Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Karanganyar Razia Truk di Exit Tol Kebakkramat

KARANGANYAR – Kendaraan berat yang melintas di wilayah Karanganyar harus dipastikan dalam kondisi laik jalan. Untuk mencegah kecelakaan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar menggelar pemeriksaan kendaraan berat di kawasan Exit Tol Kebakkramat, Senin (26/10/2026) malam.
Pemeriksaan yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026. Petugas menyasar truk bermuatan besar yang keluar dari gerbang tol, dengan memeriksa kondisi fisik kendaraan hingga kesesuaian muatan.
Kegiatan dipimpin Kanit Turjagwali Iptu Danang Setiawan dan Kanit Gakkum Ipda Faham Rosadi, bersama tujuh personel Satlantas Polres Karanganyar.
Baca Juga: 140 Orang Daftar Pilkades Wonogiri 2026, Ini Jadwal Perbaikan Berkas hingga Penetapan Calon
Pemeriksaan tidak hanya berfokus pada kelengkapan surat kendaraan. Petugas turut mengecek fungsi lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, kondisi spion, serta tanda peringatan jaga jarak di bagian belakang truk.
Kesesuaian muatan dengan kapasitas kendaraan juga menjadi perhatian. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi praktik over dimension over loading (ODOL), yakni kendaraan dengan dimensi atau muatan yang melampaui ketentuan.
Kanit Turjagwali Satlantas Polres Karanganyar Iptu Danang Setiawan mengatakan, pemeriksaan bertujuan meningkatkan kesadaran pengemudi terhadap pentingnya menjaga kondisi kendaraan sebelum digunakan di jalan raya.
Menurut dia, kendaraan berat yang tidak memenuhi standar keselamatan dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama ketika melaju di jalan dengan kecepatan tinggi atau saat menghadapi situasi darurat.
”Melalui kegiatan ini, kami mengimbau para pengemudi kendaraan berat agar selalu memastikan kendaraannya dalam kondisi laik jalan. Mulai dari fungsi lampu, sistem pengereman, kondisi ban, hingga kesesuaian muatan. Hal-hal tersebut sangat krusial untuk menunjang keselamatan di jalan raya,” ujar Danang.
Terhadap kendaraan yang ditemukan belum memenuhi standar, petugas memberikan edukasi dan meminta pengemudi segera melakukan perbaikan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat pengemudi lebih memahami risiko yang dapat muncul apabila tetap mengoperasikan kendaraan yang tidak laik jalan.
Selain kondisi kendaraan, faktor pengemudi turut menjadi perhatian dalam pemeriksaan malam hari. Pengemudi truk diingatkan agar tidak memaksakan perjalanan ketika mengalami kelelahan atau mengantuk.

