alexametrics
30.3 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Penanganan Bencana Pasca Meletusnya Gunung Semeru

Wagub Taj Yasin: PMI Jateng Siap Bila Diperlukan

DEMAK – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) siap membantu Pemprov Jawa Timur (Jatim) dalam penanganan bencana meletusnya Gunung Semeru pada Sabtu sore (4/12) lalu.

Wakil Gubernur (Wagub) Jateng Taj Yasin Maimoen mengatakan, dalam penanganan bencana, semua harus dalam satu rantai koordinasi. Pihaknya pun akan menjalin koordinasi dengan BPBD, PMI kabupaten/kota terdampak, dan Provinsi Jatim.

”Karena semua harus satu koordinasi, maka kami akan koordinasi dahulu dengan BPBD Pemprov Jawa Timur, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang, serta daerah terdampak lain. Biarkan mereka mengidentifikasi, kami tidak perlu datang dahulu. Tetapi kami tetap berkoordinasi dengan pemerintah setempat terkait apa saja yang dibutuhkan,” kata Taj Yasin saat menghadiri pengajian umum Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Syeikh Abdul Qadir Al-Jaelani yang dilaksanakan Jamaah Al Ihsaniyah dan Manakib Sewelasan di Demak kemarin.


Taj Yasin yang juga sebagai Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Jateng ini menjelaskan, apabila Pemprov Jawa Timur membutuhkan bantuan dalam penanganan bencana gunung meletus, pihaknya segera berkoordinasi untuk menyalurkan bantuan maupun tim relawan untuk membantu sesama.

Baca Juga :  Belajar Kebhinekaan dan Toleransi dari Membatik

”Demikian pula PMI Jateng, akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait sekaligus menunggu instruksi dari PMI dan BPBD Jawa Timur, maupun instansi terkait lain,” tandasnya.

Lebih jauh, Taj Yasin mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mendoakan warga di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Doa dan dukungan sosial sangat diperlukan supaya para korban dapat bertahan dan melampaui cobaan tersebut.

Dia menyebutkan, Pemprov Jateng sudah terbiasa membantu daerah-daerah lain. Bahkan hingga luar pulau yang dilanda bencana alam. Tidak hanya bantuan bahan makanan, tetapi juga menerjunkan relawan ke lokasi bencana.

”PMI adalah gerakan kemanusiaan. Kalau memang diperlukan, kami akan segera bergerak. Dulu pas ada bencana di Ambon, Palu, kami langsung menyiapkan skema agar bisa memberikan bantuan. Saya rasa kali ini juga bisa,” imbuhnya. (akr/ida/lin)

DEMAK – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) siap membantu Pemprov Jawa Timur (Jatim) dalam penanganan bencana meletusnya Gunung Semeru pada Sabtu sore (4/12) lalu.

Wakil Gubernur (Wagub) Jateng Taj Yasin Maimoen mengatakan, dalam penanganan bencana, semua harus dalam satu rantai koordinasi. Pihaknya pun akan menjalin koordinasi dengan BPBD, PMI kabupaten/kota terdampak, dan Provinsi Jatim.

”Karena semua harus satu koordinasi, maka kami akan koordinasi dahulu dengan BPBD Pemprov Jawa Timur, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang, serta daerah terdampak lain. Biarkan mereka mengidentifikasi, kami tidak perlu datang dahulu. Tetapi kami tetap berkoordinasi dengan pemerintah setempat terkait apa saja yang dibutuhkan,” kata Taj Yasin saat menghadiri pengajian umum Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Syeikh Abdul Qadir Al-Jaelani yang dilaksanakan Jamaah Al Ihsaniyah dan Manakib Sewelasan di Demak kemarin.

Taj Yasin yang juga sebagai Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Jateng ini menjelaskan, apabila Pemprov Jawa Timur membutuhkan bantuan dalam penanganan bencana gunung meletus, pihaknya segera berkoordinasi untuk menyalurkan bantuan maupun tim relawan untuk membantu sesama.

Baca Juga :  Gelar Rakorwil di Kudus, HPN Jateng Dukung Pemulihan Ekonomi

”Demikian pula PMI Jateng, akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait sekaligus menunggu instruksi dari PMI dan BPBD Jawa Timur, maupun instansi terkait lain,” tandasnya.

Lebih jauh, Taj Yasin mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mendoakan warga di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Doa dan dukungan sosial sangat diperlukan supaya para korban dapat bertahan dan melampaui cobaan tersebut.

Dia menyebutkan, Pemprov Jateng sudah terbiasa membantu daerah-daerah lain. Bahkan hingga luar pulau yang dilanda bencana alam. Tidak hanya bantuan bahan makanan, tetapi juga menerjunkan relawan ke lokasi bencana.

”PMI adalah gerakan kemanusiaan. Kalau memang diperlukan, kami akan segera bergerak. Dulu pas ada bencana di Ambon, Palu, kami langsung menyiapkan skema agar bisa memberikan bantuan. Saya rasa kali ini juga bisa,” imbuhnya. (akr/ida/lin)


Most Read

Artikel Terbaru

/