alexametrics
23.5 C
Kudus
Thursday, July 7, 2022

Dosis Pertama di Atas 70 persen, Siap Vaksinasi Anak

GROBOGAN – Vaksinasi dosis pertama di Grobogan sudah mencapai 74 persen per Sabtu (11/12). Dengan capaian itu, otoritas kesehatan setempat pun diperbolehkan melakukan vaksinasi terhadap anak. Yakni mereka yang berusia antara 6-11 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan Slamet Widodo menyebut, selain syarat capaian vaksinasi telah dosis pertama telah 70 persen, capaian vaksinasi lansia juga minimal 60 persen. Adapun vaksinasi untuk anak itu bisa dilakukan di puskemas, pos vaksinasi, serta sistem drive thru.

”Untuk jenis vaksinnya sinovac. Sedangkan jenis lain masih menunggu keputusan dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan, Red),” kata Slamet.


Lebih lanjut, dalam kesimpulan sosialisasi vaksinasi itu diterangkan, teknis pelaksanaan vaksinasi anak sama dengan vaksinasi pada umumnya. Bedanya, interval antara dosis pertama dan kedua yakni minimal 28 hari. Selain itu, pelaksanaan vaksin Covid-19 untuk anak ini tidak boleh bersamaan dengan vaksinasi bulan imunisasi anak sekolah (BIAS).

Baca Juga :  Tindaklanjuti Aturan PPKM Level 3, Pemkot Surakarta Siap Terapkan Lockdown

”Pelaksanaan agar tidak bersamaan dengan vaksinasi BIAS untuk menghindari KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi),” tambah Slamet.

Untuk diketahui, capaian vaksinasi dosis pertama Kabupaten Grobogan per Sabtu (11/12) sudah mencapai 74 persen. Sedangkan, untuk dosis kedua baru di angka 45 persen. Meski begitu, untuk kategori lansia serta pelayan publik telah mencapai masing-masing 90 persen. (ful)

GROBOGAN – Vaksinasi dosis pertama di Grobogan sudah mencapai 74 persen per Sabtu (11/12). Dengan capaian itu, otoritas kesehatan setempat pun diperbolehkan melakukan vaksinasi terhadap anak. Yakni mereka yang berusia antara 6-11 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan Slamet Widodo menyebut, selain syarat capaian vaksinasi telah dosis pertama telah 70 persen, capaian vaksinasi lansia juga minimal 60 persen. Adapun vaksinasi untuk anak itu bisa dilakukan di puskemas, pos vaksinasi, serta sistem drive thru.

”Untuk jenis vaksinnya sinovac. Sedangkan jenis lain masih menunggu keputusan dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan, Red),” kata Slamet.

Lebih lanjut, dalam kesimpulan sosialisasi vaksinasi itu diterangkan, teknis pelaksanaan vaksinasi anak sama dengan vaksinasi pada umumnya. Bedanya, interval antara dosis pertama dan kedua yakni minimal 28 hari. Selain itu, pelaksanaan vaksin Covid-19 untuk anak ini tidak boleh bersamaan dengan vaksinasi bulan imunisasi anak sekolah (BIAS).

Baca Juga :  Airlangga Prioritaskan Vaksinasi Anak, Akselerasi Sekolah Tatap Muka

”Pelaksanaan agar tidak bersamaan dengan vaksinasi BIAS untuk menghindari KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi),” tambah Slamet.

Untuk diketahui, capaian vaksinasi dosis pertama Kabupaten Grobogan per Sabtu (11/12) sudah mencapai 74 persen. Sedangkan, untuk dosis kedua baru di angka 45 persen. Meski begitu, untuk kategori lansia serta pelayan publik telah mencapai masing-masing 90 persen. (ful)


Most Read

Artikel Terbaru

/