alexametrics
23.1 C
Kudus
Tuesday, June 28, 2022

Truk Masuk Jurang di Wonosobo, Sopir dan Kernet Asal Rembang Tewas

Menurut salah seorang saksi, warga Desa Candimulyo Kecamatan Kertek Ahmad Safii menceritakan jika saat kejadian berlangsung sebenarnya posisi truk dari atas sudah mengetahui ada jembatan penyelamat di sebelah kiri jalan. Namun sayangnya, saat kejadian sedang ada kendaraan yang terparkir persis di pintu masuk jembatan penyelamat.

Baca Juga : Jalur Pantura Pati-Rembang Diperkirakan Macet hingga 2023, Ini Kata Bupati

“Informasi yang berdar seperti itu. Pengemudi sudah akan masuk ke jalur penyelamat tetapi karena ada truk warna biru yang parkir kemudian membanting ke sebelah kanan bersamaan menggunakan klakson dan dim yang kemudian masuk ke jurang,” katanya.


Diketahui, jika jalur tengkorak merupakan jalur rawan kecelakaan. Hal ini tak luput adanya turunan ekstrem berkelok sepanjang sembilan kilometer dari titik reco hingga Pasar Kertek. Catatan kepolisian, sepanjang awal tahun 2022 hingga bulan Maret ini ada sekitar 3 laka di jakur tersebut yang menyebabkan Empat orang dinyatakan meninggal dunia. (git/bas/Radar Semarang)

Baca Juga :  Ajang CJIBF 2021 Bukukan Kepeminatan Investasi Capai Rp 39 Triliun

Menurut salah seorang saksi, warga Desa Candimulyo Kecamatan Kertek Ahmad Safii menceritakan jika saat kejadian berlangsung sebenarnya posisi truk dari atas sudah mengetahui ada jembatan penyelamat di sebelah kiri jalan. Namun sayangnya, saat kejadian sedang ada kendaraan yang terparkir persis di pintu masuk jembatan penyelamat.

Baca Juga : Jalur Pantura Pati-Rembang Diperkirakan Macet hingga 2023, Ini Kata Bupati

“Informasi yang berdar seperti itu. Pengemudi sudah akan masuk ke jalur penyelamat tetapi karena ada truk warna biru yang parkir kemudian membanting ke sebelah kanan bersamaan menggunakan klakson dan dim yang kemudian masuk ke jurang,” katanya.

Diketahui, jika jalur tengkorak merupakan jalur rawan kecelakaan. Hal ini tak luput adanya turunan ekstrem berkelok sepanjang sembilan kilometer dari titik reco hingga Pasar Kertek. Catatan kepolisian, sepanjang awal tahun 2022 hingga bulan Maret ini ada sekitar 3 laka di jakur tersebut yang menyebabkan Empat orang dinyatakan meninggal dunia. (git/bas/Radar Semarang)

Baca Juga :  Unik! Ada 'Senyum Ganjar' di Area Persawahan Bergas Semarang

Most Read

Artikel Terbaru

/