alexametrics
28.4 C
Kudus
Wednesday, September 28, 2022

Mangkrak, TPI Mlonggo Jepara Dijadikan Tempat Parkir Nelayan

JEPARA – Tempat Pengelolaan Ikan (TPI) Mlonggo dinilai para nelayan mangkrak. Tidak digunakan seperti seharusnya. Saat ini TPI tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan beberapa barang tidak digunakan. Bahkan parkir motor.

Terlihat dari pantauan wartawan di lokasi selama beberapa hari, tidak ada aktivitas di TPI tersebut. Warga hanya memanfaatkan lokasi tersebut menjadi parkir motor. Terlihat ada tiga motor berada di dalam TPI itu. Terlihat juga beberapa boks pendingin ikan terbengkalai dan berada di sana. Sementara itu, kondisi fisik bangunan sedikit rapuh. Beberapa sisi keropos.

Kepala Bidang Pelabuhan pada Dinas Perhubungan (Dishub) Jepara Suroto belum lama ini sempat mengunjungi TPI tersebut. Ia diutus oleh Penjabat (Pj) Bupati untuk langsung memeriksa lokasi. “Kondisinya parah, sudah lama tidak digunakan,” jelas Suroto.

Baca Juga :  Prajurit Koramil Bangsri Digembleng Latihan Fisik

Dari kunjungan itu, ia tidak mengatakan terkait perbaikan ke depannya. “Hanya menindaklanjuti audiensi, dan cek kondisi saja,” kata Suroto.

Sementara itu, Solikhul ketua Forum Nelayan (FORNEL) Jepara  menjelaskan TPI tersebut sudah rusak lebih dari tujuh tahun. “Sudah mangkrak lama. Rusak,” kata Solikhul. Tidak digunakan untuk aktivitas lelang.

Biasanya nelayan langsung pulang setelah pulang dari mencari ikan. Ikan langsung dibawa ke rumah. “Nelayan jaring yang masuk malam hari 80 persen tidak datang ke TPI, awalnya dari pengelolaan retribusi yang tidak transparan,” kata Solikhul. Ia mengatakan itu terjadi sejak lama.

Ia juga belum lama ini meminta pemerintah untuk memudahkan akses solar kepada nelayan. Sebab selama ini nelayan merasa sulit mendapat solar. Padahal solar menjadi bahan bakar untuk melaut. (nib/war)

JEPARA – Tempat Pengelolaan Ikan (TPI) Mlonggo dinilai para nelayan mangkrak. Tidak digunakan seperti seharusnya. Saat ini TPI tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan beberapa barang tidak digunakan. Bahkan parkir motor.

Terlihat dari pantauan wartawan di lokasi selama beberapa hari, tidak ada aktivitas di TPI tersebut. Warga hanya memanfaatkan lokasi tersebut menjadi parkir motor. Terlihat ada tiga motor berada di dalam TPI itu. Terlihat juga beberapa boks pendingin ikan terbengkalai dan berada di sana. Sementara itu, kondisi fisik bangunan sedikit rapuh. Beberapa sisi keropos.

Kepala Bidang Pelabuhan pada Dinas Perhubungan (Dishub) Jepara Suroto belum lama ini sempat mengunjungi TPI tersebut. Ia diutus oleh Penjabat (Pj) Bupati untuk langsung memeriksa lokasi. “Kondisinya parah, sudah lama tidak digunakan,” jelas Suroto.

Baca Juga :  Trotoar Jalan Pemuda Jepara bakal Ditata, Aliran Air PDAM Terganggu

Dari kunjungan itu, ia tidak mengatakan terkait perbaikan ke depannya. “Hanya menindaklanjuti audiensi, dan cek kondisi saja,” kata Suroto.

Sementara itu, Solikhul ketua Forum Nelayan (FORNEL) Jepara  menjelaskan TPI tersebut sudah rusak lebih dari tujuh tahun. “Sudah mangkrak lama. Rusak,” kata Solikhul. Tidak digunakan untuk aktivitas lelang.

Biasanya nelayan langsung pulang setelah pulang dari mencari ikan. Ikan langsung dibawa ke rumah. “Nelayan jaring yang masuk malam hari 80 persen tidak datang ke TPI, awalnya dari pengelolaan retribusi yang tidak transparan,” kata Solikhul. Ia mengatakan itu terjadi sejak lama.

Ia juga belum lama ini meminta pemerintah untuk memudahkan akses solar kepada nelayan. Sebab selama ini nelayan merasa sulit mendapat solar. Padahal solar menjadi bahan bakar untuk melaut. (nib/war)


Most Read

Artikel Terbaru