alexametrics
26.8 C
Kudus
Thursday, July 28, 2022

Kopda Muslimin Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tuanya usai Tenggak Racun

SEMARANG – Kasus penembakan istri anggota TNI memasuki babak baru. Suami korban yaitu Kopda Muslimin yang diduga menjadi dalang penembakan dikabarkan tewas setelah menenggak racun di kelurahan Trompo, RT 2/RW1, Kecamatan Kota Kendal. Jenazah korban diduga Kopda Muslimin masih berada di dalam rumah.

Saat ini pihak aparat gabungan sedang melakukan identifikasi dan pengaman di tempat kejadian. “Informasi dari Ibu Rusiah (ibu kandung Kopda Muslimin), tadi pagi pukul 06.30 pulang ke rumah di Kelurahan Trompo, Gang Adem Ayem, Kec Kendal, Kab Kendal,” kata Kabid Humas Jawa Tengah Kombes M Iqbal Alqudusy Kamis (28/7/2022).

Saat pulang itu, Kopda Muslimin diketahui muntah-muntah. Lalu meninggal dunia di dalam rumah orang tuanya.

Baca Juga :  Sampai Hati, Empat Anak di Bawah Umur Dijadikan PK dan PSK di Kendal

Seperti diketahui, Kopda Muslimin saat ini menjadi buruan aparat karena diduga menjadi dalang penembakan. Lima pelaku penembakan telah dibekuk. Lima pelaku mempunyai peran masing-masing.

Kopda Muslimin disebut sebagai dalang penembakan tersebut. Kopda Muslimin disebut membayar pembunuh bayaran sebesar Rp 120 juta untuk menembak istrinya. Ia memerintahkan komplotan untuk membuntuti dan melakukan eksekusi penembakan (Radar Semarang)

SEMARANG – Kasus penembakan istri anggota TNI memasuki babak baru. Suami korban yaitu Kopda Muslimin yang diduga menjadi dalang penembakan dikabarkan tewas setelah menenggak racun di kelurahan Trompo, RT 2/RW1, Kecamatan Kota Kendal. Jenazah korban diduga Kopda Muslimin masih berada di dalam rumah.

Saat ini pihak aparat gabungan sedang melakukan identifikasi dan pengaman di tempat kejadian. “Informasi dari Ibu Rusiah (ibu kandung Kopda Muslimin), tadi pagi pukul 06.30 pulang ke rumah di Kelurahan Trompo, Gang Adem Ayem, Kec Kendal, Kab Kendal,” kata Kabid Humas Jawa Tengah Kombes M Iqbal Alqudusy Kamis (28/7/2022).

Saat pulang itu, Kopda Muslimin diketahui muntah-muntah. Lalu meninggal dunia di dalam rumah orang tuanya.

Baca Juga :  Diduga Korsleting Listrik, Dua Kios di Semarang Dilalap Api

Seperti diketahui, Kopda Muslimin saat ini menjadi buruan aparat karena diduga menjadi dalang penembakan. Lima pelaku penembakan telah dibekuk. Lima pelaku mempunyai peran masing-masing.

Kopda Muslimin disebut sebagai dalang penembakan tersebut. Kopda Muslimin disebut membayar pembunuh bayaran sebesar Rp 120 juta untuk menembak istrinya. Ia memerintahkan komplotan untuk membuntuti dan melakukan eksekusi penembakan (Radar Semarang)


Most Read

Artikel Terbaru

/