alexametrics
29.2 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Pagi Ngajar, Sore Wirausaha

PEREMPUAN bernama Novianty ini, masih memegang teguh passion-nya. Bakat keahliannya membuat kue tak ditinggal begitu saja. Meskipun dirinya menjadi guru di salah SD negeri di Kudus.

Novi -sapaan akrabnya- menekuni hobi memasaknya itu sejak duduk di bangku SMK. Dia juga sempat berkerja di sebuah perusahaan. Namun, tidak betah. Dirinya lebih memilih nekat membuka usaha dengan branding ”Kue Balok Nop” pada awal 2020 lalu.

Di samping menekuni usahanya, gadis berusia 25 tahun itu, tidak merasa keberatan menjalani profesinya sebagai guru tidak tetap (GTT). Sebab, ia senang berbagai kepada muridnya.


Ia mengaku, menjadi guru dijalani mulai pagi hingga siang hari. Selepas itu, ia fokus berwirausaha hingga malam hari.

Baca Juga :  Miliki Peran Ganda

”Sebenernya capek sih, tapi tetap bisa saya jalanin. Karena saya juga memikirkan masa depan. Kalau kita rajin bekerja dari sekarang, di masa tua nanti bisa lebih nyaman,” katanya.

Anak keempat dari enam bersaudara ini, mengaku tidak kesulitan membagi waktu, meski punya cukup banyak kesibukan. Hal ini karena dirinya sudah terbiasa dalam manajemen waktunya.

Dirinya pun berharap, anak-anak muda sekarang bisa memanfaatkan waktunya semaksimal mungkin dengan kegiatan yang positif. (lin)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

PEREMPUAN bernama Novianty ini, masih memegang teguh passion-nya. Bakat keahliannya membuat kue tak ditinggal begitu saja. Meskipun dirinya menjadi guru di salah SD negeri di Kudus.

Novi -sapaan akrabnya- menekuni hobi memasaknya itu sejak duduk di bangku SMK. Dia juga sempat berkerja di sebuah perusahaan. Namun, tidak betah. Dirinya lebih memilih nekat membuka usaha dengan branding ”Kue Balok Nop” pada awal 2020 lalu.

Di samping menekuni usahanya, gadis berusia 25 tahun itu, tidak merasa keberatan menjalani profesinya sebagai guru tidak tetap (GTT). Sebab, ia senang berbagai kepada muridnya.

Ia mengaku, menjadi guru dijalani mulai pagi hingga siang hari. Selepas itu, ia fokus berwirausaha hingga malam hari.

Baca Juga :  Gegara Teh Rosela

”Sebenernya capek sih, tapi tetap bisa saya jalanin. Karena saya juga memikirkan masa depan. Kalau kita rajin bekerja dari sekarang, di masa tua nanti bisa lebih nyaman,” katanya.

Anak keempat dari enam bersaudara ini, mengaku tidak kesulitan membagi waktu, meski punya cukup banyak kesibukan. Hal ini karena dirinya sudah terbiasa dalam manajemen waktunya.

Dirinya pun berharap, anak-anak muda sekarang bisa memanfaatkan waktunya semaksimal mungkin dengan kegiatan yang positif. (lin)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/