandi Hidayat beserta Tim P2 HIV/AIDS PLTU Tanjung Jati B, terdiri dari PT PLN UIK TJB, PT TJB Power Services, PT KPJB, dan PT Adhiguna Putera.

Dalam presentasi materi, Tim P2 HIV/AIDS PLTU Tanjung Jati B menampilkan pembicara dr Arif Rahmawan H.S dan dr Nur.

Baca Juga :  Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila

Nandi Hidayat mengatakan, tujuan kegiatan ini, mengajak kalangan pelajar untuk dapat berperan aktif dalam penanggulangan HIV/AIDS di kalangan pelajar. ”Untuk mengantisipasi dampak negatif dari kasus HIV/AIDS di kalangan pelajar, diperlukan upaya pencegahan dan penanggulangan yang optimal. Mari kita bersama-sama menyosialisasikan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di sekolah pada khususnya,” ajaknya.

Kepala SMA N 1 Bangsri Nur Yahya mengucapkan terima kasih kepada Tim P2 HIV/AIDS PLTU Tanjung Jati B atas terselenggaranya kegiatan ini. ”Terima kasih atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini. Mudah-mudahan sangat bermanfaat dan bisa memberi tambahan ilmu pengetahuan bagi siswa/siswi di SMA N 1 Bangsri. Khususnya terkait HIV/AIDS,” ungkapnya.

Harapannya, ke depan PLTU Tanjung Jati B masih akan ada lagi kegiatan serupa atau yang lain di sekolah ini. ”Karena kegiatan semacam ini sangat bermanfaat untuk kita semuanya,” tambah Nur Yahya. (lin)

 

JEPARA Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Jepara tertinggi se-Jawa Tengah (Jateng). Padahal, berdasarkan data Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jateng salah satu yang jumlah kasus HIV/AIDS tertinggi di Indonesia. Sebagai bentuk kepedulian perusahaan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B (PLN UIK TJB) mengadakan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di kalangan pelajar SMAN 1 Bangsri, Jepara.

Sosialisasi P2-HIV/AIDS yang diselenggarakan pada Rabu (24/11) itu, dihadiri Kepala SMA Negeri 1 Bangsri Nur Yahya beserta jajarannya dan 100 pelajar. Hadir pula, Pejabat Operasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) PLN UIK TJB Nandi Hidayat beserta Tim P2 HIV/AIDS PLTU Tanjung Jati B, terdiri dari PT PLN UIK TJB, PT TJB Power Services, PT KPJB, dan PT Adhiguna Putera.

Dalam presentasi materi, Tim P2 HIV/AIDS PLTU Tanjung Jati B menampilkan pembicara dr Arif Rahmawan H.S dan dr Nur.

Baca Juga :  Rawan Angin Puting Beliung, BPBD Jepara Petakan Status Siaga Bencana

Nandi Hidayat mengatakan, tujuan kegiatan ini, mengajak kalangan pelajar untuk dapat berperan aktif dalam penanggulangan HIV/AIDS di kalangan pelajar. ”Untuk mengantisipasi dampak negatif dari kasus HIV/AIDS di kalangan pelajar, diperlukan upaya pencegahan dan penanggulangan yang optimal. Mari kita bersama-sama menyosialisasikan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di sekolah pada khususnya,” ajaknya.

Kepala SMA N 1 Bangsri Nur Yahya mengucapkan terima kasih kepada Tim P2 HIV/AIDS PLTU Tanjung Jati B atas terselenggaranya kegiatan ini. ”Terima kasih atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini. Mudah-mudahan sangat bermanfaat dan bisa memberi tambahan ilmu pengetahuan bagi siswa/siswi di SMA N 1 Bangsri. Khususnya terkait HIV/AIDS,” ungkapnya.

Harapannya, ke depan PLTU Tanjung Jati B masih akan ada lagi kegiatan serupa atau yang lain di sekolah ini. ”Karena kegiatan semacam ini sangat bermanfaat untuk kita semuanya,” tambah Nur Yahya. (lin)

 


Most Read

Artikel Terbaru

/