alexametrics
24.6 C
Kudus
Tuesday, July 5, 2022

Sukses Bisnis di Masa Pandemi, Bisa Buat Rumah Megah

YUNITA Ayu Febriani tak mau berdiam diri selama pandemi. Hal itu dibuktikan dengan kesuksesannya dalam membuka bisnis konveksi. Bahkan, ide berjualannya muncul karena ada pandemi Covid-19 ini.

”Awalnya bingung mau mencari kesibukan apa. Takut buang-buang modal. Kebetulan muncul ide jualan baby doll. Karena ini pandemi, orang akan lebih banyak di rumah ketimbang ke luar rumah,” kata perempuan kelahiran Grobogan 13 Februari 2002 ini.

Tak disangka, respons masyarakat juga bagus kepada produknya. Babydoll dengan motif kekinian paling banyak dicari di saat seperti ini. Dengan motif unik, membuat babydoll jualannya tak hanya cocok dipakai saat tidur tetapi juga ketika keluar rumah.


Perempuan yang tinggal Desa Mayahan Kecamatan Tawangharjo ini memulai bisnis dengan sistem pre-order (PO). Orang memesan dulu, baru dibuatkan.

Baca Juga :  Dapat Berkah Ditugasi Dosen

”Saat itu terjual hanya sekitar 12pcs hingga 20 pcs. Semakin hari semakin banyak pesanan, akhirnya ia mencari penjahit sendiri. Dulu suami yang bantu antar barang pesanan memakai kendaraan roda dua. Sekarang Alhamdulillah sudah ada travel buat antar dan jemput

barang. Sehari bisa nyetok 300 pcs,” ungkapnya.

Kini hasil penjualannya mampu untuk membuat rumah megah, hingga beberapa investasi seperti emas. Ia pun terus mengembangkan bisnisnya. (int)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

YUNITA Ayu Febriani tak mau berdiam diri selama pandemi. Hal itu dibuktikan dengan kesuksesannya dalam membuka bisnis konveksi. Bahkan, ide berjualannya muncul karena ada pandemi Covid-19 ini.

”Awalnya bingung mau mencari kesibukan apa. Takut buang-buang modal. Kebetulan muncul ide jualan baby doll. Karena ini pandemi, orang akan lebih banyak di rumah ketimbang ke luar rumah,” kata perempuan kelahiran Grobogan 13 Februari 2002 ini.

Tak disangka, respons masyarakat juga bagus kepada produknya. Babydoll dengan motif kekinian paling banyak dicari di saat seperti ini. Dengan motif unik, membuat babydoll jualannya tak hanya cocok dipakai saat tidur tetapi juga ketika keluar rumah.

Perempuan yang tinggal Desa Mayahan Kecamatan Tawangharjo ini memulai bisnis dengan sistem pre-order (PO). Orang memesan dulu, baru dibuatkan.

Baca Juga :  Kosong Menahun, Rumah Perlindungan Dinas Sosial Grobogan Mulai Ramai

”Saat itu terjual hanya sekitar 12pcs hingga 20 pcs. Semakin hari semakin banyak pesanan, akhirnya ia mencari penjahit sendiri. Dulu suami yang bantu antar barang pesanan memakai kendaraan roda dua. Sekarang Alhamdulillah sudah ada travel buat antar dan jemput

barang. Sehari bisa nyetok 300 pcs,” ungkapnya.

Kini hasil penjualannya mampu untuk membuat rumah megah, hingga beberapa investasi seperti emas. Ia pun terus mengembangkan bisnisnya. (int)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/