alexametrics
23.7 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Tak Kapok walaupun Cedera Berkali-kali

KONSISTENSI bisa membuahkan kegemilangan. Tidak banyak yang menyangka, buah dari konsistensi itu juga mengantarkan gadis Jepara ini meraih emas dalam ajang karate. Sudah ada 22 emas yang ia peroleh. Mulai dari juara daerah hingga nasional. Rahma Jehan Aleiva namanya. Akrab disapa Jehan.

Saat ini Jehan sedang menikmati masa penyembuhan kakinya. Belum lama ini telapak kakinya cedera saat melakukan video promosi karate. ”Sama dokternya disuruh pake gips. Kalau operasi recovery nya lebih lama,” jelas Jehan.

Saat ini ia sedang menjalani fisioterapi. Ia diminta dokternya untuk tidak menapakkan kaki selama tiga minggu.


Sementara ini sambil menyiapkan kejuaraan nasional, ia berlatih dengan kursi. Sebab, kakinya masih dalam proses penyembuhan.

Ini bukan menjadi cederanya yang pertama. Pada pertandingan sebelumnya, Jehan sudah mengalami cedera beberapa kali. Ankle-nya juga pernah terluka saat bertanding.

Tapi ia tidak kapok. Ia ingin menikmatinya dan belajar dari kejadian itu. “Aku ambil hikmahnya aja biar tau rasanya. Juga biar lebih hati-hati waktu latihan,” terang Jehan.

Baca Juga :  PON Papua 2021: Atlet Takraw Putri Jepara Sumbang Emas, Putra Perak

Ia mengaku sempat shock saat itu. Sebab, waktu ia cedera ia juga ada jadwal tanding. Tapi nyatanya, jadwal tanding itu ditunda. Ia jadi bersyukur.

Gadis kelahiran Jogjakarta, 14 Juni 2004 ini sangat senang dengan karate. Kesenangan ini ia temui sejak ia duduk di bangku sekolah dasar. Saat itu ia dan temannya memutuskan untuk mengikuti ekstrakurikuler karate. “Alhamdulillah latihan terus sampai sekarang eh malah bisa jadi atlet,” jawabnya sambil terkekeh.

Meski lahir di Jogjakarta, ia sejak kecil berada di Jepara. Ayahnya merupakan orang Jepara, sementara Ibunya orang Blora.

Gadis yang bersekolah di SMAN 1 Jepara ini terakhir memeroleh emas pada kejuaraan nasional di Lampung. Saat itu tahun 2021.

Sambil menyiapkan untuk kejuaraan nasional berikutnya, ia juga sedang menyiapkan diri untuk mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB). (nib/zen)

KONSISTENSI bisa membuahkan kegemilangan. Tidak banyak yang menyangka, buah dari konsistensi itu juga mengantarkan gadis Jepara ini meraih emas dalam ajang karate. Sudah ada 22 emas yang ia peroleh. Mulai dari juara daerah hingga nasional. Rahma Jehan Aleiva namanya. Akrab disapa Jehan.

Saat ini Jehan sedang menikmati masa penyembuhan kakinya. Belum lama ini telapak kakinya cedera saat melakukan video promosi karate. ”Sama dokternya disuruh pake gips. Kalau operasi recovery nya lebih lama,” jelas Jehan.

Saat ini ia sedang menjalani fisioterapi. Ia diminta dokternya untuk tidak menapakkan kaki selama tiga minggu.

Sementara ini sambil menyiapkan kejuaraan nasional, ia berlatih dengan kursi. Sebab, kakinya masih dalam proses penyembuhan.

Ini bukan menjadi cederanya yang pertama. Pada pertandingan sebelumnya, Jehan sudah mengalami cedera beberapa kali. Ankle-nya juga pernah terluka saat bertanding.

Tapi ia tidak kapok. Ia ingin menikmatinya dan belajar dari kejadian itu. “Aku ambil hikmahnya aja biar tau rasanya. Juga biar lebih hati-hati waktu latihan,” terang Jehan.

Baca Juga :  Termotivasi Berprestasi, Jadi Wisudawan Terbaik

Ia mengaku sempat shock saat itu. Sebab, waktu ia cedera ia juga ada jadwal tanding. Tapi nyatanya, jadwal tanding itu ditunda. Ia jadi bersyukur.

Gadis kelahiran Jogjakarta, 14 Juni 2004 ini sangat senang dengan karate. Kesenangan ini ia temui sejak ia duduk di bangku sekolah dasar. Saat itu ia dan temannya memutuskan untuk mengikuti ekstrakurikuler karate. “Alhamdulillah latihan terus sampai sekarang eh malah bisa jadi atlet,” jawabnya sambil terkekeh.

Meski lahir di Jogjakarta, ia sejak kecil berada di Jepara. Ayahnya merupakan orang Jepara, sementara Ibunya orang Blora.

Gadis yang bersekolah di SMAN 1 Jepara ini terakhir memeroleh emas pada kejuaraan nasional di Lampung. Saat itu tahun 2021.

Sambil menyiapkan untuk kejuaraan nasional berikutnya, ia juga sedang menyiapkan diri untuk mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB). (nib/zen)

Most Read

Artikel Terbaru

/