alexametrics
24 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Rumah Susun atau Flat Pulo Darat di Jepara Terisi Tujuh Hunian Baru

JEPARA – Rumah susun atau Flat Pulo darat mendapat tambahan penghuni baru. Dari sebelumnya dua kamar yang ditempati, kini bertambah menjadi tujuh. Pemerintah Kabupaten Jepara mengklaim bulan depan akan ada tambahan penghuni lebih banyak. Bahkan jadi rebutan.

Kompleks tersebut telihat lengang. Meski begitu, tampak tiga orang yakni satu bapak dan dua anaknya tengah berolahraga di depan gedung. Di dalam gedung, seorang ibu sedang menyapu depan pintu kamarnya.

Menurut kabar, penghuni yang sempat menyewa pertama ada yang membatalkan persewaan. Tidak jadi menghuni rusunawa. Solihin, satpam yang berjaga mengaku pihaknya mendapat tugas untuk mengantar penghuni yang membatalkan persewaan itu. Juga menjaga barang-barang rusunawa.


Soal penghuni yang belum ramai, Nurohmad, Kepala UPT Rusunawa dan Rusus pada Dinas Perumahan Rakyat  dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Jepara menjelaskan, pihaknya menduga banyak warga Jepara berkeluarga yang sudah memiliki rumah. Sehingga, tidak banyak peminat datang. “Ini menjadi sinyal bagus,” jelas Nurohmad.

Ia membandingkan dengan kota dan kabupaten lain. Sementara di luar terdapat banyak antrean orang ingin tinggal di rusunawa, di Jepara tidak demikian. Artinya, warga Jepara banyak yang memiliki rumah. Meski demikian, ia memprediksi akan ada tambahan lagi.

Baca Juga :  Hindari Lubang, Mobil Hantam Pembatas Jembatan Bakalan

Di sisi lain, pihaknya sering mendapat pertanyaan apakah rusunawa boleh digunakan bagi warga Jepara yang tidak berkeluarga. “Sehari yang tanya bisa tiga orang, nomor saya kan yang dipakai sebagai nomor kontak ya,” ungkapnya.

Meski begitu, ia harus menolak kepada warga yang datang. “Menurut aturan kan memang ditujukan untuk warga yang berkeluarga saja ya,” jelasnya.

Ia menjelaskan tujuan awal flat dibangun adalah supaya pemerintah hadir bagi keluarga yang tidak mampu. Supaya dapat dibantu.Untuk saat ini pihaknya memprioritaskan bagi warga Jepara dulu.

Nurohmad menambahkan, respon penghuni juga positif. Ini dibenarkan oleh Once, warga yang sudah menghuni rusunawa tersebut. Ia merasa nyaman sejak hari pertama tinggal. Ia mengagumi udara dan lingkungan yang ada di sekitar rusunawa. Ia juga senang bisa melihat matahari terbit dan tenggelam melalui jendela.

Once bercerita, ia sudah menempati rusunawa tersebut sejak 1 Januari 2022. Sampai saat ini, ia merasa aman dengan rusunawa yang ia tinggali. Bersama istri dan tiga anaknya.(nib/war)

JEPARA – Rumah susun atau Flat Pulo darat mendapat tambahan penghuni baru. Dari sebelumnya dua kamar yang ditempati, kini bertambah menjadi tujuh. Pemerintah Kabupaten Jepara mengklaim bulan depan akan ada tambahan penghuni lebih banyak. Bahkan jadi rebutan.

Kompleks tersebut telihat lengang. Meski begitu, tampak tiga orang yakni satu bapak dan dua anaknya tengah berolahraga di depan gedung. Di dalam gedung, seorang ibu sedang menyapu depan pintu kamarnya.

Menurut kabar, penghuni yang sempat menyewa pertama ada yang membatalkan persewaan. Tidak jadi menghuni rusunawa. Solihin, satpam yang berjaga mengaku pihaknya mendapat tugas untuk mengantar penghuni yang membatalkan persewaan itu. Juga menjaga barang-barang rusunawa.

Soal penghuni yang belum ramai, Nurohmad, Kepala UPT Rusunawa dan Rusus pada Dinas Perumahan Rakyat  dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Jepara menjelaskan, pihaknya menduga banyak warga Jepara berkeluarga yang sudah memiliki rumah. Sehingga, tidak banyak peminat datang. “Ini menjadi sinyal bagus,” jelas Nurohmad.

Ia membandingkan dengan kota dan kabupaten lain. Sementara di luar terdapat banyak antrean orang ingin tinggal di rusunawa, di Jepara tidak demikian. Artinya, warga Jepara banyak yang memiliki rumah. Meski demikian, ia memprediksi akan ada tambahan lagi.

Baca Juga :  Disapu Angin Kencang, Tiga Rumah di Jepara Rusak

Di sisi lain, pihaknya sering mendapat pertanyaan apakah rusunawa boleh digunakan bagi warga Jepara yang tidak berkeluarga. “Sehari yang tanya bisa tiga orang, nomor saya kan yang dipakai sebagai nomor kontak ya,” ungkapnya.

Meski begitu, ia harus menolak kepada warga yang datang. “Menurut aturan kan memang ditujukan untuk warga yang berkeluarga saja ya,” jelasnya.

Ia menjelaskan tujuan awal flat dibangun adalah supaya pemerintah hadir bagi keluarga yang tidak mampu. Supaya dapat dibantu.Untuk saat ini pihaknya memprioritaskan bagi warga Jepara dulu.

Nurohmad menambahkan, respon penghuni juga positif. Ini dibenarkan oleh Once, warga yang sudah menghuni rusunawa tersebut. Ia merasa nyaman sejak hari pertama tinggal. Ia mengagumi udara dan lingkungan yang ada di sekitar rusunawa. Ia juga senang bisa melihat matahari terbit dan tenggelam melalui jendela.

Once bercerita, ia sudah menempati rusunawa tersebut sejak 1 Januari 2022. Sampai saat ini, ia merasa aman dengan rusunawa yang ia tinggali. Bersama istri dan tiga anaknya.(nib/war)

Most Read

Artikel Terbaru

/