alexametrics
23.5 C
Kudus
Thursday, July 7, 2022

Organisasi Jadi Modal Kerja

PERNAH bergelut di organisasi sekolah, mem­­buat Nita Silvia bisa lebih cepat beradap­ta­si saat berada di dunia kerja. Itu pula yang mem­buat­nya betah di tempatnya kini bekerja. Hing­ga selama lebih dari tiga tahun. Tentu bu­tuh kerja keras, loyalitas, dan kepercayaan diri.

”Dulu sempat ikut pramuka ketika sekolah. Per­nah juga ikut ekskul (ekstrakurikuler) ma­te­ma­tika,” tutur alumnus SMKN 1 Pur­wodadi itu.

Meski menikmati pekerjaan, tentu ada saja hal-hal yang membuatnya jenuh. Untuk mengha­dapinya, Nita mengaku selalu me­manfaatkan waktu luang untuk bernyanyi. Bukan di tempat ka­raoke, tapi di rumah sendiri.


”Biasanya nyanyi di rumah sa­­ja. Tidak ke mana-mana,” tam­bah perempuan yang ber­do­misili di Desa Toko, Kecamatan Pe­na­wangan, Grobogan, itu.

Baca Juga :  Suka Novel Horor

Saat ini, memang dia tidak nyam­bi kuliah. Namun, Nita meng­aku ingin melanjutkan ke jen­jang perguruan tinggi. Ju­rus­an yang dia inginkannya, yang berkutat dengan angka. An­ta­ra akuntansi atau adminis­tra­si perpajakan.

Rencananya, dia akan mendaf­tar ke perguruan tinggi tahun depan. ”Karena basic-ku di soal ang­ka. Senang saja gitu,” kata pe­rempuan yang tahun ini ber­usia 21 tahun.

Menurutnya, perempuan juga harus berpendidikan tinggi. De­ngan begitu, ke depan lebih ba­nyak pekerjaan yang saat ini di­dominasi laki-laki menjadi di­isi perempuan. (iwn)

PERNAH bergelut di organisasi sekolah, mem­­buat Nita Silvia bisa lebih cepat beradap­ta­si saat berada di dunia kerja. Itu pula yang mem­buat­nya betah di tempatnya kini bekerja. Hing­ga selama lebih dari tiga tahun. Tentu bu­tuh kerja keras, loyalitas, dan kepercayaan diri.

”Dulu sempat ikut pramuka ketika sekolah. Per­nah juga ikut ekskul (ekstrakurikuler) ma­te­ma­tika,” tutur alumnus SMKN 1 Pur­wodadi itu.

Meski menikmati pekerjaan, tentu ada saja hal-hal yang membuatnya jenuh. Untuk mengha­dapinya, Nita mengaku selalu me­manfaatkan waktu luang untuk bernyanyi. Bukan di tempat ka­raoke, tapi di rumah sendiri.

”Biasanya nyanyi di rumah sa­­ja. Tidak ke mana-mana,” tam­bah perempuan yang ber­do­misili di Desa Toko, Kecamatan Pe­na­wangan, Grobogan, itu.

Baca Juga :  Modal Nekat untuk Sukses

Saat ini, memang dia tidak nyam­bi kuliah. Namun, Nita meng­aku ingin melanjutkan ke jen­jang perguruan tinggi. Ju­rus­an yang dia inginkannya, yang berkutat dengan angka. An­ta­ra akuntansi atau adminis­tra­si perpajakan.

Rencananya, dia akan mendaf­tar ke perguruan tinggi tahun depan. ”Karena basic-ku di soal ang­ka. Senang saja gitu,” kata pe­rempuan yang tahun ini ber­usia 21 tahun.

Menurutnya, perempuan juga harus berpendidikan tinggi. De­ngan begitu, ke depan lebih ba­nyak pekerjaan yang saat ini di­dominasi laki-laki menjadi di­isi perempuan. (iwn)


Most Read

Artikel Terbaru

/