alexametrics
26.9 C
Kudus
Saturday, January 22, 2022

Jokowi Mania Bakal Lapor Balik Dosen UNJ, Gibran: Raksah, Jarke Wae

SOLO – Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming meminta Relawan Jokowi Mania (Joman) agar mengurungkan niat untuk melaporkan balik Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun ke Polda Metro Jaya.

Menurutnya upaya pelaporan balik itu tak perlu dilakukan lantaran dirinya tak merasa bersalah atas laporan yang dilayangkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut.

Sekadar informasi, rencana melaporkan balik Ubedilah ke Polda Metro Jaya diungkap Pengacara Ketua Umum Relawan Joman Immanuel Ebenezer, Bambang Sri Pujo, Kamis (13/1) atas pencemaran nama baik terhadap dirinya dan sang adik, Kaesang Pangarep atas laporan dugaan korupsi ke KPK. Gibran meminta agar Joman mengurungkan niatnya dan tidak memperkeruh suasana.

“Saya menghimbau Relawan Joman tidak melaporkan balik dia (Ubedilah). Ora usah (tidak perlu) lah. Jarke wae,” kata dia Jumat (14/1) pagi.

Baca Juga :  Soal Dugaan Korupsi Gibran dan Kaesang, KPK Masih Telaah Laporan

Ia mengatakan tudingan korupsi dan pencucian uang yang dialamatkan kepadanya dan Kaesang sebaiknya dibiarkan saja. Dengan tak menggubris laporan yang salah alamat itu, isu dugaan korupsi itu bakal hilang dengan sendirinya. “Tekne wae rak bosen (dibiarkan saja lama-lama juga bosan). Beritanya juga sudah sepi kok,” hemat Gibran.

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu yakin dirinya dan sang adik tak bersalah atas laporan itu. Mengingat sang pelapor juga tidak memiliki bukti kuat terkait dugaan korupsi itu. “Aku ora salah, jadi tidak perlu melapor balik (Ubedilah). Fokus kerja saja. Saya tidak merasa tercemar kok. Kalau saya nyolong (mencuri), itu baru tercemar,” tegas dia. (ves/dam)






Reporter: Antara News

SOLO – Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming meminta Relawan Jokowi Mania (Joman) agar mengurungkan niat untuk melaporkan balik Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun ke Polda Metro Jaya.

Menurutnya upaya pelaporan balik itu tak perlu dilakukan lantaran dirinya tak merasa bersalah atas laporan yang dilayangkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut.

Sekadar informasi, rencana melaporkan balik Ubedilah ke Polda Metro Jaya diungkap Pengacara Ketua Umum Relawan Joman Immanuel Ebenezer, Bambang Sri Pujo, Kamis (13/1) atas pencemaran nama baik terhadap dirinya dan sang adik, Kaesang Pangarep atas laporan dugaan korupsi ke KPK. Gibran meminta agar Joman mengurungkan niatnya dan tidak memperkeruh suasana.

“Saya menghimbau Relawan Joman tidak melaporkan balik dia (Ubedilah). Ora usah (tidak perlu) lah. Jarke wae,” kata dia Jumat (14/1) pagi.

Baca Juga :  Terkuak! Prostitusi Online di Semarang Libatkan Anak di Bawah Umur

Ia mengatakan tudingan korupsi dan pencucian uang yang dialamatkan kepadanya dan Kaesang sebaiknya dibiarkan saja. Dengan tak menggubris laporan yang salah alamat itu, isu dugaan korupsi itu bakal hilang dengan sendirinya. “Tekne wae rak bosen (dibiarkan saja lama-lama juga bosan). Beritanya juga sudah sepi kok,” hemat Gibran.

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu yakin dirinya dan sang adik tak bersalah atas laporan itu. Mengingat sang pelapor juga tidak memiliki bukti kuat terkait dugaan korupsi itu. “Aku ora salah, jadi tidak perlu melapor balik (Ubedilah). Fokus kerja saja. Saya tidak merasa tercemar kok. Kalau saya nyolong (mencuri), itu baru tercemar,” tegas dia. (ves/dam)






Reporter: Antara News

Most Read

Artikel Terbaru