alexametrics
25.5 C
Kudus
Friday, May 27, 2022

Ya Kuliah, Ya Jualan dan Ngajar

BANYAK cara untuk memanfaatkan waktu luang di masa pandemi. Apalagi dunia pendidikan masih memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Seperti yang dialami Shofiana Mariana.

Mahasiswa semester V di IAIN Kudus ini, memanfaatkan waktu luangnya untuk jualan buah-buahan secara online. Hasilnya luar biasa. Bisa untuk menambah penghasilannya selain mengajar anak-anak di rumah. ”Ya kuliah, ya jualan, ya mengajar. Yang penting happy,” ucapnya.

Menurutnya, bisa duduk di bangku kuliah memang sudah menjadi cita-citanya sejak masih di sekolah dulu. Untuk itu, dia tidak mau berleha-leha, meski sudah jadi mahasiswa.


Alumnus MA Manahijul Huda Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Pati, ini, ingin terus bisa bermanfaat bagi orang lain. Terutama keluarga yang sudah membesarkannya. ”Hasil jualan saya tabung dan untuk bayar sekolah adik-adik saya,” ujarnya.

Baca Juga :  Wisata untuk Identitas Kota

Ada sejumlah buah yang dijual. Mulai dari anggur, jeruk, pir, jambu, dan salak. ”Buah-buahan sudah jadi kebutuhan masyarakat saat ini. Menyehatkan karena bergizi. Apalagi dalam masa pandemi seperti ini. Bisa untuk menambah imun,” terangnya.

Mahasiswi kelahiran 16 Februari 2001 ini mengaku, selain jualan buah dia juga membuat makanan khas masa kecil. Yaitu mi lidi.

Di kampus, dia juga mendapatkan beasiswa Bidikmisi. Dengan begitu, bisa meringankan beban orang tua. Anak ke-4 dari lima bersaudara dari pasangan Lasdi dan Musyaadah ini mengaku, kondisi perekonomian keluarga memang seadanya. Orang tuanya petani dan pedagang keliling.

”Makanya saya harus terus memutar otak, agar bisa terus eksis hingga kuliah selesai,” terang perempuan yang saat ini aktif di jurnalis kampus ini.






Reporter: Subekan

BANYAK cara untuk memanfaatkan waktu luang di masa pandemi. Apalagi dunia pendidikan masih memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Seperti yang dialami Shofiana Mariana.

Mahasiswa semester V di IAIN Kudus ini, memanfaatkan waktu luangnya untuk jualan buah-buahan secara online. Hasilnya luar biasa. Bisa untuk menambah penghasilannya selain mengajar anak-anak di rumah. ”Ya kuliah, ya jualan, ya mengajar. Yang penting happy,” ucapnya.

Menurutnya, bisa duduk di bangku kuliah memang sudah menjadi cita-citanya sejak masih di sekolah dulu. Untuk itu, dia tidak mau berleha-leha, meski sudah jadi mahasiswa.

Alumnus MA Manahijul Huda Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Pati, ini, ingin terus bisa bermanfaat bagi orang lain. Terutama keluarga yang sudah membesarkannya. ”Hasil jualan saya tabung dan untuk bayar sekolah adik-adik saya,” ujarnya.

Baca Juga :  Spesialis Menu Dessert

Ada sejumlah buah yang dijual. Mulai dari anggur, jeruk, pir, jambu, dan salak. ”Buah-buahan sudah jadi kebutuhan masyarakat saat ini. Menyehatkan karena bergizi. Apalagi dalam masa pandemi seperti ini. Bisa untuk menambah imun,” terangnya.

Mahasiswi kelahiran 16 Februari 2001 ini mengaku, selain jualan buah dia juga membuat makanan khas masa kecil. Yaitu mi lidi.

Di kampus, dia juga mendapatkan beasiswa Bidikmisi. Dengan begitu, bisa meringankan beban orang tua. Anak ke-4 dari lima bersaudara dari pasangan Lasdi dan Musyaadah ini mengaku, kondisi perekonomian keluarga memang seadanya. Orang tuanya petani dan pedagang keliling.

”Makanya saya harus terus memutar otak, agar bisa terus eksis hingga kuliah selesai,” terang perempuan yang saat ini aktif di jurnalis kampus ini.






Reporter: Subekan

Most Read

Artikel Terbaru

/