
SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang resmi menutup Jalan Gombel Lama mulai Senin, 20 April 2026 pukul 09.00 WIB, untuk pelaksanaan proyek perbaikan besar-besaran yang diperkirakan berlangsung selama 3-4 bulan.
Penutupan ini dilakukan guna memastikan keselamatan pengguna jalan dan kelancaran konstruksi, dengan pengalihan arus lalu lintas ke Jalan Gombel Baru atau Jalan Setiabudi.
Langkah ini diambil setelah koordinasi intensif antara Pemkot Semarang, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Satlantas Polrestabes Semarang.
Jalan Gombel Lama yang membentang sepanjang 1,27 kilometer di Kecamatan Banyumanik ini telah lama menjadi masalah krusial akibat kerusakan berulang.
Baca Juga: Durasi Proyek Perbaikan Jalan Gombel Lama Semarang Dipangkas dari 7 Jadi 3–4 Bulan
Lokasinya yang berada di daerah patahan tanah membuat turunan Gombel rawan longsor dan penurunan permukaan jalan secara signifikan.
Sejumlah insiden longsor pernah terjadi di kawasan Watugoreh, Gombel, yang mengakibatkan putusnya akses jalan dan mengganggu mobilitas warga serta pengendara dari arah Semarang atas ke bawah atau sebaliknya.
Kerusakan ini tidak hanya menimbulkan risiko kecelakaan tetapi juga menghambat distribusi barang dan aktivitas ekonomi sehari-hari di sekitar wilayah tersebut.
Baca Juga: Ada Perbaikan, Akses ke Jalan Gombel Lama Semarang Ditutup, Warga Diminta Gunakan Jalan Gombel Baru
Perbaikan yang dimulai hari ini menyasar pembongkaran menyeluruh, terutama pada area rawan longsor, untuk mencegah pengulangan masalah di masa depan.


