alexametrics
23.5 C
Kudus
Thursday, July 7, 2022

Modal Nekat untuk Sukses

SALAH satu jalan menuju sukses adalah nekat. Tanpa keberanian itu kita tentu hanya akan jalan di tempat. Tidak maju-maju. Begitu yang dialami Hidayah. Saat mengawali usaha online shop semenjak duduk di bangku kuliah.

Gadis yang hobi menyanyi dan foto ini berjualan produk-produk kosmetik. Ide jualan ini berawal dari hobinya yang suka dunia online. “Saya juga suka foto-foto dan beraktivitas di dunia maya. Jadi sekalian saja untuk usaha,” terang mahasiswi IAIN Kudus jurusan biologi ini kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Hida, sapaan akrabnya, menjual produk-produk kosmetik melalui akun facebook dan whatsapp. Lebih lanjut, Hida mengungkapkan di awal memulai usaha itu orang tuanya sempat tak percaya sekaligus melarangnya. Orang tua Hida menyangka itu sebagai bisnis tipu-tipu.

Baca Juga :  Pilih Nyinden dan Kuliah di Blora

“Waktu saya minta dibuatkan ATM untuk join bisnis, orang tua tidak mau. Akhirnya saya nekat saja. Saya buat sendiri untuk join usaha penjualan kosmetik ini,” imbuh Hida.

Di awal berjualan, Hida merasa banyak tantangannya. Seperti diejek teman sendiri. Selain itu ketika sepi orderan Hida merasa frustasi dan sempat ingin berhenti dari usahanya itu.

“Namun saya coba fokus saja. Alhamdulillah bisa lancar sampai sekarang. Sedikit-sedikit ada saja orderan. Lumayan untuk pemasukan,” paparnya. (aua/him)






Reporter: Achmad Ulil Albab

SALAH satu jalan menuju sukses adalah nekat. Tanpa keberanian itu kita tentu hanya akan jalan di tempat. Tidak maju-maju. Begitu yang dialami Hidayah. Saat mengawali usaha online shop semenjak duduk di bangku kuliah.

Gadis yang hobi menyanyi dan foto ini berjualan produk-produk kosmetik. Ide jualan ini berawal dari hobinya yang suka dunia online. “Saya juga suka foto-foto dan beraktivitas di dunia maya. Jadi sekalian saja untuk usaha,” terang mahasiswi IAIN Kudus jurusan biologi ini kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Hida, sapaan akrabnya, menjual produk-produk kosmetik melalui akun facebook dan whatsapp. Lebih lanjut, Hida mengungkapkan di awal memulai usaha itu orang tuanya sempat tak percaya sekaligus melarangnya. Orang tua Hida menyangka itu sebagai bisnis tipu-tipu.

Baca Juga :  Inspiratif: Dari Hobi Menanam, Kini Berdayakan Perempuan

“Waktu saya minta dibuatkan ATM untuk join bisnis, orang tua tidak mau. Akhirnya saya nekat saja. Saya buat sendiri untuk join usaha penjualan kosmetik ini,” imbuh Hida.

Di awal berjualan, Hida merasa banyak tantangannya. Seperti diejek teman sendiri. Selain itu ketika sepi orderan Hida merasa frustasi dan sempat ingin berhenti dari usahanya itu.

“Namun saya coba fokus saja. Alhamdulillah bisa lancar sampai sekarang. Sedikit-sedikit ada saja orderan. Lumayan untuk pemasukan,” paparnya. (aua/him)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/