alexametrics
30.3 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Bermain Kano saat Musim Panas, Tak Perlu Khawatir Diterjang Ombak

KAWASAN pantai di Kabupaten Jepara memiliki karakteristik ombak yang tenang. Tak terlalu besar dan tinggi. Di antaranya, di Pantai Bandengan, Pantai Telukawur, Pantai Tegalsambi, hingga Pantai Bondo. Di pantai-pantai tersebut, tak jarang dijumpai wisatawan yang bermain kano.

Denga begitu, banyak jasa penyewaan kano di sekitar pantai-pantai itu. Sebab, kano memang cocok dipakai di tempat berair berombak tenang. Salah satu penggemar hobi permainan mendayung ini, ada Aryo Eko Sanjoyo, 29, yang juga bekerja di tempat persewaan jetski dan kano Ocean View, Tegalsambi, Tahunan, Jepara.

Pria kelahiran Jakarta yang saat ini telah menetap di Kota Ukir ini mengaku, sejak masa kecilnnya telah menggemari kano. ”Kebetulan sekarang kerja di hotel mengurusi kano dan jetski,” ungkapnya.

Seorang penggemar kano mempersiapkan kanonya untuk dinaiki di laut. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)

Dalam bermain kano, ada aturan yang harus dilaksanakan para penghobi. Sebelum terjun ke laut, penghobi tetap harus melakukan pemanasan. Sebab, bermain kano juga bagian dari olahraga. Lajunya dipengaruhi kekuatan tangan. Setelah pemanasan rampung, bisa meluncur ke air. ”Peregangan tangan dan kaki perlu dilakukan sebelum masuk ke air. Tangan nanti akan bermain seratus persen,” terang Aryo.

Baca Juga :  Pemkab Jepara Sediakan 8.796 Liter Harga Rp 14 Ribu, Bupati Turun Tangan

Menurutnya, bermain kano di laut paling cocok dimainkan saat musim panas. Di saat itu, ombak di tengah laut lebih tenang. ”Karena saat musim hujan, bermain kano lebih susah. Saat mendayung mudah dihantam ombak. Risikonya jatuh hingga tenggelam. Meskipun sudah pakai pelapung,” papar Aryo.

Kano yang dipakai pada umumnya bisa diisi satu atau dua orang. Untuk kano yang dipakai satu orang, kontrol sepenuhnya ada di orang itu sendiri. Sedangkan yang diisi dua orang, ada yang duduk di depan dan belakang. Untuk yang belakang biasanya fokus mendayung. Sementara yang depan biasanya sebagai navigator.

”Main di tengah laut lebih enak dan lebih aman. Karena biasanya kalau di pinggir banyak halangan. Ada barang-barang yang mungkin bisa merusak kano. Intinya saat di tengah laut jangan panik,” imbuh Aryo. (rom/lin)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

KAWASAN pantai di Kabupaten Jepara memiliki karakteristik ombak yang tenang. Tak terlalu besar dan tinggi. Di antaranya, di Pantai Bandengan, Pantai Telukawur, Pantai Tegalsambi, hingga Pantai Bondo. Di pantai-pantai tersebut, tak jarang dijumpai wisatawan yang bermain kano.

Denga begitu, banyak jasa penyewaan kano di sekitar pantai-pantai itu. Sebab, kano memang cocok dipakai di tempat berair berombak tenang. Salah satu penggemar hobi permainan mendayung ini, ada Aryo Eko Sanjoyo, 29, yang juga bekerja di tempat persewaan jetski dan kano Ocean View, Tegalsambi, Tahunan, Jepara.

Pria kelahiran Jakarta yang saat ini telah menetap di Kota Ukir ini mengaku, sejak masa kecilnnya telah menggemari kano. ”Kebetulan sekarang kerja di hotel mengurusi kano dan jetski,” ungkapnya.

Seorang penggemar kano mempersiapkan kanonya untuk dinaiki di laut. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)

Dalam bermain kano, ada aturan yang harus dilaksanakan para penghobi. Sebelum terjun ke laut, penghobi tetap harus melakukan pemanasan. Sebab, bermain kano juga bagian dari olahraga. Lajunya dipengaruhi kekuatan tangan. Setelah pemanasan rampung, bisa meluncur ke air. ”Peregangan tangan dan kaki perlu dilakukan sebelum masuk ke air. Tangan nanti akan bermain seratus persen,” terang Aryo.

Baca Juga :  Investasi Jangka Panjang dengan Branded Bag

Menurutnya, bermain kano di laut paling cocok dimainkan saat musim panas. Di saat itu, ombak di tengah laut lebih tenang. ”Karena saat musim hujan, bermain kano lebih susah. Saat mendayung mudah dihantam ombak. Risikonya jatuh hingga tenggelam. Meskipun sudah pakai pelapung,” papar Aryo.

Kano yang dipakai pada umumnya bisa diisi satu atau dua orang. Untuk kano yang dipakai satu orang, kontrol sepenuhnya ada di orang itu sendiri. Sedangkan yang diisi dua orang, ada yang duduk di depan dan belakang. Untuk yang belakang biasanya fokus mendayung. Sementara yang depan biasanya sebagai navigator.

”Main di tengah laut lebih enak dan lebih aman. Karena biasanya kalau di pinggir banyak halangan. Ada barang-barang yang mungkin bisa merusak kano. Intinya saat di tengah laut jangan panik,” imbuh Aryo. (rom/lin)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/