alexametrics
26.3 C
Kudus
Thursday, May 19, 2022

Produktif Bikin Lagu

BAKAT menyanyi terus dikembangkan oleh Siti Umi Ulfa Latifah. Di samping kesibukannya bekerja di bank, dirinya masih sempatkan produktif di dunia tarik suara.

Perempuan yang akrab disapa Umi ini mengaku, bakat bernyanyi itu diturunkan dari ibunya. Terlebih lagi, suara merdunya didukung dia piawai memainkan alat musik piano. ”Kalau nyanyi biasa sambil main piano. Juga diiringi gitar oleh pacar,” katanya sambil tersenyum.

Dalam bakatnya bernyanyi itu, bisa memunculkan beberapa hal positif. Perempuan yang lahir pada 21 April 1997 ini menyatakan, menyanyi bagian dari mengasah mental dan pede (percaya diri) di hadapan orang banyak.


Kesehariannya yang sibuk menjadi banker, tak menyurutkan hasratnya bertarik suara. Umi tetap bernyanyi. Kadang di kafe maupun menyumbangkan lagu di pesta pernikahan. ”Disempetin nyanyi, meskipun di kamar mandi. Biar nggak lupa sama ada bakatnya,” terangnya lalu tertawa.

Baca Juga :  Berhasil Lolos Enam Seleksi BI

Di tengah kesibukannya pula, perempuan berjilbab ini, tetap produktif menciptakan karya. Salah satunya mengarang lagu. Ide awal dalam membuat lirik lagu itu, biasanya didapat dari pengalamannya maupun dari orang lain.

Lagu ciptaannya itu, rencananya akan direkam. Itu bentuk dari pendokumentasian diri atas capaian yang selama ini dilakukan.

”Kalau lagu jarang saya tulis liriknya, tapi hafal. Mengarang lagu bagian dari eksistensi. Jadi, punya bakat harus dimaksimalkan, agar berkah,” tambahnya. (lin)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

BAKAT menyanyi terus dikembangkan oleh Siti Umi Ulfa Latifah. Di samping kesibukannya bekerja di bank, dirinya masih sempatkan produktif di dunia tarik suara.

Perempuan yang akrab disapa Umi ini mengaku, bakat bernyanyi itu diturunkan dari ibunya. Terlebih lagi, suara merdunya didukung dia piawai memainkan alat musik piano. ”Kalau nyanyi biasa sambil main piano. Juga diiringi gitar oleh pacar,” katanya sambil tersenyum.

Dalam bakatnya bernyanyi itu, bisa memunculkan beberapa hal positif. Perempuan yang lahir pada 21 April 1997 ini menyatakan, menyanyi bagian dari mengasah mental dan pede (percaya diri) di hadapan orang banyak.

Kesehariannya yang sibuk menjadi banker, tak menyurutkan hasratnya bertarik suara. Umi tetap bernyanyi. Kadang di kafe maupun menyumbangkan lagu di pesta pernikahan. ”Disempetin nyanyi, meskipun di kamar mandi. Biar nggak lupa sama ada bakatnya,” terangnya lalu tertawa.

Baca Juga :  Isi Waktu Luang dengan Kegiatan Agama

Di tengah kesibukannya pula, perempuan berjilbab ini, tetap produktif menciptakan karya. Salah satunya mengarang lagu. Ide awal dalam membuat lirik lagu itu, biasanya didapat dari pengalamannya maupun dari orang lain.

Lagu ciptaannya itu, rencananya akan direkam. Itu bentuk dari pendokumentasian diri atas capaian yang selama ini dilakukan.

”Kalau lagu jarang saya tulis liriknya, tapi hafal. Mengarang lagu bagian dari eksistensi. Jadi, punya bakat harus dimaksimalkan, agar berkah,” tambahnya. (lin)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/