alexametrics
30.3 C
Kudus
Wednesday, July 6, 2022

Miliki Peran Ganda

DI sela kesibukannya menjadi mahasiswi, Valencia Tesalonika Afrenti memanfaatkan waktu luang membantu ibunya menjajakan makanan ringan produksi sendiri. Perempuan kelahiran 8 April 2001 itu, jika kuliah pagi dia membantu pada siang hari. Begitu sebaliknya. Ketika jadwal kuliahnya siang, pagi harinya dia membantu ibunya.

Perempuan yang berdomisili di RT 5/RW 2, Desa Tanjungrejo, Jekulo, Kudus, itu tak sekadar membantu ibunya berjualan. Tetapi juga bekerja. Pernah bekerja di tempat wisata hingga menjadi barista.

”Alasannya karena saya ingin mendapatkan uang sendiri. Saya ingin meringankan beban kedua orang tua saya,” terangnya.


Mahasiswa semester IV jurusan akuntansi Universitas Muria Kudus (UMK) itu pun berbagi cerita, saat berupaya mencari pekerjaan di tengah aktivitas kuliahnya. Di antaranya dengan bertanya sana-sini. Hingga akhirnya salah satu kakak kelasnya yang memiliki cafe menerima dirinya bekerja.

Baca Juga :  Bisnis Modal Nekat

”Kebetulan dia juga punya kafe dan sedang mencari barista untuk bekerja di kafenya,” terangnya.

Setelah mengetahui ada job itu, ia pun datang langsung ke kafe dan langsung training. Sejak saat itu, dia diterima bekerja. Sampai hari ini, terhitung enam bulan sudah dia bekerja di situ. ”Sebelum bekerja di kafe, saya juga pernah bekerja di salah satu tempat rekreasi,” jelasnya.

Menjalani aktivitas ganda itu, menurutnya bukanlah tanpa kendala. Terutama soal waktu. Terlebih pekerjaannya menjadi barista membuatnya kadang pulang hingga larut malam. ”Jadi kendalanya ketika pulang malam. Di satu sisi, kalau ada banyak tugas kuliah jadi agak keteteran,” tambahnya. (lin)






Reporter: Eko Santoso

DI sela kesibukannya menjadi mahasiswi, Valencia Tesalonika Afrenti memanfaatkan waktu luang membantu ibunya menjajakan makanan ringan produksi sendiri. Perempuan kelahiran 8 April 2001 itu, jika kuliah pagi dia membantu pada siang hari. Begitu sebaliknya. Ketika jadwal kuliahnya siang, pagi harinya dia membantu ibunya.

Perempuan yang berdomisili di RT 5/RW 2, Desa Tanjungrejo, Jekulo, Kudus, itu tak sekadar membantu ibunya berjualan. Tetapi juga bekerja. Pernah bekerja di tempat wisata hingga menjadi barista.

”Alasannya karena saya ingin mendapatkan uang sendiri. Saya ingin meringankan beban kedua orang tua saya,” terangnya.

Mahasiswa semester IV jurusan akuntansi Universitas Muria Kudus (UMK) itu pun berbagi cerita, saat berupaya mencari pekerjaan di tengah aktivitas kuliahnya. Di antaranya dengan bertanya sana-sini. Hingga akhirnya salah satu kakak kelasnya yang memiliki cafe menerima dirinya bekerja.

Baca Juga :  Jadi Pebisnis setelah Merasakan Sendiri Manfaat

”Kebetulan dia juga punya kafe dan sedang mencari barista untuk bekerja di kafenya,” terangnya.

Setelah mengetahui ada job itu, ia pun datang langsung ke kafe dan langsung training. Sejak saat itu, dia diterima bekerja. Sampai hari ini, terhitung enam bulan sudah dia bekerja di situ. ”Sebelum bekerja di kafe, saya juga pernah bekerja di salah satu tempat rekreasi,” jelasnya.

Menjalani aktivitas ganda itu, menurutnya bukanlah tanpa kendala. Terutama soal waktu. Terlebih pekerjaannya menjadi barista membuatnya kadang pulang hingga larut malam. ”Jadi kendalanya ketika pulang malam. Di satu sisi, kalau ada banyak tugas kuliah jadi agak keteteran,” tambahnya. (lin)






Reporter: Eko Santoso

Most Read

Artikel Terbaru

/