Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Banjir Rendam Jalur KA di Kabupaten Grobogan, Perjalanan Kereta Sempat Dialihkan

Ali Mustofa • Senin, 16 Februari 2026 | 10:48 WIB

SURUT: Jalur KA Tegowanu-Brumbung sempat tergenang air.
SURUT: Jalur KA Tegowanu-Brumbung sempat tergenang air.

RADAR KUDUS – Perjalanan sejumlah kereta api di jalur utara Jawa Tengah sempat mengalami gangguan akibat banjir yang merendam dua jembatan rel di wilayah Kabupaten Grobogan, Senin (16/2).

Genangan air yang menutup jalur rel di lintas Stasiun Gubug–Tegowanu–Brumbung memaksa perjalanan kereta dialihkan sementara.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa sejumlah perjalanan kereta harus dialihkan melalui jalur Brumbung–Gundih–Gambringan demi menjaga keselamatan operasional.

Baca Juga: Harga Bahan Pokok Nasional Bervariasi, Cabai dan Bawang Masih Tinggi, Ini Daftarnya

Penutupan jalur dilakukan sejak pukul 04.35 WIB setelah genangan air menutup permukaan rel.

Menurut dia, banjir menggenangi dua titik jembatan, yakni Jembatan 46 di petak antara Stasiun Tegowanu–Stasiun Brumbung dan Jembatan 59 di jalur Stasiun Gubug–Stasiun Tegowanu.

Kondisi tersebut berpotensi membahayakan perjalanan kereta sehingga jalur sementara tidak dapat dilalui.

Sejumlah kereta yang terdampak dan harus memutar jalur antara lain KA Gumarang relasi Jakarta–Surabaya, KA Jayabaya relasi Jakarta–Malang, serta KA Harina relasi Bandung–Surabaya.

Petugas di lapangan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi rel yang tergenang untuk memastikan keamanan perjalanan.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Grobogan sejak Minggu (15/2) malam hingga Senin dini hari menyebabkan banjir di sejumlah kawasan, termasuk merendam infrastruktur perkeretaapian.

Baca Juga: Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun, Cek Rinciannya

Setelah genangan air surut dan dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi rel dan jembatan, jalur kereta akhirnya kembali dibuka secara bertahap.

Pada pukul 06.42 WIB, jalur hulu dan hilir di Jembatan 59 mulai dapat dilalui, disusul pembukaan jalur di Jembatan 46 pada pukul 07.30 WIB dengan pembatasan kecepatan sebagai langkah antisipasi.

Luqman menuturkan, meskipun sempat terjadi keterlambatan akibat pengalihan perjalanan dan proses pengecekan jalur, tidak ada perjalanan kereta yang dibatalkan.

Seluruh rangkaian tetap diberangkatkan setelah jalur dinyatakan aman.

Tim prasarana KAI Daop 4 Semarang juga melakukan pemantauan intensif terhadap debit air serta pemeriksaan kondisi rel, bantalan, dan konstruksi jembatan guna memastikan tidak terjadi kerusakan yang dapat mengganggu operasional.

Pihak KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para penumpang serta mengapresiasi kesabaran masyarakat selama proses penanganan berlangsung.

Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus mengutamakan aspek keselamatan dan keandalan perjalanan, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Editor : Ali Mustofa
#stasiun #kereta api #genangan air #grobogan #jalur ka