alexametrics
29.6 C
Kudus
Friday, July 1, 2022

Dukung Pembelajaran Daring, Pemkot Magelang Pasang Wifi Gratis

MAGELANG — Dalam rangka mendukung pembelajaran Daring, Pemkot Magelang akan pasang wifi gratis di setiap RW se-Kota Magelang sebagai salah satu pengimplementasian Program Balai Belajar.

Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang Handini Rahayu menjelaskan, wifi untuk RW ini untuk pengembangan potensi usaha dan kebutuhan masyarakat lainnya. “Kami memberikan support untuk masyarakat tidak mampu, khususnya pelajar, sebagai sarana daring, dan sebagainya,” papar Handini, kemarin.

Ia menyadari, akses wifi juga dibutuhkan untuk pengembangan usaha UMKM. Seperti pemasaran online. Meski program ini bertujuan baik, ia sadar akan timbul kekhawatiran terkait pemanfaatannya.


“Pasti akan dibuat rambu atau ketentuan siapa yang yang bertanggung jawab. Caranya, dan siapa saja yang boleh mengakses dan hal teknis lainnya,” terangnya.

Pihaknya akan bekerja sama dengan provider agar mereka membatasi atau hanya menyediakan layanan yang sesuai. Misalnya hanya konten pendidikan saja yang bisa diakses. Ini untuk mengantisipasi penyalahgunaan yang tidak perlu.

Baca Juga :  Bejat, Ayah di Magelang Ini Tega Cabuli Anak Tirinya selama Enam Tahun

Lebih lanjut, program ini termasuk bagian dari program Rp 30 juta per RT (Rodanya Mas Bagya) yang merupakan satu rangkaian dengan program Balai Belajar.

Sementara itu, Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz menyampaikan, wifi gratis di tiap RW ini merupakan janji saat kampanye Pilkada 2020. Ia ingin menepati. Selain untuk belajar daring, juga sebagai pendukung UMKM dan mewujudkan 1.500 start up.

Masyarakat menyambut baik program itu. Ira Setyaningsih misalnya, mengungkapkan bahwa akses internet sangat dibutuhkan untuk pembelajaran daring. Terkadang anaknya menumpang di rumah tetangga yang memiliki wifi.

Senada dikatakan Ketua RT 1 RW 3 Kelurahan Wates Ludy Hermawan. Belum lama ini warga membahas terkait permintaan wifi kepada Pemkot Magelang untuk mendukung pembelajaran daring. Warga pun antusias jika program tersebut segera direalisasikan. Namun demikian, ia meminta agar jelas dalam teknis pelaksanaannya. Supaya tidak menimbulkan konflik antarwarga.

MAGELANG — Dalam rangka mendukung pembelajaran Daring, Pemkot Magelang akan pasang wifi gratis di setiap RW se-Kota Magelang sebagai salah satu pengimplementasian Program Balai Belajar.

Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang Handini Rahayu menjelaskan, wifi untuk RW ini untuk pengembangan potensi usaha dan kebutuhan masyarakat lainnya. “Kami memberikan support untuk masyarakat tidak mampu, khususnya pelajar, sebagai sarana daring, dan sebagainya,” papar Handini, kemarin.

Ia menyadari, akses wifi juga dibutuhkan untuk pengembangan usaha UMKM. Seperti pemasaran online. Meski program ini bertujuan baik, ia sadar akan timbul kekhawatiran terkait pemanfaatannya.

“Pasti akan dibuat rambu atau ketentuan siapa yang yang bertanggung jawab. Caranya, dan siapa saja yang boleh mengakses dan hal teknis lainnya,” terangnya.

Pihaknya akan bekerja sama dengan provider agar mereka membatasi atau hanya menyediakan layanan yang sesuai. Misalnya hanya konten pendidikan saja yang bisa diakses. Ini untuk mengantisipasi penyalahgunaan yang tidak perlu.

Baca Juga :  Tok! 2.723 Non-ASN di Semarang Diputus Kontrak Maret 2022

Lebih lanjut, program ini termasuk bagian dari program Rp 30 juta per RT (Rodanya Mas Bagya) yang merupakan satu rangkaian dengan program Balai Belajar.

Sementara itu, Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz menyampaikan, wifi gratis di tiap RW ini merupakan janji saat kampanye Pilkada 2020. Ia ingin menepati. Selain untuk belajar daring, juga sebagai pendukung UMKM dan mewujudkan 1.500 start up.

Masyarakat menyambut baik program itu. Ira Setyaningsih misalnya, mengungkapkan bahwa akses internet sangat dibutuhkan untuk pembelajaran daring. Terkadang anaknya menumpang di rumah tetangga yang memiliki wifi.

Senada dikatakan Ketua RT 1 RW 3 Kelurahan Wates Ludy Hermawan. Belum lama ini warga membahas terkait permintaan wifi kepada Pemkot Magelang untuk mendukung pembelajaran daring. Warga pun antusias jika program tersebut segera direalisasikan. Namun demikian, ia meminta agar jelas dalam teknis pelaksanaannya. Supaya tidak menimbulkan konflik antarwarga.

Most Read

Artikel Terbaru

/