alexametrics
27.5 C
Kudus
Monday, July 4, 2022

Laka di Ngaliyan Semarang, Sopir Terjepit di Kabin Truk

SEMARANG – Sopir truk tronton itu merintih kesakitan akibat terjepit di dalam kabin truk yang mengalami kecelakaan dengan truk lainnya di Jalan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Kamis (9/12) pukul 16.00. Proses evakuasi berlangsung dramatis. Warga sekitar lokasi kecelakaan sempat memberikan minum air mineral kepada sopir tersebut.

Setelah dilakukan berbagai upaya, korban berhasil dievakuasi melalui pintu samping sopir. Ricky Tampati, laki-laki warga Jalan Kampung Cengal, Karacak Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat, merasa lega setelah berhasil dievakuasi oleh warga keluar dari kabin truk.

“Bersyukur hanya luka ringan di kaki dan telapak tangan lecet sedikit. Sopirnya tadi berhasil dievakusi ya sekitar 15 menitan,” kata saksi di lokasi kejadian Triyanto kepada Jawa Pos Radar Semarang Kamis (9/12) kemarin.


Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Semarang, kecelakaan ini bermula saat truk tronton Mitsubishi warna Orange dengan nomor polisi (nopol) B-9376-FYT yang disopiri korban melaju dari BSB menuju Ngaliyan atau dari selatan ke utara. Tiba-tiba sampai di lokasi, tepatnya Jalan Silayur yang kondisinya menurun, hilang kendali dan menabrak truk di depannya yang melaju dari arah yang sama. Persisnya di depan RS Permata Medika.

Baca Juga :  SMKN Jateng - Baznas Gelar Pelatihan Skill bagi Penyandang Disabilitas

“Beruntung depannya ada truk molen. Akhirnya menabrak bokong truk molen itu. Mungkin remnya blong,” katanya.

Akibat benturan tersebut, bodi depan truk tronton masih menyangkut di bokong truk molen. Kemudian truk tersebut ditarik ke tepi jalan. Menurutnya, saat kejadian banyak kendaraan sepeda motor yang melintas. Beruntungnya, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya kerugian materiil.

“Sopirnya juga cekatan tidak banting stir ke kanan karena banyak pemotor. Mungkin sengaja dikenakan bokong truk depannya, supaya tidak mengenai kendaraan lain,” ujarnya.

Atas kejadian ini, truk tronton mengalami rusak parah pada kabin depan. Sedangkan truk molen tak mengalami kerusakan parah. Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di jalur tersebut sempat padat merayap.

“Truk molen langsung pergi, tidak minta ganti rugi. Mungkin karena kerusakan tak parah,” katanya. Pihak kepolisian yang mendapat laporan langsung menuju lokasi dan mengamankan arus lalulintas. Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit mengaku belum mengetahui satu truk yang terlibat kecelakaan, karena telah meninggalkan lokasi.

“Diduga truk tronton mengalami rem tidak berfungsi sehingga terjadi kecelakaan dengan truk molen yang melaju searah di depannya. Korban jiwa tidak ada,” katanya. (mha/ida)

SEMARANG – Sopir truk tronton itu merintih kesakitan akibat terjepit di dalam kabin truk yang mengalami kecelakaan dengan truk lainnya di Jalan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Kamis (9/12) pukul 16.00. Proses evakuasi berlangsung dramatis. Warga sekitar lokasi kecelakaan sempat memberikan minum air mineral kepada sopir tersebut.

Setelah dilakukan berbagai upaya, korban berhasil dievakuasi melalui pintu samping sopir. Ricky Tampati, laki-laki warga Jalan Kampung Cengal, Karacak Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat, merasa lega setelah berhasil dievakuasi oleh warga keluar dari kabin truk.

“Bersyukur hanya luka ringan di kaki dan telapak tangan lecet sedikit. Sopirnya tadi berhasil dievakusi ya sekitar 15 menitan,” kata saksi di lokasi kejadian Triyanto kepada Jawa Pos Radar Semarang Kamis (9/12) kemarin.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Semarang, kecelakaan ini bermula saat truk tronton Mitsubishi warna Orange dengan nomor polisi (nopol) B-9376-FYT yang disopiri korban melaju dari BSB menuju Ngaliyan atau dari selatan ke utara. Tiba-tiba sampai di lokasi, tepatnya Jalan Silayur yang kondisinya menurun, hilang kendali dan menabrak truk di depannya yang melaju dari arah yang sama. Persisnya di depan RS Permata Medika.

Baca Juga :  Gubernur Ganjar Ajak Pengusaha Senior dan Perintis Berkolaborasi

“Beruntung depannya ada truk molen. Akhirnya menabrak bokong truk molen itu. Mungkin remnya blong,” katanya.

Akibat benturan tersebut, bodi depan truk tronton masih menyangkut di bokong truk molen. Kemudian truk tersebut ditarik ke tepi jalan. Menurutnya, saat kejadian banyak kendaraan sepeda motor yang melintas. Beruntungnya, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya kerugian materiil.

“Sopirnya juga cekatan tidak banting stir ke kanan karena banyak pemotor. Mungkin sengaja dikenakan bokong truk depannya, supaya tidak mengenai kendaraan lain,” ujarnya.

Atas kejadian ini, truk tronton mengalami rusak parah pada kabin depan. Sedangkan truk molen tak mengalami kerusakan parah. Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di jalur tersebut sempat padat merayap.

“Truk molen langsung pergi, tidak minta ganti rugi. Mungkin karena kerusakan tak parah,” katanya. Pihak kepolisian yang mendapat laporan langsung menuju lokasi dan mengamankan arus lalulintas. Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit mengaku belum mengetahui satu truk yang terlibat kecelakaan, karena telah meninggalkan lokasi.

“Diduga truk tronton mengalami rem tidak berfungsi sehingga terjadi kecelakaan dengan truk molen yang melaju searah di depannya. Korban jiwa tidak ada,” katanya. (mha/ida)

Most Read

Artikel Terbaru

/