alexametrics
30.3 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Dramatis! Petugas Damkar Potong Cincin yang Nyangkut di Kemaluan Pria asal Cilacap

CILACAP – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Posko Majenang, Kabupaten Cilacap membantu melepaskan cincin dari kemaluan seorang pria warga Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Selasa (28/6).

Baca Juga : Pemkab segera Borong Tanah di 19 Desa untuk Jalan Lingkar Rembang-Lasem, Ini Daftarnya

Peristiwa tersebut terjadi setelah sang pria nekat memasukkan cincin ke Mr P atau kemaluannya sendiri hingga pada akhirnya tidak bisa dikeluarkan.


Salah petugas damkar Slamet Riyanto menuturkan, sebelumnya pihaknya mendapat laporan dari sang adik korban untuk membantu melepaskan cincin yang tersangkut di kemaluan kakaknya. “Tadi malam korban sudah ke RSUD Majenang (untuk melepas cincin), tapi tidak sanggup. Terus tadi adik korban inisiatif laporan ke kami,” ujarnya.

Baca Juga :  9320 Benih Bibit Lobster Gagal Diselundupkan di Cilacap

Bahkan, diketahui korban sampai kesulitan berjalan lantaran kemaluannya sudah mulai bengkak dan ada sedikit luka. Slamet menuturkan, cincin itu berhasil dilepaskan tetapi memakan waktu selama satu jam untuk melepasnya.

Bahkan, Slamet sampai menggunakan alat gerinda manual sekaligus gerinda mesin demi bisa memotong cincin tersebut.

“Proses sekitar satu jam menggunakan gerinda mesin. Awalnya pakai yang manual, tapi tidak bisa. Kalau korban kesakitan berhenti dulu istirahat, kalau istirahat sudah cukup lanjut lagi,” kata Slamet.

Slamet mengaku, proses melepaskan cincin itu sangat sulit dilakukannya karena berada di area sensitif dan cincin tersebut juga memiliki dua lapis.

CILACAP – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Posko Majenang, Kabupaten Cilacap membantu melepaskan cincin dari kemaluan seorang pria warga Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Selasa (28/6).

Baca Juga : Pemkab segera Borong Tanah di 19 Desa untuk Jalan Lingkar Rembang-Lasem, Ini Daftarnya

Peristiwa tersebut terjadi setelah sang pria nekat memasukkan cincin ke Mr P atau kemaluannya sendiri hingga pada akhirnya tidak bisa dikeluarkan.

Salah petugas damkar Slamet Riyanto menuturkan, sebelumnya pihaknya mendapat laporan dari sang adik korban untuk membantu melepaskan cincin yang tersangkut di kemaluan kakaknya. “Tadi malam korban sudah ke RSUD Majenang (untuk melepas cincin), tapi tidak sanggup. Terus tadi adik korban inisiatif laporan ke kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Kembali Naik, Gubernur Ganjar Gas Pol Vaksinasi Booster

Bahkan, diketahui korban sampai kesulitan berjalan lantaran kemaluannya sudah mulai bengkak dan ada sedikit luka. Slamet menuturkan, cincin itu berhasil dilepaskan tetapi memakan waktu selama satu jam untuk melepasnya.

Bahkan, Slamet sampai menggunakan alat gerinda manual sekaligus gerinda mesin demi bisa memotong cincin tersebut.

“Proses sekitar satu jam menggunakan gerinda mesin. Awalnya pakai yang manual, tapi tidak bisa. Kalau korban kesakitan berhenti dulu istirahat, kalau istirahat sudah cukup lanjut lagi,” kata Slamet.

Slamet mengaku, proses melepaskan cincin itu sangat sulit dilakukannya karena berada di area sensitif dan cincin tersebut juga memiliki dua lapis.


Most Read

Artikel Terbaru

/