alexametrics
32.8 C
Kudus
Wednesday, July 27, 2022

Solusi Sandiaga Uno Bangkitkan Ekonomi Kreatif

Demak – Para pelaku usaha bisa membangkitkan perekonomian dengan metode ekonomi kreatif. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan penting menciptakan starategi untuk pengembangan para pelaku ekonomi kreatif untuk menghadapi era disrupsi.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara Kelana Nusantara di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. “Melalui Kelana Nusantara, kami berupaya untuk menghidupkan kembali semangat berkarya dalam menghadapi era disrupsi yang muncul akibat Pandemi Covid-19,” kata Sandi, Rabu (27/7).

Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini mengimbau agar para pelaku ekonomi kreatif terus melakukan inovasi dan adaptasi. Sehingga mereka bisa melakukan penyesuaian dengan zaman.


“Saya melihat memang ini waktunya kita para entrepreneur beradaptasi dengan dinamika yang terjadi, berani mengambil risiko, dan bersikap pro aktif. Terus berinovasi adalah kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan era disrupsi,” jelasnya.

Selain meningkatkan inovasi dan adaptasi, Sandi juga mendorong para pelaku ekonomi kreatif agar dapat berkolaborasi dengan semua pihak dalam menjadi ujung tombak kebangkitan ekonomi Indonesia.

Baca Juga :  Rerie: Manfaatkan Peluang Pertumbuhan Ekonomi Secara Bijak dan Kreatif

“Sektor ekonomi kreatif adalah ujung tombok kebangkitan ekonomi Indonesia. Kami harap forum ini bisa menjadi cikal bakal bagi pelaku ekonomi kreatif untuk berjejaring mengembangkan sektor ekonomi kreatif, khususnya di Kabupaten Demak sehingga dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja sebanyak-banyaknya,” ungkap Sandi.

Kegiatan Kelana Nusantara ini juga dimaksudkan sebagai wadah untuk mensosialisasikan Strategi Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif atau KaTa Kreatif bersama 2 program lainnya, yaitu Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) dan Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI) yang merupakan unggulan Kemenparekraf 2 tahun terakhir.

“Saya hadir di sini karena ingin mendengarkan ide-ide kreatif, membuka jejaring, sekaligus mengajak Pemerintah Kabupaten Demak untuk mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui kolaborasi akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media (ABCGM) dengan terus menghadirkan gelaran yang mampu menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara, serta merangkul pelaku ekonomi kreatif untuk terus bangkit bersama,” pungkas Sandi. (Jawapos.com)

Demak – Para pelaku usaha bisa membangkitkan perekonomian dengan metode ekonomi kreatif. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan penting menciptakan starategi untuk pengembangan para pelaku ekonomi kreatif untuk menghadapi era disrupsi.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara Kelana Nusantara di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. “Melalui Kelana Nusantara, kami berupaya untuk menghidupkan kembali semangat berkarya dalam menghadapi era disrupsi yang muncul akibat Pandemi Covid-19,” kata Sandi, Rabu (27/7).

Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini mengimbau agar para pelaku ekonomi kreatif terus melakukan inovasi dan adaptasi. Sehingga mereka bisa melakukan penyesuaian dengan zaman.

“Saya melihat memang ini waktunya kita para entrepreneur beradaptasi dengan dinamika yang terjadi, berani mengambil risiko, dan bersikap pro aktif. Terus berinovasi adalah kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan era disrupsi,” jelasnya.

Selain meningkatkan inovasi dan adaptasi, Sandi juga mendorong para pelaku ekonomi kreatif agar dapat berkolaborasi dengan semua pihak dalam menjadi ujung tombak kebangkitan ekonomi Indonesia.

Baca Juga :  Usai Karaoke, Oknum Kades Di Demak Diduga Aniaya Teman Kencan

“Sektor ekonomi kreatif adalah ujung tombok kebangkitan ekonomi Indonesia. Kami harap forum ini bisa menjadi cikal bakal bagi pelaku ekonomi kreatif untuk berjejaring mengembangkan sektor ekonomi kreatif, khususnya di Kabupaten Demak sehingga dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja sebanyak-banyaknya,” ungkap Sandi.

Kegiatan Kelana Nusantara ini juga dimaksudkan sebagai wadah untuk mensosialisasikan Strategi Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif atau KaTa Kreatif bersama 2 program lainnya, yaitu Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) dan Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI) yang merupakan unggulan Kemenparekraf 2 tahun terakhir.

“Saya hadir di sini karena ingin mendengarkan ide-ide kreatif, membuka jejaring, sekaligus mengajak Pemerintah Kabupaten Demak untuk mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui kolaborasi akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media (ABCGM) dengan terus menghadirkan gelaran yang mampu menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara, serta merangkul pelaku ekonomi kreatif untuk terus bangkit bersama,” pungkas Sandi. (Jawapos.com)


Most Read

Artikel Terbaru

/