alexametrics
31.5 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Kelebihan Beban, Jembatan Jalan Surya di Solo Amblas

SOLO – Jembatan di Jalan Surya, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres ambles kemarin. Diduga jalan ini kerap dilintasi truk bermuatan besar karena proyek Jembatan Jonasan belum rampung.

“Kemarin (Sabtu (11/12) malam saya dapat info dari Limnas Jagalan, kalau aspal di jembatan Jalan Surya amblas 50 sentimeter. Kebetulan rumah saya dekat, saya cek ternyata benar,” kata Y.F. Sukasno, ketua Komisi III DPRD Kota Surakarta, Minggu (12/12).

Sukasno mengatakan  karena ruas jalan rusak, akses menuju ruas jembatan itu ditutup sementara. Hanya sepeda motor yang diizinkan melintas. Ukuran jembatan memang kecil namun selama ini digunakan untuk melintas truk-truk bertonase besar selama pembangunan Jembatan Jonasan belum kelar.


“Dishub langsung menutup lokasi. Hanya sepeda motor yang bisa lewat, sedangkan angkutan feeder lewat Kampung Wonosaren yang padat penduduk. Ini sudah saya laporkan langsung ke DPU PR,” ujarnya.

Disinggung soal perkembanhan pembangunan Jembatan Jonasan, Sukasno mengatakan, dari hasil sidak komisi III  pada Jumat (10/12) lalu, kontraktor meminta perpanjangan pengerjaan hingga Sabtu (18/12).

“Beberapa belum digarap, antara lain pengaspalan, pembuatan pilar buk kanan dan kiri, kemudian trotoar, pemasangan motif, serta pengerjaan talut penguat bawah jembatan. Karena air kali naik maka untuk talut ini belum bisa dikerjakan,” ujar Sukasno.

Baca Juga :  Keren, Siswa SDN 2 Butuhan Klaten Bikin Automatic Ozone Machine

Kondiri rusaknya jembatan jalan Surya dibenarkan oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Murjoko. Dia mengatakan, kondisi ini terjadi sebab sejak Jembatan Jonasan diperbaiki, seluruh kendaraan melintas di ruas jalan itu.

“Pilar jembatannya sudah ambles dan sangat membahayakan. Maka kemarin akses ditutup. Mobil dialihkan memutar lewat Jalan Kolonel Sutarto,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Terpisah Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Surakarta Nur Basuki membenarkan ada laporan amblasnya jembatan di Jalan Surya. Jembatan itu cukup vital karena merupakan akses menuju jalan utama.

“Setelah dapat laporan, hari ini (kemarin) langsung kami kerjakan. Kami robohkan dulu, terus dibangun ulang. Pembongkaran butuh waktu tiga sampai lima hari. Anggaran diambilkan dari pemeliharaan jalan APBD 2021,” ujarnya. (atn/bun/dam/radar solo)

SOLO – Jembatan di Jalan Surya, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres ambles kemarin. Diduga jalan ini kerap dilintasi truk bermuatan besar karena proyek Jembatan Jonasan belum rampung.

“Kemarin (Sabtu (11/12) malam saya dapat info dari Limnas Jagalan, kalau aspal di jembatan Jalan Surya amblas 50 sentimeter. Kebetulan rumah saya dekat, saya cek ternyata benar,” kata Y.F. Sukasno, ketua Komisi III DPRD Kota Surakarta, Minggu (12/12).

Sukasno mengatakan  karena ruas jalan rusak, akses menuju ruas jembatan itu ditutup sementara. Hanya sepeda motor yang diizinkan melintas. Ukuran jembatan memang kecil namun selama ini digunakan untuk melintas truk-truk bertonase besar selama pembangunan Jembatan Jonasan belum kelar.

“Dishub langsung menutup lokasi. Hanya sepeda motor yang bisa lewat, sedangkan angkutan feeder lewat Kampung Wonosaren yang padat penduduk. Ini sudah saya laporkan langsung ke DPU PR,” ujarnya.

Disinggung soal perkembanhan pembangunan Jembatan Jonasan, Sukasno mengatakan, dari hasil sidak komisi III  pada Jumat (10/12) lalu, kontraktor meminta perpanjangan pengerjaan hingga Sabtu (18/12).

“Beberapa belum digarap, antara lain pengaspalan, pembuatan pilar buk kanan dan kiri, kemudian trotoar, pemasangan motif, serta pengerjaan talut penguat bawah jembatan. Karena air kali naik maka untuk talut ini belum bisa dikerjakan,” ujar Sukasno.

Baca Juga :  Harga Kubis dan Wortel di Pasar Tradisional Klaten, Begini Masalahnya

Kondiri rusaknya jembatan jalan Surya dibenarkan oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Murjoko. Dia mengatakan, kondisi ini terjadi sebab sejak Jembatan Jonasan diperbaiki, seluruh kendaraan melintas di ruas jalan itu.

“Pilar jembatannya sudah ambles dan sangat membahayakan. Maka kemarin akses ditutup. Mobil dialihkan memutar lewat Jalan Kolonel Sutarto,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Terpisah Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Surakarta Nur Basuki membenarkan ada laporan amblasnya jembatan di Jalan Surya. Jembatan itu cukup vital karena merupakan akses menuju jalan utama.

“Setelah dapat laporan, hari ini (kemarin) langsung kami kerjakan. Kami robohkan dulu, terus dibangun ulang. Pembongkaran butuh waktu tiga sampai lima hari. Anggaran diambilkan dari pemeliharaan jalan APBD 2021,” ujarnya. (atn/bun/dam/radar solo)

Most Read

Artikel Terbaru

/