alexametrics
32 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Sukses berkat Bisnis Baby Doll

YUNITA Ayu Febriani tak mau berdiam diri selama pandemi. Hal itu dibuktikan dengan kesuksesannya dalam membuka bisnis konveksi. Bahkan, ide berbisnisnya muncul karena ada pandemi Covid-19.

”Awalnya bingung mau mencari kesibukan apa. Takut buang-buang modal. Kebetulan muncul ide jualan baby doll. Karena ini pandemi, orang akan lebih banyak di rumah ketimbang ke luar rumah,” kata perempyan kelahiran Grobogan, 13 Februari 2002 ini.

Tak disangka, respon masyarakat kepada produknya bagus. Baby doll dengan motif kekinian paling banyak dicari di saat seperti ini. Dengan motif unik, membuat baby doll jualannya tak hanya cocok dipakai saat tidur, tetapi juga ketika di luar rumah.

Baca Juga :  Semangat Melestarikan Dangdut

Perempuan yang tinggal Desa Mayahan, Tawangharjo, Grobogan, ini memulai bisnis dengan sistem preorder (PO). Orang memesan dulu, baru dibuatkan.

”Saat itu terjual hanya sekitar 12 pcs hingga 20 pcs per hari. Semakin hari semakin banyak pesanan. Akhirnya saya mencari penjahit sendiri. Dulu suami yang bantu mengantar barang pesanan memakai kendaraan roda dua. Sekarang alhamdulillah sudah ada travel buat antar dan jemput barang. Sekarang sehari bisa nyetok 300 pcs,” ungkapnya.

Kini, hasil penjualannya mampu untuk membuat rumah megah hingga investasi seperti emas. Ia pun terus mengembangkan bisnisnya. (int/lin)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

YUNITA Ayu Febriani tak mau berdiam diri selama pandemi. Hal itu dibuktikan dengan kesuksesannya dalam membuka bisnis konveksi. Bahkan, ide berbisnisnya muncul karena ada pandemi Covid-19.

”Awalnya bingung mau mencari kesibukan apa. Takut buang-buang modal. Kebetulan muncul ide jualan baby doll. Karena ini pandemi, orang akan lebih banyak di rumah ketimbang ke luar rumah,” kata perempyan kelahiran Grobogan, 13 Februari 2002 ini.

Tak disangka, respon masyarakat kepada produknya bagus. Baby doll dengan motif kekinian paling banyak dicari di saat seperti ini. Dengan motif unik, membuat baby doll jualannya tak hanya cocok dipakai saat tidur, tetapi juga ketika di luar rumah.

Baca Juga :  Tambah Akses Layanan Kesehatan, Wabup Grobogan Resmikan RS Siaga Utama

Perempuan yang tinggal Desa Mayahan, Tawangharjo, Grobogan, ini memulai bisnis dengan sistem preorder (PO). Orang memesan dulu, baru dibuatkan.

”Saat itu terjual hanya sekitar 12 pcs hingga 20 pcs per hari. Semakin hari semakin banyak pesanan. Akhirnya saya mencari penjahit sendiri. Dulu suami yang bantu mengantar barang pesanan memakai kendaraan roda dua. Sekarang alhamdulillah sudah ada travel buat antar dan jemput barang. Sekarang sehari bisa nyetok 300 pcs,” ungkapnya.

Kini, hasil penjualannya mampu untuk membuat rumah megah hingga investasi seperti emas. Ia pun terus mengembangkan bisnisnya. (int/lin)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/