alexametrics
30.5 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Pemprov Jateng Berangkatkan 484 Pemudik Gratis dengan Kereta Api

SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng memberangkatkan 484 penumpang yang mengikuti program balik gratis menggunakan Kereta Tawang Jaya di Stasiun Poncol Semarang Minggu (8/5). Program itu diperuntukkan untuk pemudik yang warga Jateng hendak kembali ke perantauan di luar daerah untuk mengais rezeki.

Pukul 10.00, semua penumpang sudah mengisi empat gerbong yang disediakan. Setiap gerbong terdiri atas 106 penumpang. Dengan fasilitas balik gratis menggunakan moda transportasi kereta, Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno berharap mampu menekan angka kemacetan. “Tentu saja dengan kereta lebih nyaman dan lebih lancar,” tandasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang (Jawa Pos Radar Grup).

Pihaknya mengakui kuota mudik gratis kali tahun ini tak sebanyak tahun-tahun sebelumnya lantaran persiapan yang mendadak. Hal itu disebabkan kondisi pandemi Covid-19 yang belum usai sempat menjadi pertimbangan mudik Lebaran 2022. Beberapa pemerintah kabupaten (pemkab) atau pemerintah kota (pemkot) pun belum menganggarkan biaya mudik.


Meski begitu ia mengapresiasi Baznas Jateng, Bank Jateng, dan jajaran lainnya yang memberikan dukungan dana untuk melancarkan kembali program tersebut. Akses mudik gratis terbilang mudah. Pendaftaran dapat dilakukan secara online. “Saya sampai sini tinggal cetak kode booking, terus masuk,” ujar Desi seorang pemudik asal Kendal yang tengah menggendong anaknya di dalam gerbong kereta.

Baca Juga :  Usai Daring, Puluhan Jurnalis Ikuti Pelatihan Media Digital via Luring

Ini merupakan pertama kalinya bagi Desi dan empat anggota keluarganya mengikuti mudik dan balik gratis dari Pemprov Jateng. Biasanya ia dan keluarga pulang menggunakan moda transportasi bus dengan biaya mandiri.

Ia sudah berangkat sejak 06.30 dari Pegandon Kendal ke Stasiun Poncol demi mengantisipasi antrean atau kemacetan. Desi sangat bersyukur, program balik gratis tersebut sangat membantu perekonomian keluarganya. Sehingga dananya dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Sumarno bersama Kepala Dishub Jateng Henggar Budi, Kepala Baznas Jateng Ahmad Daroji, Kepala Paguyuban Mudik Gratis, dan pejabat KAI lainnya berkeliling gerbong menyapa para penumpang.

Di gerbong tujuh Sumarno menjumpai penumpang asal Ngawi yang hendak kembali ke Jakarta. Penumpang itu mengatakan semua pendaftaran diurus oleh anaknya. (taf/akr/ida/zen)

SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng memberangkatkan 484 penumpang yang mengikuti program balik gratis menggunakan Kereta Tawang Jaya di Stasiun Poncol Semarang Minggu (8/5). Program itu diperuntukkan untuk pemudik yang warga Jateng hendak kembali ke perantauan di luar daerah untuk mengais rezeki.

Pukul 10.00, semua penumpang sudah mengisi empat gerbong yang disediakan. Setiap gerbong terdiri atas 106 penumpang. Dengan fasilitas balik gratis menggunakan moda transportasi kereta, Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno berharap mampu menekan angka kemacetan. “Tentu saja dengan kereta lebih nyaman dan lebih lancar,” tandasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang (Jawa Pos Radar Grup).

Pihaknya mengakui kuota mudik gratis kali tahun ini tak sebanyak tahun-tahun sebelumnya lantaran persiapan yang mendadak. Hal itu disebabkan kondisi pandemi Covid-19 yang belum usai sempat menjadi pertimbangan mudik Lebaran 2022. Beberapa pemerintah kabupaten (pemkab) atau pemerintah kota (pemkot) pun belum menganggarkan biaya mudik.

Meski begitu ia mengapresiasi Baznas Jateng, Bank Jateng, dan jajaran lainnya yang memberikan dukungan dana untuk melancarkan kembali program tersebut. Akses mudik gratis terbilang mudah. Pendaftaran dapat dilakukan secara online. “Saya sampai sini tinggal cetak kode booking, terus masuk,” ujar Desi seorang pemudik asal Kendal yang tengah menggendong anaknya di dalam gerbong kereta.

Baca Juga :  SMKN Jateng - Baznas Gelar Pelatihan Skill bagi Penyandang Disabilitas

Ini merupakan pertama kalinya bagi Desi dan empat anggota keluarganya mengikuti mudik dan balik gratis dari Pemprov Jateng. Biasanya ia dan keluarga pulang menggunakan moda transportasi bus dengan biaya mandiri.

Ia sudah berangkat sejak 06.30 dari Pegandon Kendal ke Stasiun Poncol demi mengantisipasi antrean atau kemacetan. Desi sangat bersyukur, program balik gratis tersebut sangat membantu perekonomian keluarganya. Sehingga dananya dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Sumarno bersama Kepala Dishub Jateng Henggar Budi, Kepala Baznas Jateng Ahmad Daroji, Kepala Paguyuban Mudik Gratis, dan pejabat KAI lainnya berkeliling gerbong menyapa para penumpang.

Di gerbong tujuh Sumarno menjumpai penumpang asal Ngawi yang hendak kembali ke Jakarta. Penumpang itu mengatakan semua pendaftaran diurus oleh anaknya. (taf/akr/ida/zen)

Most Read

Artikel Terbaru

/