25.3 C
Kudus
Monday, November 28, 2022

Resahkan Warga, Lima PSK di Semarang Ditangkap Satpol PP saat Asyik Mangkal

SEMARANG – Lima Pekerja Seks Komersial (PSK) digaruk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, Senin (21/11) malam. Mereka ditangkap saat asyik mangkal di Jalan Tanjung, Imam Bonjol dan Kawasan Tanggul Indah.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, razia pekat dilakukan karena banyak laporan warga yang terganggu dengan keberadaan PSK yang mangkal di pinggir jalan protokol.

“Kita lakukan razia karena banyak laporan yang mangkal dipinggir jalan, dan meresahkan masyarakat,” kata Fajar, Selasa (22/11), dikutip radarsemarang.com.


Fajar menceritakan, saat petugas datang tiba-tiba, membuat para PSK kalang kabut. Dengan cepat petugas pun menangkap mereka tanpa perlawanan.

“Total ada lima orang PSK yang kedapatan tengah mangkal,” ujar Fajar

Baca Juga :  Jateng Berangkatkan 10 KK Transmigran Akhir Tahun 2021

Menurut Fajar, para PSK sempat menangis saat ditangkap, dan berdalih bekerja seperti itu lantaran harus membiayai kebutuhan rumah tangga.

“Tapi yang mereka lakukan salah, karena membuat warga resah dengan adanya PSK di jalanan,” jelas Fajar.

Menurut Fajar, penindakan ini sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2017 tentang ketertiban umum. Fajar menerangkan dalam pasal 2 melarang setiap orang memperjualkan dan memfasilitasi prostitusi. Setelah tertangkap, para PSK ini didata dan menjalani pembinaan.

“Selesai pendataan, langsung dikirim ke panti rehabilitasi di Solo. Kita sudah komunikasi dengan pihak panti,” pungkas Fajar.

SEMARANG – Lima Pekerja Seks Komersial (PSK) digaruk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, Senin (21/11) malam. Mereka ditangkap saat asyik mangkal di Jalan Tanjung, Imam Bonjol dan Kawasan Tanggul Indah.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, razia pekat dilakukan karena banyak laporan warga yang terganggu dengan keberadaan PSK yang mangkal di pinggir jalan protokol.

“Kita lakukan razia karena banyak laporan yang mangkal dipinggir jalan, dan meresahkan masyarakat,” kata Fajar, Selasa (22/11), dikutip radarsemarang.com.

Fajar menceritakan, saat petugas datang tiba-tiba, membuat para PSK kalang kabut. Dengan cepat petugas pun menangkap mereka tanpa perlawanan.

“Total ada lima orang PSK yang kedapatan tengah mangkal,” ujar Fajar

Baca Juga :  Dikeluhkan, Parkir Liar di Jalan Diponegoro Pati Bikin Resah Warga

Menurut Fajar, para PSK sempat menangis saat ditangkap, dan berdalih bekerja seperti itu lantaran harus membiayai kebutuhan rumah tangga.

“Tapi yang mereka lakukan salah, karena membuat warga resah dengan adanya PSK di jalanan,” jelas Fajar.

Menurut Fajar, penindakan ini sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2017 tentang ketertiban umum. Fajar menerangkan dalam pasal 2 melarang setiap orang memperjualkan dan memfasilitasi prostitusi. Setelah tertangkap, para PSK ini didata dan menjalani pembinaan.

“Selesai pendataan, langsung dikirim ke panti rehabilitasi di Solo. Kita sudah komunikasi dengan pihak panti,” pungkas Fajar.


Most Read

Artikel Terbaru

/