alexametrics
29.2 C
Kudus
Friday, May 27, 2022

Inspiratif: Dari Hobi Menanam, Kini Berdayakan Perempuan

KUNDARI, Kepala Desa Tegaldowo telah membuat  inovasi. Perempuan itu telah memberikan warna baru pada lahan pertanian di wilayahnya. Melalui pengembangan budidaya sayuran yang saat ini sudah menjadi daya tarik wisata.

Gebrakan ini telah nampak di area balai desa. Yang saat ini ia tanami dengan tanaman obat. Di samping kantor, juga dibangun taman. Isinya ada beragam sayuran. Mulai terong, tomat, wortel, dan kubis. Selain itu, juga ada kolam ikan.

Taman yang dinamai hatinya PKK ini diperuntukkan untuk seluruh warga Tegaldowo. Artinya, siapapun bebas jika hendak memanfaatkan. Gratis.


Kata Kundari, di Tegaldowo mayoritas diisi tanah pertanian. Bersama  anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), ia mengedukasi kepada warga untuk menanam berbagai jenis tanaman. Di setiap rumah yang mendapatkan bantuan PKH diwajibkan menanam sayuran yang bisa dikonsumsi saban hari.

“Ada cabai, tomat, terong, sawi, mereka mananam juga,” katanya.

Baca Juga :  Terbiasa Berlumpur dan Panas-Panasan

Program itu sudah digulirkan pada 2021 kemarin. Ia sendiri mengaku hobi menanam. Melalui kegemarannya itu, Kundari mencoba untuk mensinkronkan dengan program yang ada di PKK. Seperti penanganan stunting dan gizi buruk.

Untuk menopang program itu, lanjut dia, tentu saja membutuhkan makanan sehat. Yang dalam hal ini adalah sayuran. Atau kebutuhan protein seperti ikan. Sehingga melalui taman PKK tadi, warga bisa memanfaatkan.

Perawatan sendiri dilakukan ibu-ibu PKK. Berkala setiap sepekan atau dua pekan sekali.Di sisi lain, bersama KWT ia juga membuat program penanaman. Awalnya ia mengaku ada kesulitan. Sebab, mayoritas lahan di Tegaldowo merupakan lahan jagung. Selain itu, juga masih berpikir untuk pemasaran.

“Medsos itu sangat membantu saya,” katanya.

Namun melalui pemasaran digital itu, justru menambah daya tarik warga untuk datang petik langsung. “Jadi di sini itu tidak melulu Jagung,” imbuhnya.

KUNDARI, Kepala Desa Tegaldowo telah membuat  inovasi. Perempuan itu telah memberikan warna baru pada lahan pertanian di wilayahnya. Melalui pengembangan budidaya sayuran yang saat ini sudah menjadi daya tarik wisata.

Gebrakan ini telah nampak di area balai desa. Yang saat ini ia tanami dengan tanaman obat. Di samping kantor, juga dibangun taman. Isinya ada beragam sayuran. Mulai terong, tomat, wortel, dan kubis. Selain itu, juga ada kolam ikan.

Taman yang dinamai hatinya PKK ini diperuntukkan untuk seluruh warga Tegaldowo. Artinya, siapapun bebas jika hendak memanfaatkan. Gratis.

Kata Kundari, di Tegaldowo mayoritas diisi tanah pertanian. Bersama  anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), ia mengedukasi kepada warga untuk menanam berbagai jenis tanaman. Di setiap rumah yang mendapatkan bantuan PKH diwajibkan menanam sayuran yang bisa dikonsumsi saban hari.

“Ada cabai, tomat, terong, sawi, mereka mananam juga,” katanya.

Baca Juga :  Jadwal Imsakiyyah dan Buka Puasa Ramadan 1443 H Wilayah Kabupaten Rembang

Program itu sudah digulirkan pada 2021 kemarin. Ia sendiri mengaku hobi menanam. Melalui kegemarannya itu, Kundari mencoba untuk mensinkronkan dengan program yang ada di PKK. Seperti penanganan stunting dan gizi buruk.

Untuk menopang program itu, lanjut dia, tentu saja membutuhkan makanan sehat. Yang dalam hal ini adalah sayuran. Atau kebutuhan protein seperti ikan. Sehingga melalui taman PKK tadi, warga bisa memanfaatkan.

Perawatan sendiri dilakukan ibu-ibu PKK. Berkala setiap sepekan atau dua pekan sekali.Di sisi lain, bersama KWT ia juga membuat program penanaman. Awalnya ia mengaku ada kesulitan. Sebab, mayoritas lahan di Tegaldowo merupakan lahan jagung. Selain itu, juga masih berpikir untuk pemasaran.

“Medsos itu sangat membantu saya,” katanya.

Namun melalui pemasaran digital itu, justru menambah daya tarik warga untuk datang petik langsung. “Jadi di sini itu tidak melulu Jagung,” imbuhnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/