alexametrics
31.1 C
Kudus
Monday, July 4, 2022

Vaksinasi di Surakarta Rendah, Menkes: Akhir September Harus 70 Persen

SOLO – Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menyoroti capaian vaksinasi di wilayah eks Karasidenan Surakarta masih tergolong rendah. Hal ini disampaikan di sela-sela peninjauan vaksinasi yang dilaksanakan di Keraton Kasunanan Surakarta, Rabu (29/9)

Dalam kunjungan itu, Menkes mengungkapkan, capaian vaksinasi di eks Karesidenan Surakarta masih rendah lantaran baru mencapai 50 persen dari total sasaran yang diharapkan. Dia meninta seluruh kepala daerah di wilayah sekitar agar terus menggenjot vaksinasi Covid-19 dalam beberapa waktu ke depan.

“Meski capaian vaksinasi di Solo sudah mencapai 115 persen, masih banyak yang perlu divaksinasi. Terutama wilayah aglomerasi masih rendah. Akhir September ini capaiannya harus 70 persen,” kata Budi Sadikin kemarin.


Menkes menjelaskan, capaian vaksinasi di eks Karesidenan Surakarta masih jauh di bawah capaian wilayah aglomerasi lainnya seperti Jabodetabek. Sebab itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk bisa meningkatkan capaian vaksinasi tersebut.

“Kalau kepala daerah dan masyarakat aktif, harusnya bisa lebih lancar, karena vaksin yang datang itu 200 juta lebih, tetapi baru di vaksin 140 juta,” terang dia.

Baca Juga :  Kejar Capaian Vaksinasi, Babinsa Solo Adakan Vaksinasi Door to Door

Saat ini ada sebanyak 60 juta stok vaksin untuk kabupaten dan kota di Indonesia. Dengan stok itu, Menkes yakin kebutuhan vaksinasi akan cukup untuk menjangkau seluruh masyarakat.

“Vaksin di Solo sudah lebih, kami gunakan untuk daerah lain. Kalau untuk Solo vaksin diberikan buat non-KTP Solo, salah satu percepatan itu dilakukan dengan membuka setra vaksinasi untuk suruh KTP (kartu tanda penduduk),” tegas Menkes.

Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Surakarta yang mendampingi kunjungan Menkes mengaku siap membantu percepatan vaksinasi wilayah lain di eks Karesidenan Surakarta. Bahkan dia tak segan untuk melimpahkan jatah vaksin mengingat capaian vaksinasi di Solo terbilang tinggi.

“Kami (bersama Menkes, Red) sempat berdiskusi tentang pemerataan di eks Karesidenan Surakarta. Kalau dialihakan ke wilahah lain ya nggak masalah. Kami masih kurang 70 ribu warga yang belum divaksin,” tegas wali kota. (nac)

SOLO – Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menyoroti capaian vaksinasi di wilayah eks Karasidenan Surakarta masih tergolong rendah. Hal ini disampaikan di sela-sela peninjauan vaksinasi yang dilaksanakan di Keraton Kasunanan Surakarta, Rabu (29/9)

Dalam kunjungan itu, Menkes mengungkapkan, capaian vaksinasi di eks Karesidenan Surakarta masih rendah lantaran baru mencapai 50 persen dari total sasaran yang diharapkan. Dia meninta seluruh kepala daerah di wilayah sekitar agar terus menggenjot vaksinasi Covid-19 dalam beberapa waktu ke depan.

“Meski capaian vaksinasi di Solo sudah mencapai 115 persen, masih banyak yang perlu divaksinasi. Terutama wilayah aglomerasi masih rendah. Akhir September ini capaiannya harus 70 persen,” kata Budi Sadikin kemarin.

Menkes menjelaskan, capaian vaksinasi di eks Karesidenan Surakarta masih jauh di bawah capaian wilayah aglomerasi lainnya seperti Jabodetabek. Sebab itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk bisa meningkatkan capaian vaksinasi tersebut.

“Kalau kepala daerah dan masyarakat aktif, harusnya bisa lebih lancar, karena vaksin yang datang itu 200 juta lebih, tetapi baru di vaksin 140 juta,” terang dia.

Baca Juga :  Sasar 47 Ribu Lansia, Vaksinasi Booster di Kota Solo Mulai Besok

Saat ini ada sebanyak 60 juta stok vaksin untuk kabupaten dan kota di Indonesia. Dengan stok itu, Menkes yakin kebutuhan vaksinasi akan cukup untuk menjangkau seluruh masyarakat.

“Vaksin di Solo sudah lebih, kami gunakan untuk daerah lain. Kalau untuk Solo vaksin diberikan buat non-KTP Solo, salah satu percepatan itu dilakukan dengan membuka setra vaksinasi untuk suruh KTP (kartu tanda penduduk),” tegas Menkes.

Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Surakarta yang mendampingi kunjungan Menkes mengaku siap membantu percepatan vaksinasi wilayah lain di eks Karesidenan Surakarta. Bahkan dia tak segan untuk melimpahkan jatah vaksin mengingat capaian vaksinasi di Solo terbilang tinggi.

“Kami (bersama Menkes, Red) sempat berdiskusi tentang pemerataan di eks Karesidenan Surakarta. Kalau dialihakan ke wilahah lain ya nggak masalah. Kami masih kurang 70 ribu warga yang belum divaksin,” tegas wali kota. (nac)

Most Read

Artikel Terbaru

/