alexametrics
25.5 C
Kudus
Thursday, May 26, 2022

Puting Beliung Sapu Kawasan Batang, Atap Tujuh Gudang Ikan Porak-Poranda

BATANG – Angin Puting beliung memporak-porandakan atap tujuh gudang ikan di Kelurahan Karangasem Utara, Kecamatan Batang. Kerusakan yang dialami bervariasi mulai sedang berat. Ada satu gudang ikan yang seluruh atapnya hilang diterbangkan puting beliung. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (7/1/2021), sekitar pukul 17.30.

Saksi mata kejadian itu, Maskun Hidayat, 58, ketua RW 9 menjelaskan bahwa angin datang dari arah utara. Angin berputar dari bawah dan semakin tinggi. Ketinggiannya diperkirakan mencapai 100 meter.

“Satu bangunan atapnya lepas hilang tidak tahu kemana, terbang ke atas. Saya cari tidak tahu kemana. Saya melihat sendiri, saat itu saya rewang di tempat adik saya. Ada yang teriak keluar semua ada angin puting beliung. Saya dari sana lari ke rumah,” ucapnya.


Saat kejadian ia berfikir angin akan merusak rumah-rumah warga. Beruntung, angin hanya menyasar bangunan yang kebetulan tidak ada orangnya. Puting beliung itu tidak bergerak lurus, namun berbelok-belok, tidak tentu arah.

Baca Juga :  19 Remaja di Semarang Diduga Pesta Seks di Hotel

“Kejadiannya singkat, tidak ada dua menit. Pusaran anginnya jalan belok-belok dan mengenai gudang-gudang itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi mencatat, ada sembilan bangunan terimbas puting beliung. Selain gudang ikan, ada atap bangunan SDN Karangasem 11 dan gedung Polairud.

Kepala SDN Karangasem 11, Amelia Heryati menjelaskan, kerusakan terparah berada di atap parkiran. Kondisinya telah rubuh.

“Yang kena atap ruang kelas 3 dan 6, toilet siswa, gudang, dan yang paling berat di parkiran. Kalau perhitungan kami, kerugian materiil mencapai Rp 40 juta,” terangnya.

Ia khawatir kerusakan tersebut bisa mengganggu jalannya pembelajaran. Sebab, jika hujan deras air akan masuk ke ruangan kelas. Tak hanya itu, konstruksi baja ringan pada atap juga ditakutkan bisa membahayakan. Ada jaringan listrik di atas plafon bangunannya. (yan/bas)






Reporter: Radar Semarang

BATANG – Angin Puting beliung memporak-porandakan atap tujuh gudang ikan di Kelurahan Karangasem Utara, Kecamatan Batang. Kerusakan yang dialami bervariasi mulai sedang berat. Ada satu gudang ikan yang seluruh atapnya hilang diterbangkan puting beliung. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (7/1/2021), sekitar pukul 17.30.

Saksi mata kejadian itu, Maskun Hidayat, 58, ketua RW 9 menjelaskan bahwa angin datang dari arah utara. Angin berputar dari bawah dan semakin tinggi. Ketinggiannya diperkirakan mencapai 100 meter.

“Satu bangunan atapnya lepas hilang tidak tahu kemana, terbang ke atas. Saya cari tidak tahu kemana. Saya melihat sendiri, saat itu saya rewang di tempat adik saya. Ada yang teriak keluar semua ada angin puting beliung. Saya dari sana lari ke rumah,” ucapnya.

Saat kejadian ia berfikir angin akan merusak rumah-rumah warga. Beruntung, angin hanya menyasar bangunan yang kebetulan tidak ada orangnya. Puting beliung itu tidak bergerak lurus, namun berbelok-belok, tidak tentu arah.

Baca Juga :  Sudah Kondusif, Posko Dapur Umum untuk Korban Bencana di Jepara Ditutup

“Kejadiannya singkat, tidak ada dua menit. Pusaran anginnya jalan belok-belok dan mengenai gudang-gudang itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi mencatat, ada sembilan bangunan terimbas puting beliung. Selain gudang ikan, ada atap bangunan SDN Karangasem 11 dan gedung Polairud.

Kepala SDN Karangasem 11, Amelia Heryati menjelaskan, kerusakan terparah berada di atap parkiran. Kondisinya telah rubuh.

“Yang kena atap ruang kelas 3 dan 6, toilet siswa, gudang, dan yang paling berat di parkiran. Kalau perhitungan kami, kerugian materiil mencapai Rp 40 juta,” terangnya.

Ia khawatir kerusakan tersebut bisa mengganggu jalannya pembelajaran. Sebab, jika hujan deras air akan masuk ke ruangan kelas. Tak hanya itu, konstruksi baja ringan pada atap juga ditakutkan bisa membahayakan. Ada jaringan listrik di atas plafon bangunannya. (yan/bas)






Reporter: Radar Semarang

Most Read

Artikel Terbaru

/