alexametrics
25.5 C
Kudus
Friday, May 27, 2022

Hujan Deras, Talut Jalan di Ungaran Ambrol 10 Meter

UNGARAN – Talut bahu jalan sepanjang kurang lebih 10 meter di Dusun Ngepringan, Desa Duren ambrol. Itu akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tengaran pada Selasa (9/11/2021).

Sekdes Duren Agus Muthoin ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Talut yang ambrol tersebut menimpa area persawahan warga. “Ambrolnya sekitar pukul 14.00. Beruntung tidak ada korban jiwa. Tapi memang padi warga yang kena timbunan materialnya,” jelasnya.

Agus menambahkan, pihaknya sudah koordinasi dengan pihak terkait dan akan segera ditindak lanjuti. BPBD pun sudah melakukan pembersihan. Dijelaskan Agus bangunan talut bahu jalan tersebut dulunya dibangun melalui progam PNPM sekitar tahun 2013/2014.


“Masih menunggu hasil survei dari dinas terkait. Kalau tidak dianggarkan di APBD nanti diusaha dianggarkan di tahun 2022 dengan Dana Desa (DD),” lanjutnya.

Baca Juga :  Napi Cuci Uang Narkoba Rp 4 Miliar dari Lapas, Ini Kronologinya

Sementara itu Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto menjelaskan sebelumnya sudah terlihat retakan di jalan tersebut. Namun tidak segera diperbaiki. Saat ini oleh tim BPBD jalan tersebut ditutup setelahnya. Sehingga hanya bisa dilalui satu kendaraan.

“Kita sudah bersihkan. Jalan juga ditutup setengah. Setelah ini pihak DPU yang akan mengambil keputusan,” timpalnya. (jpr)






Reporter: Radar Semarang

UNGARAN – Talut bahu jalan sepanjang kurang lebih 10 meter di Dusun Ngepringan, Desa Duren ambrol. Itu akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tengaran pada Selasa (9/11/2021).

Sekdes Duren Agus Muthoin ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Talut yang ambrol tersebut menimpa area persawahan warga. “Ambrolnya sekitar pukul 14.00. Beruntung tidak ada korban jiwa. Tapi memang padi warga yang kena timbunan materialnya,” jelasnya.

Agus menambahkan, pihaknya sudah koordinasi dengan pihak terkait dan akan segera ditindak lanjuti. BPBD pun sudah melakukan pembersihan. Dijelaskan Agus bangunan talut bahu jalan tersebut dulunya dibangun melalui progam PNPM sekitar tahun 2013/2014.

“Masih menunggu hasil survei dari dinas terkait. Kalau tidak dianggarkan di APBD nanti diusaha dianggarkan di tahun 2022 dengan Dana Desa (DD),” lanjutnya.

Baca Juga :  Sikapi Banjir, Bupati Kudus Minta Jajarannya Lakukan Penanganan Segera

Sementara itu Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto menjelaskan sebelumnya sudah terlihat retakan di jalan tersebut. Namun tidak segera diperbaiki. Saat ini oleh tim BPBD jalan tersebut ditutup setelahnya. Sehingga hanya bisa dilalui satu kendaraan.

“Kita sudah bersihkan. Jalan juga ditutup setengah. Setelah ini pihak DPU yang akan mengambil keputusan,” timpalnya. (jpr)






Reporter: Radar Semarang

Most Read

Artikel Terbaru

/