Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Jaga Stabilitas Harga Bapokting, Pemprov Jateng Luncurkan GPM hingga Operasi Pasar

Ali Mustofa • Jumat, 20 Februari 2026 | 13:21 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi melakukan peninjauan ke Pasar Projo Ambarawa, Kabupaten Semarang, untuk memastikan ketersediaan stok serta kestabilan harga bapokting.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi melakukan peninjauan ke Pasar Projo Ambarawa, Kabupaten Semarang, untuk memastikan ketersediaan stok serta kestabilan harga bapokting.

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha melakukan peninjauan ke Pasar Projo Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (20/2/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan ketersediaan stok serta kestabilan harga bahan pokok penting (bapokting) menjelang bulan Ramadan.

Dalam kegiatan itu, Ahmad Luthfi meninjau sejumlah lapak pedagang dan berdialog langsung dengan pedagang maupun pembeli untuk mengetahui perkembangan harga kebutuhan pangan di pasar tersebut.

Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga Bapokting, Pemprov Jateng Luncurkan GPM hingga Operasi Pasar

Hasil pemantauan menunjukkan harga bahan pangan secara umum masih terkendali.

Namun demikian, terdapat kenaikan pada beberapa komoditas penting, seperti cabai rawit merah dan bawang merah, yang harganya tercatat melampaui harga acuan pembelian (HAP).

Menanggapi kondisi tersebut, Ahmad Luthfi segera memerintahkan Direktur Jateng Agro Berdikari (JTAB) untuk menggelar operasi pasar guna menekan kenaikan harga sejumlah komoditas yang mengalami lonjakan.

Ia juga meminta agar koordinasi dilakukan dengan dinas dan instansi terkait setelah mendengarkan keluhan dari para pedagang.

Untuk menjaga ketersediaan, stabilitas, serta keterjangkauan harga pangan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Ketahanan Pangan akan melaksanakan 308 kali kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Program tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Maret 2026 dan menjangkau seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Sri Broto Rini, menyampaikan bahwa Jawa Tengah saat ini memiliki surplus pangan dalam jumlah besar, terutama untuk komoditas beras.

Meski demikian, permintaan meningkat seiring mendekatnya hari besar keagamaan.

Baca Juga: Tekan Genangan dan Kerusakan Jalan, Pemprov Jateng Perluas Program Sumur Resapan

Menurutnya, memasuki Ramadan, stok 12 komoditas pangan strategis di Jawa Tengah masih dalam kondisi aman.

Rini mengakui adanya kenaikan harga beberapa komoditas dalam beberapa pekan terakhir, khususnya menjelang Ramadan.

Salah satu yang mengalami kenaikan cukup signifikan adalah cabai, dengan harga rata-rata di tingkat konsumen mencapai sekitar Rp80 ribu per kilogram.

Selain cabai, sejumlah komoditas lain seperti daging ayam dan daging sapi juga mulai mengalami kenaikan harga.

Namun, kenaikan tersebut masih berada di bawah batas HAP sehingga dinilai masih terkendali.

Baca Juga: Ribuan Hektare Sawah di Grobogan Terendam, Pemprov Jateng Kawal Klaim Asuransi Gagal Panen

Ia menjelaskan, kenaikan harga cabai dan beberapa komoditas penting juga dipengaruhi tingginya permintaan dari luar Jawa Tengah, terutama dari Jakarta.

Saat ini harga cabai di Jakarta mencapai sekitar Rp100 ribu per kilogram, sehingga banyak pedagang memilih memasok komoditas tersebut ke wilayah tersebut.

Kondisi tersebut berdampak pada kenaikan harga di Jawa Tengah, meskipun tidak setinggi di Jakarta.

Sebagai langkah pengendalian, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melakukan sejumlah intervensi, salah satunya melalui pemberian subsidi harga di tingkat konsumen.

Melalui penugasan kepada JTAB, pemerintah menjual cabai dengan harga Rp65 ribu per kilogram agar masyarakat dapat memperoleh komoditas tersebut dengan harga yang lebih terjangkau. (*)

 
Editor : Ali Mustofa
#pemprov jateng #harga bahan pangan #ambarawa #bapokting