alexametrics
24 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Brebes Kembali PPKM Level 4, Ganjar: Habiskan Stok Vaksin Sehari

SEMARANG – Brebes masuk kategori PPKM level empat lagi. Daerah yang dikenal sebagai Kota Bawang itu pun diminta lebih mengetatkan protokol kesehatan. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan, turunnya level PPKM suatu daerah bukan berarti bebas berkegiatan tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

“Iya mungkin (naik level lagi) memang (karena) tidak disiplin. Maka semua saya omongkan tidak hanya Brebes ya, jangan euforia dulu,” tegas Ganjar di kantornya, Selasa (14/9).

Ganjar mengatakan, testing tetap harus berjalan meski level PPKM suatu daerah turun. Ganjar tak memungkiri jika psikologis masyarakat menjadi gembira ketika mengetahui level PPKM di daerahnya turun.


“Nah kalau gembira ini kemudian tidak disiplin ini bahaya. Kami masih mengawasi terus di beberapa daerah agar mereka ketat,” ucapnya.

Pengawasan ketat itu dilakukan, lanjut Ganjar, karena dirinya mulai menerima laporan penyelenggaraan kegiatan di beberapa daerah yang tidak memenuhi protokol kesehatan. Gubernur mengambil contoh ketika dirinya membubarkan acara di Grobogan.

Baca Juga :  99 Persen Warga Binaan Rutan Telah Divaksin

Kembali naiknya level PPKM, menurut Ganjar, juga dipengaruhi vaksinasi yang belum tinggi. Maka, dia meminta agar tiap daerah bisa menghabiskan stok vaksin yang diterima dalam sehari.

“Ini Sragen bisa maka yang lain harus bisa. Sehari anda terima, maka hari itu juga habis dan itu ternyata nggak cukup sulit. Karena dia harus memetakan saja titik-titik untuk vaksinnya, termasuk vaksinatornya. Ini hanya butuh satu saja, mau. Nanti kalau cepet, aman,” tegasnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Brebes menjadi salah satu dari tiga daerah di Jawa-Bali yang masih harus menerapkan PPKM Level 4. Hal itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam (Inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali pada Selasa (14/9/2021). (pemprov jateng)

 

SEMARANG – Brebes masuk kategori PPKM level empat lagi. Daerah yang dikenal sebagai Kota Bawang itu pun diminta lebih mengetatkan protokol kesehatan. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan, turunnya level PPKM suatu daerah bukan berarti bebas berkegiatan tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

“Iya mungkin (naik level lagi) memang (karena) tidak disiplin. Maka semua saya omongkan tidak hanya Brebes ya, jangan euforia dulu,” tegas Ganjar di kantornya, Selasa (14/9).

Ganjar mengatakan, testing tetap harus berjalan meski level PPKM suatu daerah turun. Ganjar tak memungkiri jika psikologis masyarakat menjadi gembira ketika mengetahui level PPKM di daerahnya turun.

“Nah kalau gembira ini kemudian tidak disiplin ini bahaya. Kami masih mengawasi terus di beberapa daerah agar mereka ketat,” ucapnya.

Pengawasan ketat itu dilakukan, lanjut Ganjar, karena dirinya mulai menerima laporan penyelenggaraan kegiatan di beberapa daerah yang tidak memenuhi protokol kesehatan. Gubernur mengambil contoh ketika dirinya membubarkan acara di Grobogan.

Baca Juga :  Pamit Mancing, Seorang Warga di Kendal Ditemukan Tewas Tenggelam

Kembali naiknya level PPKM, menurut Ganjar, juga dipengaruhi vaksinasi yang belum tinggi. Maka, dia meminta agar tiap daerah bisa menghabiskan stok vaksin yang diterima dalam sehari.

“Ini Sragen bisa maka yang lain harus bisa. Sehari anda terima, maka hari itu juga habis dan itu ternyata nggak cukup sulit. Karena dia harus memetakan saja titik-titik untuk vaksinnya, termasuk vaksinatornya. Ini hanya butuh satu saja, mau. Nanti kalau cepet, aman,” tegasnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Brebes menjadi salah satu dari tiga daerah di Jawa-Bali yang masih harus menerapkan PPKM Level 4. Hal itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam (Inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali pada Selasa (14/9/2021). (pemprov jateng)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/