alexametrics
24 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Sragen Berhasil Melampaui Tantangan Vaksinasi dari Ganjar Pranowo

SRAGEN – Setelah sempat ditantang Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, untuk menyelesaikan 13 ribu dosis vaksin dalam sehari, kini vaksinasi di Sragen cukup efektif dan cepat hingga berhasil capai 22 ribu dosis vaksin dalam sehari.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen Hargiyanto menyampaikan, soal capaian vaksinasi di Sragen dalam empat hari terakhir cukup pesat. Sasaran melibatkan tim kewilayahan termasuk camat untuk menjaring warga yang divaksin. Satu puskesmas bisa mencapai 1000 dosis vaksin.

”Sehari sekarang bisa 20-22 ribu. Target kami sebelumnya 13 ribu dari guberbur tercapai,” jelas Hargiyanto.


Dia menjelaskan pada Senin (27/9) pagi sudah mencapai 50,6 persen yang tervaksinasi. Itu belum termasuk update data terbaru.

”Ini nanti bisa sampai tambahan 2,5 persen paling tidak sampai seminggu ini,” ungkapnya.

Namun, lanjut dia, setelahnya akan turun. Mengingat sudah banyak yang divaksin. Tinggal beberapa orang tua dengan alasan faktor kesehatan yang tidak bisa divaksin. Ataupun golongan masyarakat yang menolak vaksin. Sehingga perlu sosialisasi lagi dengan langkah persuasif.

Baca Juga :  UKM Virtual Expo Jawa Tengah Catatkan Transaksi Rp 5,1 Miliar

”Paling tidak tinggal 30 persen akan mulai menurun,” ujarnya.

Saat ini anak-anak usia 6-11 tahun mendapat lampu hijau, optimistis akan terjadi kenaikan kembali. Karena sasaran tersebut mudah dikoordinir di sekolah-sekolah.

”Tambah sasaran kalau masuk sekolah semua, tinggal didatangi ke sekolah,” ujarnya.

Sementara untuk vaksinasi lansia di Sragen ada kesulitan. Meski saat ini sudah tercapai 40 persen total lansia. Namun ada beberapa yang tidak bisa divaksin. Ada pula penolakan dari pihak keluarga.

Lantas tiga bulan jelang akhir tahun ini, Hargiyanto mengakui tantangan akan lebih berat. Tetapi capaian juga bergantung ketersediaan vaksin dari pemerintah pusat. Laporan terakhir vaksinasi di Sragen sudah lebih dari 512.000 dosis, baik dosis pertama maupun dosis kedua.

SRAGEN – Setelah sempat ditantang Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, untuk menyelesaikan 13 ribu dosis vaksin dalam sehari, kini vaksinasi di Sragen cukup efektif dan cepat hingga berhasil capai 22 ribu dosis vaksin dalam sehari.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen Hargiyanto menyampaikan, soal capaian vaksinasi di Sragen dalam empat hari terakhir cukup pesat. Sasaran melibatkan tim kewilayahan termasuk camat untuk menjaring warga yang divaksin. Satu puskesmas bisa mencapai 1000 dosis vaksin.

”Sehari sekarang bisa 20-22 ribu. Target kami sebelumnya 13 ribu dari guberbur tercapai,” jelas Hargiyanto.

Dia menjelaskan pada Senin (27/9) pagi sudah mencapai 50,6 persen yang tervaksinasi. Itu belum termasuk update data terbaru.

”Ini nanti bisa sampai tambahan 2,5 persen paling tidak sampai seminggu ini,” ungkapnya.

Namun, lanjut dia, setelahnya akan turun. Mengingat sudah banyak yang divaksin. Tinggal beberapa orang tua dengan alasan faktor kesehatan yang tidak bisa divaksin. Ataupun golongan masyarakat yang menolak vaksin. Sehingga perlu sosialisasi lagi dengan langkah persuasif.

Baca Juga :  Airlangga Prioritaskan Vaksinasi Anak, Akselerasi Sekolah Tatap Muka

”Paling tidak tinggal 30 persen akan mulai menurun,” ujarnya.

Saat ini anak-anak usia 6-11 tahun mendapat lampu hijau, optimistis akan terjadi kenaikan kembali. Karena sasaran tersebut mudah dikoordinir di sekolah-sekolah.

”Tambah sasaran kalau masuk sekolah semua, tinggal didatangi ke sekolah,” ujarnya.

Sementara untuk vaksinasi lansia di Sragen ada kesulitan. Meski saat ini sudah tercapai 40 persen total lansia. Namun ada beberapa yang tidak bisa divaksin. Ada pula penolakan dari pihak keluarga.

Lantas tiga bulan jelang akhir tahun ini, Hargiyanto mengakui tantangan akan lebih berat. Tetapi capaian juga bergantung ketersediaan vaksin dari pemerintah pusat. Laporan terakhir vaksinasi di Sragen sudah lebih dari 512.000 dosis, baik dosis pertama maupun dosis kedua.

Most Read

Artikel Terbaru

/