alexametrics
21.9 C
Kudus
Thursday, June 30, 2022

KSH Semarang Usung Konsep Digital dan Green Hospital

SEMARANG – RS Keluarga Sehat III Semarang mulai dibangun. Seremoni pemasangan tiang pancang pertama dilakukan di lokasi proyek oleh jajaran Direksi dan Komisaris PT Keluarga Sehat Sampurna pekan lalu. Rencananya rumah sakit ini, bakal beroperasi pada Mei 2023 mendatang dengan mangusung konsep digital dan green hospital.

Pemasangan tiang pancang pertama, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Direktur Utama PT Keluarga Sehat Sampurna Bambang Soegiharto yang diserahkan kepada Direktur PT Nusa Raya Cipta Cabang Semarang selaku pelaksana proyek. Selanjutnya, bersama-sama menekan tombol sirine menandai dimulainya pembangunan RS Keluarga Sehat III Semarang.

RS Keluarga Sehat III Semarang berdiri di atas lahan seluas 3,1 hektare. Rencana akan dibangun dua gedung. Terdiri dari empat lantai, tower delapan lantai, serta ada bangunan pendukung untuk utility. Total investasi untuk pembangunan proyek rumah sakit ini, mencapai Rp 300 miliar.


Direktur Utama PT Keluarga Sehat Sampurna Bambang Soegiharto mengungkapkan, pembangunan RS Keluarga Sehat III Semarang telah memenuhi izin yang dibutuhkan. Pembangunan ini, ditargetkan selesai dalam jangka waktu 18 bulan. Diharapkan dapat beroperasi pada Mei 2023 mendatang.

Baca Juga :  Mau Hapus Tato Gratis? Komunitas Hijrah Solusinya

”Kami memahami kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan akan terus meningkat. Begitu pun harapan hidup yang kian bertambah. Peran pemerintah saja tak cukup untuk menangani semuanya. Berdasarkan survei kebutuhan tempat tidur pasien di Semarang masih kurang. Untuk itu, peran swasta dalam hal mewujudkan kesehatan sangat penting,” jelasnya.

Direktur Keuangan PT Keluarga Sehat Sampurna Harie Moeljono menambahkan, RS Keluarga Sehat III Semarang nantinya mengusung konsep digital hospital dan green hospital, seperti yang sudah dilakukan RS Keluarga Sehat di Pati.

Konsep digital hospital ini, merupakan tuntutan atau tren pelayanan di bidang IT untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan yang dibutuhkan. Seperti pendaftaran rawat jalan dan informasi-informasi yang dibutuhkan.

”Untuk konsep green hospital, banyak dikaitkan dalam banyak hal. Secara umum mungkin orang melihat rumah sakit ini dengan lahan yang luas. Dilengkapi dengan taman-taman dan sebagainya. Secara konsep green hospital kami akan melakukan efisiensi untuk mengurangi dampak lingkungan dengan mengelola limbah B-3 dengan baik sesuai dengan peraturan pemerintah,” imbuhnya. (aua/lin)






Reporter: Achmad Ulil Albab

SEMARANG – RS Keluarga Sehat III Semarang mulai dibangun. Seremoni pemasangan tiang pancang pertama dilakukan di lokasi proyek oleh jajaran Direksi dan Komisaris PT Keluarga Sehat Sampurna pekan lalu. Rencananya rumah sakit ini, bakal beroperasi pada Mei 2023 mendatang dengan mangusung konsep digital dan green hospital.

Pemasangan tiang pancang pertama, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Direktur Utama PT Keluarga Sehat Sampurna Bambang Soegiharto yang diserahkan kepada Direktur PT Nusa Raya Cipta Cabang Semarang selaku pelaksana proyek. Selanjutnya, bersama-sama menekan tombol sirine menandai dimulainya pembangunan RS Keluarga Sehat III Semarang.

RS Keluarga Sehat III Semarang berdiri di atas lahan seluas 3,1 hektare. Rencana akan dibangun dua gedung. Terdiri dari empat lantai, tower delapan lantai, serta ada bangunan pendukung untuk utility. Total investasi untuk pembangunan proyek rumah sakit ini, mencapai Rp 300 miliar.

Direktur Utama PT Keluarga Sehat Sampurna Bambang Soegiharto mengungkapkan, pembangunan RS Keluarga Sehat III Semarang telah memenuhi izin yang dibutuhkan. Pembangunan ini, ditargetkan selesai dalam jangka waktu 18 bulan. Diharapkan dapat beroperasi pada Mei 2023 mendatang.

Baca Juga :  Motor Rem Blong Tabrak Toyota Fortuner, Ibu dan Anak Tewas

”Kami memahami kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan akan terus meningkat. Begitu pun harapan hidup yang kian bertambah. Peran pemerintah saja tak cukup untuk menangani semuanya. Berdasarkan survei kebutuhan tempat tidur pasien di Semarang masih kurang. Untuk itu, peran swasta dalam hal mewujudkan kesehatan sangat penting,” jelasnya.

Direktur Keuangan PT Keluarga Sehat Sampurna Harie Moeljono menambahkan, RS Keluarga Sehat III Semarang nantinya mengusung konsep digital hospital dan green hospital, seperti yang sudah dilakukan RS Keluarga Sehat di Pati.

Konsep digital hospital ini, merupakan tuntutan atau tren pelayanan di bidang IT untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan yang dibutuhkan. Seperti pendaftaran rawat jalan dan informasi-informasi yang dibutuhkan.

”Untuk konsep green hospital, banyak dikaitkan dalam banyak hal. Secara umum mungkin orang melihat rumah sakit ini dengan lahan yang luas. Dilengkapi dengan taman-taman dan sebagainya. Secara konsep green hospital kami akan melakukan efisiensi untuk mengurangi dampak lingkungan dengan mengelola limbah B-3 dengan baik sesuai dengan peraturan pemerintah,” imbuhnya. (aua/lin)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/