alexametrics
26.9 C
Kudus
Saturday, January 22, 2022

Sasar 47 Ribu Lansia, Vaksinasi Booster di Kota Solo Mulai Besok

SOLO – Vaksinasi booster di Kota Solo mulai digeber Jumat besok (14/1). Pemberian vaksinasi dosis ketiga itu bakal menggunakan vaksin AstraZeneca. Sasaran pertama akan menyentuh 47 ribu lanjut usia (lansia).

“Tadi malam (Selasa) sudah koordinasi (dengan pemerintah pusat). Kick off mulai 12 Januari. Tapi di Solo baru mulai 14 Januari besok,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surakarta Siti Wahyuningsih, Rabu (12/1).

Perempuan yang disapa Ning ini mengatakan, vaksinasi booster mulai dilakukan pada Jumat (14/1) besok dengan mekanisme menyesuaikan arahan dari Kementerian Kesehatan. Sesuai pedoman pemberian vaksinasi, booster ini diprioritaskan untuk kelompok lansia.

Berdasarkan pemetaan, sedikitnya ada 47 ribu lansia yang memenuhi syarat penerimaan vaksinasi tersebut. Lansia yang memenuhi syarat minimal enam bulan setelah pemberian dosis kedua.

“Sementara ini kami punya AstraZeneca sebanyak 200 dosis untuk 400 sasaran. Tapi siapa tahu mungkin akan dapat tambahan lagi,” papar dia.

Untuk mekanisme vaksinasi, dinkes mulai koordinasi intens dengan kelurahan. Ini penting dilakukan agar tepat sasaran. Mengingat basis data warga ada di kelurahan dan kecamatan.

“Nanti kami minta bantuan lurah dan camat. Intinya kami memberikan booster ke masyarakat sesuai dengan arahan presiden, semua gratis,” kata wanita dia.

Baca Juga :  Kades di Kendal Mengaku Tidak Sengaja Korupsi Dana Desa

Pelaksanaan vaksinasi booster akan dilakukan di fasilitas layanan kesehatan (faskes) seperti puskesmas dan rumah sakit yang biasa memberikan vaksinasi atau bertugas sebagai vaksinator dalam program imunisasi Covid-19. Dinkes meminta masyarakat sabar dalam penjadwalan vaksinasi booster ini. Bisa dipastikan semua orang berusia 18 tahun ke atas akan mendapatkannya.

“Jadi tidak bisa bareng-bareng. Masyarakat sabar saja. Begitu ada vaksin langsung kami berikan, pasti semua dapat. Nanti kami atur kembali seperti tahap pertama. Nggak usah khawatir, ditunggu. Ini kami juga selesaikan sekolah,” papar dia.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka bakal mengajukan permintaan tambahan dosis vaksin pada pemerintah pusat mengingat keterbatasan stok vaksin saat ini. Selain itu, Pemkot Surakarta juga akan berkoordinasi dengan kabupaten sekitar yang masih memiliki vaksin jenis AstraZeneca maupun Pfizer yang belum digunakan sampai saat ini.

“Nanti kami minta tambahan untuk AstraZeneca atau Pfizer. Setelah vaksinasi pertama itu akan terus dilakukan seperti biasa, tapi tergantung jumlah ketersediaan vaksinnya juga. Tapi tenang aja, kami selalu paling cepat kok,” imbuh Gibran. (ves/bun/dam)

SOLO – Vaksinasi booster di Kota Solo mulai digeber Jumat besok (14/1). Pemberian vaksinasi dosis ketiga itu bakal menggunakan vaksin AstraZeneca. Sasaran pertama akan menyentuh 47 ribu lanjut usia (lansia).

“Tadi malam (Selasa) sudah koordinasi (dengan pemerintah pusat). Kick off mulai 12 Januari. Tapi di Solo baru mulai 14 Januari besok,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surakarta Siti Wahyuningsih, Rabu (12/1).

Perempuan yang disapa Ning ini mengatakan, vaksinasi booster mulai dilakukan pada Jumat (14/1) besok dengan mekanisme menyesuaikan arahan dari Kementerian Kesehatan. Sesuai pedoman pemberian vaksinasi, booster ini diprioritaskan untuk kelompok lansia.

Berdasarkan pemetaan, sedikitnya ada 47 ribu lansia yang memenuhi syarat penerimaan vaksinasi tersebut. Lansia yang memenuhi syarat minimal enam bulan setelah pemberian dosis kedua.

“Sementara ini kami punya AstraZeneca sebanyak 200 dosis untuk 400 sasaran. Tapi siapa tahu mungkin akan dapat tambahan lagi,” papar dia.

Untuk mekanisme vaksinasi, dinkes mulai koordinasi intens dengan kelurahan. Ini penting dilakukan agar tepat sasaran. Mengingat basis data warga ada di kelurahan dan kecamatan.

“Nanti kami minta bantuan lurah dan camat. Intinya kami memberikan booster ke masyarakat sesuai dengan arahan presiden, semua gratis,” kata wanita dia.

Baca Juga :  Tujuh Daerah di Jateng Diminta Tingkatkan Vaksinasi Dua Kali Lipat

Pelaksanaan vaksinasi booster akan dilakukan di fasilitas layanan kesehatan (faskes) seperti puskesmas dan rumah sakit yang biasa memberikan vaksinasi atau bertugas sebagai vaksinator dalam program imunisasi Covid-19. Dinkes meminta masyarakat sabar dalam penjadwalan vaksinasi booster ini. Bisa dipastikan semua orang berusia 18 tahun ke atas akan mendapatkannya.

“Jadi tidak bisa bareng-bareng. Masyarakat sabar saja. Begitu ada vaksin langsung kami berikan, pasti semua dapat. Nanti kami atur kembali seperti tahap pertama. Nggak usah khawatir, ditunggu. Ini kami juga selesaikan sekolah,” papar dia.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka bakal mengajukan permintaan tambahan dosis vaksin pada pemerintah pusat mengingat keterbatasan stok vaksin saat ini. Selain itu, Pemkot Surakarta juga akan berkoordinasi dengan kabupaten sekitar yang masih memiliki vaksin jenis AstraZeneca maupun Pfizer yang belum digunakan sampai saat ini.

“Nanti kami minta tambahan untuk AstraZeneca atau Pfizer. Setelah vaksinasi pertama itu akan terus dilakukan seperti biasa, tapi tergantung jumlah ketersediaan vaksinnya juga. Tapi tenang aja, kami selalu paling cepat kok,” imbuh Gibran. (ves/bun/dam)

Most Read

Artikel Terbaru