alexametrics
30.5 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Tampil Dadakan

ADHEK Ayu Fristya Riyanto ikut meramaikan fashion show dalam rangka peringatan Hari Kartini beberapa waktu lalu. Masalah berpose, sepertinya bukan hal baru bagi dia. Karena sebelumnya ia juga pernah menjadi model batik lilit di papan peraga.

Beberapa waktu lalu, di kompleks Pendapa Museum RA Kartini, Rembang, sedang diadakan even peragaan busana. Malam itu, diikuti perwakilan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang.

Salah satunya adalah Sasa —sapaan akrab Adhek Ayu Fristya Riyanto-, mewakili Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokopom) Sekertariat Daerah (Setda) Blora. Sasa Nampak anggun menggunakan setelan kebaya merah dengan paduan selendang hijau yang melilit di bahunya.


Tahapan-tahapan untuk berpartisipasi dalam even ini telah ia ikuti. Mulai dari persiapan lomba fashion show, sebelum hari H pada 23 April kemarin. Pada tanggal 21 April, ia sudah mengikuti gladi. Di sana ia diajari tentang koreo, berjalan, hingga pose.

Baca Juga :  Senang ketika Melihat Siswa Antusias

Panggung pertunjukan sendiri ukurannya sekitar 8×5 meter. Yang ditata di sebelah taman air mancur Kompleks Pendapa Museum RA Kartini. Panggung itu juga di-setting dengan catwalk. Sepanjang sekitar 10 meter. Sasa dan peserta lain harus berpose di situ. Menampilkan seni berjalan sembari memperagakan busana.

Setelah selesai gladi, seluruh peserta diminta regristrasi. ”Kami datang baru ngambil nomor undian,” katanya.

Tampil di even fashion show bukan pengalaman perdana baginya. Sebelumnya Sasa juga pernah memiliki pengalaman ini. Saat itu, ketika ia masih kuliah. Di kampusnya diadakan lomba fashion show menggunakan batik lilit. Yakni berupa lembaran batik kemudian dililitkan hingga membentuk sebuah busana. ”Kali ini (even fashion show hari Kartini, Red) pakai kebaya,” imbuhnya. (vah/zen)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

ADHEK Ayu Fristya Riyanto ikut meramaikan fashion show dalam rangka peringatan Hari Kartini beberapa waktu lalu. Masalah berpose, sepertinya bukan hal baru bagi dia. Karena sebelumnya ia juga pernah menjadi model batik lilit di papan peraga.

Beberapa waktu lalu, di kompleks Pendapa Museum RA Kartini, Rembang, sedang diadakan even peragaan busana. Malam itu, diikuti perwakilan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang.

Salah satunya adalah Sasa —sapaan akrab Adhek Ayu Fristya Riyanto-, mewakili Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokopom) Sekertariat Daerah (Setda) Blora. Sasa Nampak anggun menggunakan setelan kebaya merah dengan paduan selendang hijau yang melilit di bahunya.

Tahapan-tahapan untuk berpartisipasi dalam even ini telah ia ikuti. Mulai dari persiapan lomba fashion show, sebelum hari H pada 23 April kemarin. Pada tanggal 21 April, ia sudah mengikuti gladi. Di sana ia diajari tentang koreo, berjalan, hingga pose.

Baca Juga :  Modal Nekat untuk Sukses

Panggung pertunjukan sendiri ukurannya sekitar 8×5 meter. Yang ditata di sebelah taman air mancur Kompleks Pendapa Museum RA Kartini. Panggung itu juga di-setting dengan catwalk. Sepanjang sekitar 10 meter. Sasa dan peserta lain harus berpose di situ. Menampilkan seni berjalan sembari memperagakan busana.

Setelah selesai gladi, seluruh peserta diminta regristrasi. ”Kami datang baru ngambil nomor undian,” katanya.

Tampil di even fashion show bukan pengalaman perdana baginya. Sebelumnya Sasa juga pernah memiliki pengalaman ini. Saat itu, ketika ia masih kuliah. Di kampusnya diadakan lomba fashion show menggunakan batik lilit. Yakni berupa lembaran batik kemudian dililitkan hingga membentuk sebuah busana. ”Kali ini (even fashion show hari Kartini, Red) pakai kebaya,” imbuhnya. (vah/zen)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/