alexametrics
23.7 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Obati Rindu, Masak Bakso Sendiri

RAFIKA Ulfiana punya pengalaman unik ketika beberapa tahun silam tinggal di Malaysia. Perempuam asal Kabupaten Jepara ini, pernah rindu makanan khas Indonesia bakso. Alhasil, ia membuat makanan tersebut sendiri.

Rafika saat itu tinggal di Malaysia selama satu bulan. Ia mengikuti studi magang dari kampusnya Universitas Islam Indonesia (UII) ke luar negeri.

”Awalnya nggak relate sama jurusan saya, ekonomi Islam. Pas magang di sana jadi TU (tata usaha) keuangan di salah satu sekolah Islam internasional,” katanya.


Pengalaman tinggal di Negeri Jiran itu, ia tidur di boarding school tempat dia magang. Makanan terjamin. Satu hari makan tiga kali. Fasilitas lainnya, ada kendaraan yang mengantar-jemput ke lokasi magang hingga kembali ke boarding.

”Pernah masak mi. Kalau di sana (Malaysia, Red) ada mi instan kayak di Indonesia, tetapi rasanya tidak lengkap,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lukisan Piringnya sampai Belanda

Rafika juga pernah kangen bakso khas Indonesia. Di Malaysia belum dijumpai rasa bakso yang mirip cita rasa asli Indonesia. Alhasil, ia bersama rekannya memasak bakso di boarding.

”Kalau di rumah sih baksonya lebih nikmat. Soalnya bumbu dan kaldunya berasa. Jadi, rasa kuahnya lebih nendang,” kata perempuan berusia 25 tahun itu. (gal/lin)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

RAFIKA Ulfiana punya pengalaman unik ketika beberapa tahun silam tinggal di Malaysia. Perempuam asal Kabupaten Jepara ini, pernah rindu makanan khas Indonesia bakso. Alhasil, ia membuat makanan tersebut sendiri.

Rafika saat itu tinggal di Malaysia selama satu bulan. Ia mengikuti studi magang dari kampusnya Universitas Islam Indonesia (UII) ke luar negeri.

”Awalnya nggak relate sama jurusan saya, ekonomi Islam. Pas magang di sana jadi TU (tata usaha) keuangan di salah satu sekolah Islam internasional,” katanya.

Pengalaman tinggal di Negeri Jiran itu, ia tidur di boarding school tempat dia magang. Makanan terjamin. Satu hari makan tiga kali. Fasilitas lainnya, ada kendaraan yang mengantar-jemput ke lokasi magang hingga kembali ke boarding.

”Pernah masak mi. Kalau di sana (Malaysia, Red) ada mi instan kayak di Indonesia, tetapi rasanya tidak lengkap,” ungkapnya.

Baca Juga :  Produktif Bikin Lagu

Rafika juga pernah kangen bakso khas Indonesia. Di Malaysia belum dijumpai rasa bakso yang mirip cita rasa asli Indonesia. Alhasil, ia bersama rekannya memasak bakso di boarding.

”Kalau di rumah sih baksonya lebih nikmat. Soalnya bumbu dan kaldunya berasa. Jadi, rasa kuahnya lebih nendang,” kata perempuan berusia 25 tahun itu. (gal/lin)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/