alexametrics
24 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Tujuh Mahasiswa Unisnu Jepara ikut Magang Program di Undip Semarang

SEMARANG – Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara bekerja sama dengan Universitas Diponegoro (Undip) kini tengah melaksanakan program magang. Magang itu menggandeng PLTU Tanjung Jati Jepara.

Matching Fund dirancang untuk mengakselerasi penerapan program Merdeka Belajar–Kampus Merdeka yang melibatkan dan memberikan lebih banyak kesempatan kepada mahasiswa dan dosen meningkatkan pengetahuan praktis dan keahlian mereka di DUDI.

”Ada tujuh mahasiswa Unisnu yang mengikuti program magang tersebut di bawah bimbingan UNDIP, semua nya berasal dari program studi Teknik Sipil Unisnu,” terang Prof Widayat, Ketua koordinator magang merdeka belajar Undip.


Program magang merdeka belajar ini mengambil tema “Peningkatan Experiential Learning, Hard Skills, Dan Soft Skills Mahasiswa”.

Hilirisasi produk yang berasal dari pendidikan terapan memiliki peluang untuk dikerjasamakan dalam program tersebut. Sasaranya tertuju kepada masyarakat dengan melibatkan dunia usaha.

Undip saat ini tengah mengelola kawasan hutan lindung di sekitaran Penggaron.

“Mahasiswa Unisnu kini tengah melakukan pendampingan pembangunan jalan akses paving FABA, area parkir, Laboratorium Biogas, MicroAlga, BioFuel, BrioBriket, BioPelet, rumput pakan ternak, dan kebun energi. Serta perencanaan masterplan seperti gedung kantor dan laboratorium, di kawasan KHDTK penggaron,” ungkap Prof Hadiyanto dari Undip Semarang

Baca Juga :  Festival Bahasa Unisnu Jepara Meriahkan Bulan Bahasa

Saat ini UNDIP tengah menggandeng beberapa mahasiswa Unisnu dalam program Matching Fund “Integrated Smart Farming System” untuk mendukung ketahanan energi dan pangan berkelanjutan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Hutan Penggaron.

Kegiatan magang merdeka belajar mahasiswa Unisnu selama tiga bulan di Undip disetarakan 10 SKS dengan Mata kuliah KKN, KP, Perancangan bangunan sipil dan etika profesi.

Kompetensi yang diperoleh mahasiswa UNISNU selama mengikuti program tersebut, berupa kompetensi keras (hard skills), maupun kompetensi halus (soft skills) sesuai dengan capaian pembelajaran yang diinginkan. Sebagai informasi, pembangunan objek wisata Jateng Valley ini tengah di garap kembali. Nantinya, proyek tersebut disebut menjadi destinasi wisata terbesar se-Asia Tenggara dengan luas lahan 370 hektare. (zen)

SEMARANG – Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara bekerja sama dengan Universitas Diponegoro (Undip) kini tengah melaksanakan program magang. Magang itu menggandeng PLTU Tanjung Jati Jepara.

Matching Fund dirancang untuk mengakselerasi penerapan program Merdeka Belajar–Kampus Merdeka yang melibatkan dan memberikan lebih banyak kesempatan kepada mahasiswa dan dosen meningkatkan pengetahuan praktis dan keahlian mereka di DUDI.

”Ada tujuh mahasiswa Unisnu yang mengikuti program magang tersebut di bawah bimbingan UNDIP, semua nya berasal dari program studi Teknik Sipil Unisnu,” terang Prof Widayat, Ketua koordinator magang merdeka belajar Undip.

Program magang merdeka belajar ini mengambil tema “Peningkatan Experiential Learning, Hard Skills, Dan Soft Skills Mahasiswa”.

Hilirisasi produk yang berasal dari pendidikan terapan memiliki peluang untuk dikerjasamakan dalam program tersebut. Sasaranya tertuju kepada masyarakat dengan melibatkan dunia usaha.

Undip saat ini tengah mengelola kawasan hutan lindung di sekitaran Penggaron.

“Mahasiswa Unisnu kini tengah melakukan pendampingan pembangunan jalan akses paving FABA, area parkir, Laboratorium Biogas, MicroAlga, BioFuel, BrioBriket, BioPelet, rumput pakan ternak, dan kebun energi. Serta perencanaan masterplan seperti gedung kantor dan laboratorium, di kawasan KHDTK penggaron,” ungkap Prof Hadiyanto dari Undip Semarang

Baca Juga :  Ambil Kuliah Semester Atas

Saat ini UNDIP tengah menggandeng beberapa mahasiswa Unisnu dalam program Matching Fund “Integrated Smart Farming System” untuk mendukung ketahanan energi dan pangan berkelanjutan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Hutan Penggaron.

Kegiatan magang merdeka belajar mahasiswa Unisnu selama tiga bulan di Undip disetarakan 10 SKS dengan Mata kuliah KKN, KP, Perancangan bangunan sipil dan etika profesi.

Kompetensi yang diperoleh mahasiswa UNISNU selama mengikuti program tersebut, berupa kompetensi keras (hard skills), maupun kompetensi halus (soft skills) sesuai dengan capaian pembelajaran yang diinginkan. Sebagai informasi, pembangunan objek wisata Jateng Valley ini tengah di garap kembali. Nantinya, proyek tersebut disebut menjadi destinasi wisata terbesar se-Asia Tenggara dengan luas lahan 370 hektare. (zen)

Most Read

Artikel Terbaru

/