alexametrics
27.5 C
Kudus
Sunday, May 29, 2022

Hobi Traveling di Alam Bebas, Tertarik ke Tempat Menantang

HOBI traveling di alam bebas menjadi hobi yang disukai Meita Kuswaningtyas. Meita kerap menyempatkan libur akhir pekan bersama suami untuk melakukan melancong ke berbagai tempat.

Perempuan kelahiran Grobogan, 29 Mei 1993 ini, mulai tertarik traveling di tempat yang bersatwa liar. Hal itu membuatnya merasa tertantang. ”Lagi suka ke tempat yang ada satwanya. Seperti ular, monyet, atau satwa lain. Terlebih saya bisa diberi kesempatan untuk memegang hewan-hewan itu,” katanya.

Selain itu, Meita juga memilih melakukan traveling dengan cara backpacker. Karena dianggap lebih menarik dan irit. Bahkan, lebih dapat menjalin kebersamaan bersama teman-teman hingga pasangannya.


”Kebetulan saya setiap traveling mengajak orang terdekat. Jarang saya melakukan sendiri. Terpenting ada teman ngobrol dan bisa memfoto saya,” imbuh alumni SMPN 3 Purwodadi, Grobogan, ini.

Baca Juga :  Bangga Jadi Suporter Persipa

Banyak pengalaman unik yang Meita alami saat traveling. Salah satu di antaranya, saat camping di Gunung Halimun Salak. Ia bersama teman-temannya memasak makan berat di sana. Memasak nasi liwet, berbekalkan kompor portabel mini.

”Di sana (Gunung Halimun Salak, Red) air terbatas. Akhirnya pakai air mentah yang ada di sana. Satu rombongan amatir dalam membuat nasi. Ternyata selama menanak nasi kekurangan air. Jadi, pas sudah mau matang kami tambah air lagi. Hasilnya nasi ala kadarnya dan lembek. Tapi tetap kami makan,” kenangnya. (lin)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

HOBI traveling di alam bebas menjadi hobi yang disukai Meita Kuswaningtyas. Meita kerap menyempatkan libur akhir pekan bersama suami untuk melakukan melancong ke berbagai tempat.

Perempuan kelahiran Grobogan, 29 Mei 1993 ini, mulai tertarik traveling di tempat yang bersatwa liar. Hal itu membuatnya merasa tertantang. ”Lagi suka ke tempat yang ada satwanya. Seperti ular, monyet, atau satwa lain. Terlebih saya bisa diberi kesempatan untuk memegang hewan-hewan itu,” katanya.

Selain itu, Meita juga memilih melakukan traveling dengan cara backpacker. Karena dianggap lebih menarik dan irit. Bahkan, lebih dapat menjalin kebersamaan bersama teman-teman hingga pasangannya.

”Kebetulan saya setiap traveling mengajak orang terdekat. Jarang saya melakukan sendiri. Terpenting ada teman ngobrol dan bisa memfoto saya,” imbuh alumni SMPN 3 Purwodadi, Grobogan, ini.

Baca Juga :  Pandemi, Gagas Pelatihan Kerja

Banyak pengalaman unik yang Meita alami saat traveling. Salah satu di antaranya, saat camping di Gunung Halimun Salak. Ia bersama teman-temannya memasak makan berat di sana. Memasak nasi liwet, berbekalkan kompor portabel mini.

”Di sana (Gunung Halimun Salak, Red) air terbatas. Akhirnya pakai air mentah yang ada di sana. Satu rombongan amatir dalam membuat nasi. Ternyata selama menanak nasi kekurangan air. Jadi, pas sudah mau matang kami tambah air lagi. Hasilnya nasi ala kadarnya dan lembek. Tapi tetap kami makan,” kenangnya. (lin)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/